Mancanegara
Perang Rusia dan Ukraina Pecah: Rusia Gencarkan Serangan Militer ke Ukraina, Bunyi Sirine Mencekam
TRIBUN-VIDEO.COM, UKRAINA - Sirine terus berkumandang di jantung kota Kiev, ibu kota Ukraina.
Hal tersebut jadi penanda perang Rusia dan Ukraina pecah.
Sebelumnya ledakan demi ledakan terdengar Kamis (24/3/2022) dini hari waktu setempat.
Sejumlah warga yang ketakutan sempat merekam ledakan yang nampak di langit Ukraina.
Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya telah umumkan 'operasi militer khusus' di wilayah Donbas Ukraina.
Itu artinya Putin nyatakan memulai perang Rusia dan Ukraina.
"Kami memutuskan untuk meluncurkan aksi militer khusus yang ditujukan untuk demiliterisasi dan denazifikasi Ukraina," ujarnya.
Baca: Rusia Umumkan Operasi Militer di Ukraina Timur, Ukraina Tutup Wilayah Udara untuk Penerbangan Sipil
Sementara, di sini lain Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky awalnya memohon perdamaian dan menambahkan bahwa Ukraina akan mempertahankan diri dari segala upaya invasi.
"Jika mereka menyerang, jika mereka mencoba mengambil negara kita - kebebasan kita, hidup kita, hidup anak-anak kita - kita akan membela diri kita sendiri." ujarnya.
Kini Ukraina telah melakukan aksi-aksi membela diri dan meluncurkan serangan ke pasukan Rusia yang telah masuk ke wilayah Ukraina.
Warga mulai mengungsi.
Bandara Ditutup
Ukraina mengumumkan seluruh wilayah udara Ukraina ditutup untuk lalu lintas udara sipil, menurut pemberitahuan yang diposting kepada awak udara Kamis pagi, seperti dilaporkan Associated Press, Kamis, (24/2/2022).
Itu dilakukan Ukraina tak lama setelah Rusia mengumumkan operasi militer. Ledakan terdengar di sejumlah kota.
Sebuah situs web pelacakan penerbangan komersial menunjukkan bahwa El Al Boeing 787 Israel dari Tel Aviv ke Toronto tiba-tiba keluar dari wilayah udara Ukraina sebelum berbelok melintasi Rumania, Hongaria, Slovakia, dan Polandia.
Satu-satunya pesawat lain yang dilacak di Ukraina adalah pesawat pengintai tak berawak Global Hawk AS RQ-4B yang mulai terbang ke barat dari Ukraina setelah Rusia memberlakukan pembatasan penerbangan di wilayah Ukraina.
Sebelum pengumuman operasi militer atas Ukraina oleh Presiden Rusia Vladimir Putin, otoritas penerbangan Ukraina juga menyatakan beberapa wilayah udara di timur sebagai "daerah berbahaya" karena upaya otoritas penerbangan Rusia untuk menguasai wilayah udara.
Ukraina bertindak setelah Rusia mengeluarkan larangan lalu lintas udara sipil di wilayah udara di atas Ukraina timur.
Baca: Rusia Umumkan Operasi Militer di Ukraina Timur, Ukraina Tutup Wilayah Udara untuk Penerbangan Sipil
Pengumuman Rabu malam waktu Kyiv menetapkan zona penyangga untuk lalu lintas yang dikendalikan oleh otoritas Ukraina untuk menghindari konflik yang berpotensi berbahaya dengan lalu lintas udara yang dikendalikan oleh otoritas Rusia.
Pekan lalu, pejabat penerbangan Ukraina memperingatkan pilot di wilayah tersebut untuk waspada terhadap otoritas Rusia yang mencoba mengambil kendali wilayah udara dan hanya mengakui pengendali Ukraina.
Asap terlihat di atas kota Kharkiv dan Odessa serta terdengar suara ledakan, seperti dilansir Associated Press, Kamis (24/2/2022).
Selain itu menurut laporan Associated Press, saat Putin berbicara sebelum fajar, ledakan besar terdengar di Kyiv, Kharkiv, Odessa dan kota-kota lain di seluruh Ukraina.
Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan operasi militer di Ukraina dan dia memperingatkan negara-negara lain, setiap upaya untuk mengganggu tindakan Rusia akan mengarah pada “konsekuensi yang belum pernah mereka lihat.”
Dalam pidato yang disiarkan televisi, Putin menuduh Amerika Serikat dan sekutunya mengabaikan permintaan Rusia untuk mencegah Ukraina bergabung dengan NATO dan menawarkan jaminan keamanan kepada Moskow.
Dia mengatakan Rusia tidak berniat untuk menduduki Ukraina tetapi akan bergerak untuk "demiliterisasi" dan membawa mereka yang melakukan kejahatan ke pengadilan.
Dia mengatakan tujuan Rusia bukan untuk menduduki Ukraina.
“Saya punya beberapa kata untuk mereka yang merasa tergoda untuk mengganggu perkembangan yang sedang berlangsung, siapa pun yang mencoba menghalangi kita, apalagi menciptakan ancaman bagi negara kita dan rakyatnya harus tahu bahwa tanggapan Rusia akan segera dan mengarah pada konsekuensi yang tidak pernah terlihat dalam sejarah,” kata Putin. (*)
Sumber: AP/Kompas.TV/Tribunnews.com
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BREAKING NEWS: Bunyi Sirine Mencekam di Kota Kiev, Rusia Gencarkan Serangan Militer ke Ukraina
# rusia ukraina perang # dampak Perang Rusia-Ukraina
Sumber: Tribunnews.com
Mancanegara
Zelenskyy Sebut Putin Sudah Mulai Perang Dunia III & Hanya Butuh Jeda 2 Tahun untuk Lanjut Perang
Selasa, 24 Februari 2026
Mancanegara
Ukraina Belum Kalah! Zelensky Klaim Rebut 300 Kilometer Persegi Wilayah dari Pasukan Rusia
Minggu, 22 Februari 2026
Mancanegara
Zelensky & Putin Masih Berselisih soal Wilayah, Perang Rusia Ukraina Terus Memanas di 2026
Senin, 5 Januari 2026
Mancanegara
Perang Makin Memanas, Rusia Tembakkan 200 Drone ke Ukraina hingga Picu Kebakaran Hebat
Minggu, 4 Januari 2026
Live Update
1 Peluru Hantam 2 Target, Sniper Ukraina Tembak Mati Tentara Rusia dari Jarak Jauh
Selasa, 19 Agustus 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.