TRIBUNNEWS UPDATE
Pengakuan Anak Korban soal Ritual Maut di Jember, Pakai Kaos Hitam & Baca Doa Seolah Panggil Ombak
TRIBUN - VIDEO.COM - Tewasnya 11 dari 24 orang yang ikut ritual di Pantai Payangan, Jember, Jawa Timur menyisakan cerita duka bagi keluarga.
Salah seorang anak pasutri yang juga menjadi korban tewas menceritakan bagaimana ritual yang dijalani oleh orangtuanya tersebut.
Diungkapkannya, mereka selalu memakai baju hitam dan membaca doa seolah memanggil ombak.
Hal itu diungkapkan Siti Amelia Malik (15), anak sulung dari pasangan Syaiful Bahri (40) dan Sri Wahyuni Komariyah (35).
Baca: Kronologi Ritual Meditasi Maut di Pantai Payangan Jember, 11 Orang Dinyatakan Tewas
Amelia mengatakan, ayah dan ibunya berbarengan datang ke pengajian kelompok tersebut sampai akhirnya mengikuti ritual di Pantai Payangan.
Disebut Amelia, sang ayah baru dua bulan terakhir ikut pengajian kelompok tersebut.
Ia menyebut, sudah tiga kali ayah dan ibunya mengikuti ritual ke Pantai Payangan.
"Ritualnya ada ke Pantai Payangan, ada juga ke pegunungan," ujar Amel.
Diakui Amel, ia dan dua orang adiknya yang cukup besar secara bergantian dibawa ikut ke pengajian kelompok tersebut.
Baca: Terungkap Tujuan 23 Orang yang Tergulung Ombak Lakukan Ritual Mandi di Laut
Ia kemudian menceritakan perjalanan ritual kelompok yang tergabung dalam Padepokan Jamaah Tunggal Jati Nusantara.
Amel menyebut, saat ritual mereka memakai kaos hitam berlogo dan bertuliskan nama kelompok mereka.
"Semuanya berpakaian hitam," tuturnya.
Setelah berada di tepi pantai, mereka berdiri menghadap ke pantai dengan lengan saling bergandengan.
Kemudian mereka duduk, masih menghadap laut.
Dalam ritualnya, mereka membaca sejumlah bacaan seperti sahadat, surat Al-Fatihah, beberapa surat pendek, juga bacaan dalam Bahasa Jawa.
Diungkapkan Amel, ritual itu seakan memanggil ombak.
"Jadi dari ombaknya kecil, sampai besar. Tubuh memang harus terkena ombak. Ritual berakhir dengan mandi di laut," imbuhnya.
Ritual tersebut dilakukan setiap penanggalan Kliwon di kalender Jawa.
Namun, dalam ritual yang dilakukan pada Minggu Kliwon (13/2/2022), rombongan tergulung ombak.
Akibat kejadian itu 11 orang tewas termasuk orangtua Amel.
(Tribun-Video.com/TribunMadura.com)
Artikel ini telah tayang di TribunMadura.com dengan judul Duka Insiden Ritual Berujung Maut di Jember, Pasutri Meninggal Dunia Tinggalkan 5 Orang Anak Kecil
# Padepokan Jamaah Tunggal Jati Nusantara # Pantai Payangan # Jember # ritual
Reporter: Tri Suhartini
Sumber: TribunMadura.com
LIVE UPDATE
Seminggu Tak Pulang, Bocah 13 Tahun Asal jember Tenyata Disodomi Pemuda Lumajang Sebanyak 9 Kali
1 hari lalu
LIVE UPDATE
Mahasiswa Unej Demo Rektorat, Akui Geram seusai Hanya Hitungan Jam UKT Camaba Mendadak Naik
1 hari lalu
Local Experience
Puasa Mutih, Ritual Sunyi Masyarakat Jawa untuk Menjernihkan Batin
Selasa, 14 April 2026
Local Experience
Makna Mendalam Babi dalam Tradisi Toraja, Dari Duka hingga Sukacita
Selasa, 14 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.