MotoGP Mandalika
Aspal Sirkuit Mandalika Disebut Salah Desain, Ini Tanggapan Dirut MGPA Priandhi Satria
TRIBUN-VIDEO.COM - Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria menyampaikan agar media nasional tidak mengutip pernyataan dari media internasional yang menyudutkan Sirkuit Mandalika.
Berbagai tuduhan tidak mendasar mulai dari sirkuit salah desain aspal sangat merugikan wajah Sirkuit Mandalika.
Masalah ini sangat disayangkan, mengingat sirkuit berstandar internasional tersebut telah menggunakan Stone Mastic Asphalt (SMA) yang dikenal memiliki kualitas paling baik di dunia.
Sementara itu, Dorna Sports sudah menyampaikan kepada pihak ITDC dan MGPA jika sirkuit Mandalika merupak sirkuit teraman dan tercantik di dunia.
Baca: Konstruksi Tempat Mejeng Patung Jokowi Naik Motor Speed di Sirkuit Mandalika Masuk Tahap Akhir
Ia menyampaikan jika pihak MGPA, ITDC, Dorna Sports, FIM lebih mengetahui kondisi lintasan dan aspal di Sirkuit Mandalika.
Penyudutan terhadap Sirkuit Mandalika berdampak buruk terhadap penyelenggaraan berbagai event yang akan diselenggarakan di Sirkuit Mandalika.
Berbagai penyudutan terhadap sirkuit Mandalika ini tentu akan mempengaruhi pemilik balap untuk menyelenggarakan event di Indonesia.
“Jangan percaya berita dari luar yang menjelekkan sirkuit Mandalika tanpa adanya konfirmasi dari kami,” tegasnya saat diwawancarai Tribunlombok.com Selasa, (2/3/2022).
Kerugian yang ditimbulkan bisa saja berupa tidak terselenggaranya event MotoGP di Sirkuit Mandalika.
Selain itu pula terdapat pernyataan dari media nasional yang sangat disayangkan oleh MGPA.
Hal itu terkait pengaspalan sirkuit Mandalika yang dianggap sekelas jalan perumahan BTN.
Dalam hal ini ia menyampaikan jika Sirkuit Mandalika merupakan aset negara yang harus dijaga kehormatannya.
“Menjelekkan Sirkuit Mandalika berarti berhadapan dengan negara,” ujar Priandhi.
Pria yang besar dikancah off-road ini menjelaskan pula jika jurnalis ataupun media internasional yang menjelekkan Sirkuit Mandalika ini tidak diketahui berafiliasi dengan pihak siapa.
Jikalau media nasional mengutip dari mereka justru akan memberikan dampak yang tidak baik terhadap penyelenggaraan balapan di Indonesia.
Sementara itu dilansir dari Tribunlombok.com sebelumnya, Dorna Sport selaku penyelenggara FIM Road Racing World Championship Grand Prix (MotoGP™) mengakui jika Sirkuit Mandalika merupakan sirkuit tercantik di dunia.
Baca: Penonton MotoGP Mandalika Dikurangi, Pengamanan Lalu Lintas Tetap Dijalankan
Hal ini telah dikonfirmasi langsung oleh Maya Watono selaku Direktur Marketing ITDC dalam keterangan Konferensi Pers di lantai dua Modular Pit Building Sirkuit Mandalika Minggu (13/2/2022).
Chief Sporting Officer Dorna, Carlos Ezpelata melalui Maya Watono menyampaikan jika Sirkuit Mandalika memang memiliki pemandangan yang paling indah di dunia.
Hal ini karena di seluruh kawasan sirkuit para pembalap dan kru MotoGP disajikan dengan bukit dan lautan luas yang dapat memanjakan mata.
Selain itu pihak Dorna maupun FIM juga tegas menyatakan, Sirkuit Pertamina Mandalika Internasional adalah salah satu sirkuit teraman di Dunia karena memiliki lintasan yang sangat lebar dan memiliki run-off yang juga lebar," tutup Priandhi. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul VIRAL Aspal Sirkuit Mandalika Disebut Salah Desain, Ini Tanggapan Dirut MGPA Priandhi Satria
#Salah Desain #MotoGP #Sirkuit Mandalika #Aspal Sirkuit
Video Production: Khoerunnisak
Sumber: Tribunnews.com
Olahraga
Marc Marquez Crash di Kecepatan 191 Km/Jam namun Tetap Tunjukkan Ketangguhannya
Sabtu, 28 Maret 2026
SUPERSKOR
KABAR BESAR VEDA EGA PRATAMA akan Tampil di GP Indonesia 2026 Setelah Podium Moto3
Senin, 23 Maret 2026
SUPERSKOR
USAI KALAH DI MOTOGP BRASIL 2026, Marc Marquez Keluhkan Kondisi Aspal yang Mengelupas
Senin, 23 Maret 2026
SUPERSKOR
Bursa Transfer MotoGP 2027 Memanas, Toprak Razgatlioglu Belum Tergiur Tim Pabrikan
Kamis, 12 Maret 2026
SUPERSKOR
Ducati Tak Mau Terpuruk, Marc Marquez CS Siap Balas Hasil Buruk di Awal MotoGP 2026
Kamis, 12 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.