Mancanegara
Rusia Terancam Sanksi Ekonomi dari Inggris dan AS Pasca lancarkan Operasi Militer ke Ukraina
TRIBUN-VIDEO.COM – Konflik antara Rusia dengan Ukraina nampaknya semakin memanas.
Terlebih Presiden Rusia, Vladimir Putin diketahui telah menyerang Kiev, ibu kota Ukraina secara terbuka pada Kamis (24/2/2022) dini hari tadi.
Akibat aksinya ini Rusia kini mendapat kecaman serius dari Inggris serta Amerika Serikat, Kedua negara tersebut kompak akan memblokade segala akses di sektor perekonomian serta memberhentikan kegiatan ekspor bidang teknologi ke Rusia.
“Bersama dengan sekutu kami, kami akan menyetujui paket sanksi ekonomi besar-besaran yang dirancang pada waktunya untuk melumpuhkan ekonomi Rusia,” jelas Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.
Baca: Ancaman Serius Bagi Eropa, Pasukan Rusia Berhasil Kuasai Pembangkit Reaktor Nuklir Chernobyl
Hal sama juga dilakukan Amerika, mulai Selasa (22/2/2022) kemarin pihaknya menahan pengiriman teknologi seperti barang elektronik, komputer, suku cadang pesawat, serta pengiriman chip semikonduktor pada Rusia.
Melansir dari BBC.
Tak hanya Inggris dan AS saja yang melayangkan sanksi serius terhadap Rusia.
Beberapa negara besar lainnya juga mendukung pemblokiran akses Rusia terhadap layanan keuangan global Swift.
Sebagai informasi, Swift merupakan sistem perbankan yang memungkinkan suatu negara dapat melakukan transaksi dengan negara lain secara cepat dan efisien.
Dengan adanya larangan ini diharap bisa membuat Rusia kesulitan dalam melakukan pembayaran untuk ekspor minyak dan gas dalam bentuk dolar.
Bahkan AS tak segan menjatuhi hukuman berat apabila ada perusahaan Barat yang melakukan transaksi dengan Rusia menggunakan mata uang dolar.
AS, UE, serta Inggris baru-baru ini diketahui telah memasukkan sejumlah nama bank Rusia ke daftar hitam, dengan tujuan agar negara tersebut tidak dapat melakukan transaksi internasional.
Baca: Pasukan Militer Rusia Kuasai Reaktor Nuklir Chernobyl di Ukraina, Sempat Terlibat Pertempuran Sengit
Mereka berharap dengan cara tersebut dapat menghambat aktivitas bisnis para perusahaan besar Rusia, sehingga secara perlahan ekonomi Rusia akan lumpuh.
Dengan begitu negara pimpinan Vladimir Putin tersebut bisa menghentikan aksi invasinya terhadap Ukraina.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Lancarkan Operasi Militer ke Ukraina, Rusia Terancam Sanksi Ekonomi dari Inggris dan AS
Baca berita lainnya terkait konflik Rusia Ukraina di sini
#rusia ukraina perang #Rusia Serang Ukraina #Sanksi Ekonomi #Inggris #Ukraina #Amerika Serikat #Boris Johnson #Vladimir Putin
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Wacana Trump Berlakukan Sanksi 50 Persen bagi Negara Pemasok Senjata Iran Selama Gencatan Senjata
Rabu, 8 April 2026
Tribunnews Update
Netanyahu Dihujat Oposisi seusai Dukung Gencatan Senjata AS-Iran, Dinilai Bakal Buat Bencana Politik
Rabu, 8 April 2026
Mancanegara
China Tutup Udara 40 Hari, Latihan Tempur Besar-besaran, Sinyal Keras ke AS & Taiwan
Rabu, 8 April 2026
Mancanegara
Alasan Iran Turuti Trump untuk Buka Selat Hormuz saat Gencatan Senjata
Rabu, 8 April 2026
Tribun Video Update
Ribuan Warga Irak Rayakan Kemenangan Iran, Puji Kemampuan yang Buat AS Setuju Persyaratan Gencatan
Rabu, 8 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.