Rabu, 22 April 2026

Travel

Lezatnya Sajian Bakso Plecing di Bali yang Unik, Sehari Ludes 100 Porsi Diserbu Pembeli

Rabu, 2 Maret 2022 11:48 WIB
TribunTravel.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Plecing biasanya dikonsumsi dengan sayuran seperti kecambah atau kacang panjang.

Namun di Bali, ada plecing yang disajikan dengan bakso yang dinamakan bakso plecing.

Bakso plecing dijajakan oleh Bakso Jinggo yang berlokasi di Jalan Tukad Pancoran, Panjer, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali.

Bakso Jinggo dikelola oleh Made Adi Jaya Atmaja (40) yang baru dikelolanya.

Made sebelumnya menekuni usaha garmen dan kini Ia mencoba peruntungan baru dengan membuka usaha kuliner.

Baca: Bakso Soeltan Djawa Punya Konsep Unik, Pengunjung Bisa Masak Sendiri ala Steamboat

Ketika ditemui, Adi mengatakan alasannya memberi nama usaha kulinernya Bakso Jinggo.

"Itu kebetulan namanya Bakso Jinggo karena kita menjual bakso dan nasi jinggo. Untuk bakso plecing sendiri berisikan lontong, tahu, pangsit, pentol, dan bumbu plecing. Bumbu plecing itu buat sendiri," katanya pada, Jumat 27 Agustus.

Alasannya memilih bakso dikarenakan bakso merupakan makanan universal yang siapa saja dapat menyantapnya.

Selain itu dikarenakan warung Bakso Jinggo ini mulai buka ditanggal 10 Agustus 2020 lalu, Adi menerapkan sistem promo setiap tanggal 10, yakni bagi pengunjung yang membeli nasi Jinggo atau bakso akan mendapatkan gratis minuman.

"Memilih bakso karena makanan universal atau sejuta umat jadi punya ide untuk buka bakso dan nasi jinggo. Bakso plecing awalnya coba sendiri akhirnya dicoba kok cocok bumbunya jadi dimasukkan ke menu. Kita buka warung ini mulai 10 Oktober 2020 lalu. Kita setiap tanggal 10 ada promo setiap makan nasi Jinggo dan bakso gratis minum," tambahnya.

Adapun menu best seller pada Bakso Jinggo, yakni bakso iga gajah (iga sapi besar) dan bakso lontong plecing.

Selain itu, ada beberapa varian bakso yang lain seperti bakso kotak keju, bakso iga, bakso ayam atau sapi, bakso urat dan bakso balung.

Sementara untuk nasi Jinggo juga terdapat lima varian, yakni sapi blackpaper, sapi biasa, ayam biasa, ayam blackpaper, dan pindang.

Untuk harga nasi jinggo hanya dibanderol dengan harga Rp 5 ribu, sementara untuk bakso mulai dari Rp 10 ribu sampai Rp 25 ribu.

Baca: All You Can Eat Makan Bakso Sepuasnya Cuma Bayar Rp 20 Ribu Langsung Ludes Diserbu Pembeli

Untuk bakso plecing sendiri dibanderol dengan harga Rp 15 ribu.

Dan dalam sehari ia bisa menjual hingga 100 mangkuk bakso dan 200 bungkus nasi jinggo.

"Kalau bakso dalam sehari laku 80 sampai 100 mangkuk bakso," ungkap Made.

Untuk omzetnya dalam sehari ia bisa mendapatkan keuntungan kotor sebesar Rp 2,5 Juta.

Dan itu semua keuntungan kotor dari penjualan bakso, nasi jinggo, dan minum.

"Bisa dibilang tetap untung beralih usaha dari garmen ke kuliner karena di musim pandemi ada kegiatan dan bisa lebih belajar diusaha kuliner," tutupnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunTravel.com dengan judul Uniknya Sajian Bakso Plecing di Bali yang Dilengkapi Bumbu Plecing, Sehari Ludes 100 Porsi

#Bakso #Bakso Plecing #Kuliner #Bali #Travel

Editor: bagus gema praditiya sukirman
Video Production: Ignatius Agustha Kurniawan
Sumber: TribunTravel.com

Tags
   #bakso   #Nasi Jinggo   #kuliner   #Bali

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved