Mancanegara
Pasukan Chechnya dengan Senjata Anti Tank NLAW Berbalik Serang Rusia
TRIBUN-VIDEO.COM - Setelah pemimpin Chechnya, Jenderal Magomed Tushaev tewas diserang rudal Ukraina, kini Pasukan Chechnya memberikan kabar mengejutkan.
Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina , Oleksiy Danilov, mengatakan Pasukan Chechnya sudah 'dilenyapkan'.
Pengiriman Pasukan Chechnya untuk membunuh Presiden Volodymyr Zelensky merupakan bagian rencana Putin menguasai Ukraina dalam 48 jam setelah invasi dan mendirikan pemerintahan boneka.
Pemimpin Chechnya yang juga sekutu dekat Putin, Ramzan Kadyrov mengirimkan 10.000 pasukannya ke Ukraina.
Namun rencana Putin gagal total dan hingga hari ketujuh Invasi Rusia, Rabu 2 Maret 2022, Ukraina masih berdiri kukuh meski sudah dibombardir.
Oleksiy Danilov mengatakan Pasukan Chechnya telah dibagi menjadi dua kelompok dan diikuti dengan cermat.
Ia mengatakan satu kelompok dilenyapkan di Hostomel, satu kelompok lagi ditahan.
Setelah Pasukan Chechnya tidak berkutik, Putin kemudian mengirimkan 400 tentara bayaran yang diberi imbalan sangat mahal untuk membunuh Presiden Volodymyr Zelensky dan pejabat penting Ukraina yang lain.
Oleksiy Danilov mengatakan tentara bayaran dari Grup Wagner diterbangkan ke ibu kota dari Afrika, lima minggu lalu.
Pemerintah Ukraina mengetahui tentara bayaran dari Grup Wagner berada di Kyiv, 26 Februari dan langsung menerapkan jam malam selama 36 jam.
Kabar lebih mengejutkan muncul dari sisa Pasukan Chechnya yang ditahan.
Kini mereka berbalik mendukung Ukraina, memerangi pasukan penjajah Rusia.
Mereka diperlengkapi rudal anti tank bantuan Barat dan Amerika.
Akun @NeilPHauer mengunggah foto pasukan Chechnya memegang senjata anti tank NLAW buatan Inggris.
Sedangkan akun @clashreport melaporkan, kini ada dua peloton pasukan Chechnya yang berperang melawan Rusia di Ukraina.
Komandan Pasukan Chechnya, Chebirloev juga melatih pasukan khusus Ukraina.
Pasukan Ramzan Kadyrov yang dikerahkan ke Ukraina mengakui pertempuran sangat keras, tidak seperti 2014.
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul AWALNYA Dikirim Mencabut Nyawa Presiden Ukraina, Kini Pasukan Chechnya Berbalik Buru Tank Rusia, https://medan.tribunnews.com/2022/03/02/awalnya-dikirim-mencabut-nyawa-presiden-ukraina-kini-pasukan-chechnya-berbalik-buru-tank-rusia?page=all.
# Rusia # Ukraina # Chechnya
Baca berita lainnya terkait Rusia dan Ukraina di sini.
Sumber: Tribun Medan
TRIBUNNEWS UPDATE
Tak Ampuni AS, Vladimir Putin Nyatakan Rusia Siap Turun Tangan Atasi Konflik di Timur Tengah
Jumat, 3 April 2026
Mancanegara
Lawan Ego Amerika! Rusia Gandeng China dan Pakistan Siap Mediasi Perang Iran Demi Mencegah Krisis
Jumat, 3 April 2026
Tribun Video Update
Rusia Akui Siap Pasok Minyak untuk Indonesia di Bawah Rezim Prabowo-Gibran: Terbuka Jika Dibutuhkan
Kamis, 2 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Iran Bom Gudang Senjata Ukraina di Dubai, Ancam Kiev Jadi Target Sah Jika Cawe-cawe Perang AS-Israel
Rabu, 1 April 2026
Internasional
Pasukan Elit Chechnya Rusia Siap Tempur Bantu 1 Juta Kombatan Teheran Kepung AS di Perang Darat
Rabu, 1 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.