Jumat, 17 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Hasan Pimpinan Ritual Maut Payangan Ternyata Beristri Dua, Istri Muda dan Anak Ikut Jadi Korban

Rabu, 16 Februari 2022 07:41 WIB
Tribun Jatim

TRIBUN-VIDEO.COM - Anak dan istri dari Nur Hasan, pimpinan Kelompok Tunggal Jati Nusantara ternyata ikut tewas dalam tragedi ritual maut di Pantai Payangan, Minggu (13/2/2022) dini hari.

Anak dan istri Nur Hasan ini masuk dalam daftar 11 korban pengikut kelompok Tunggal Jati Nusantara yang tergulung ombak besar di pantai selatan.

Diketahui, Nur Hasan menggorganisir 28 orang untuk meditasi di bibir Pantai Payangan, Dusun Payangan, Desa Sumberrejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Minggu (13/2/2022) dini hari.

Termasuk istri kedua Nur Hasan, Ida dan sang anak Pingkan yang merupakan buah hati dari istri pertamanya.

Dalam tragedi tersebut, Nuriya Fifa Kirana yang merupakan anak Nur Hasan dan Ida berhasil selamat.

Bocah 2 tahun ini selamat setelah digendong seorang pengikut Hasan.

Nur Hasan merupakan mantan TKI.

Sejak pulang dari Malaysia pada 2010 silam, ia dikenal sebagai paranormal dan sehari-hari memakai selendang hijau di rumahnya.

Baca: Beredar Rekaman Video Amatir Ritual Maut di Pantai Payangan, Peserta Duduk & Semedi di Tepi Pantai

Baca: Rip Current, Jadi Penyebab Belasan Orang Terseret Ombak dalam Ritual di Pantai Payangan

Selama ini, Nur Hasan tinggal di rumah istri tuanya di Dusun Botosari, Desa Dukuhmencek, Kecamatan Sukorambi.

Sementara istri mudanya, Ida, tinggal di Dusun Gayam, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji.

Kapolres Jember, AKBP Hery Purnomo menjelaskan bahwa dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa kelompok Tunggal Jati Nusantara tak hanya merupakan pengobatan alternatif.

“Nah ini kesehatan secara fisik maupun batin. Bermacam-macamlah alasan orang yang datang dan bergabung,” jelas Hery.

Kini, Nur Hasan masih terus diperiksa kepolisian dan sangat mungkin ditetapkan menjadi tersangka.

Seusai tragedi tersebut, Nur Hasan sempat mengaku sesak napas.

Ia pun langsung dilarikan ke RSUD dr Soebandi.

"Gelar perkara akan dilakukan setelah selesai memeriksa semua saksi," ungkap Hery.

Hery mengungkapkan bahwa ritual di Pantai Payangan yang dilakukan Nur Hasan dan pengikutnya bertujuan membuang sial melalui proses pembersihan diri.

"Kedua, mengharapkan berkah dari Ratu Pantai Selatan. Mereka membaca doa-doa, termasuk ada doa dalam bahasa Jawa."

"Itu perlu kami dalami lagi tentang bacaan itu, nanti masuk dalam kejawen seperti apa," imbuh Herry.

(Tribun-Video.com/Tribunjatim)

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Ritual Maut di Pantai Payangan, Istri Kedua dan Anak Tiri Pimpinan Tunggal Jati Nusantara Ikut Tewas

# Nur Hasan # Kelompok Tunggal Jati Nusantara # ritual maut # Pantai Payangan

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Nila
Sumber: Tribun Jatim

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved