Senin, 13 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

4 Tahanan Rutan Raba Bima yang Kabur Kini Kembali tapi 13 Lainnya Masih Buron, Pengamanan Diperketat

Rabu, 2 Februari 2022 14:17 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Sebanyak 17 tahanan berhasil melarikan dari rumah tahanan (rutan) Raba, Kabupaten Bima , Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa (1/2/2022).

Kini, empat tahanan yang kabur sudah kembali ke rutan.

Namun, 13 lainnya masih dalam pengejaran polisi atau menjadi buron.

Baca: Buntut Kasus 2 Tahanan Kabur seusai Kikis Tembok Gunakan Sendok, Kapolsek Pontianak Utara Dicopot

Dikutip dari Kompas.com pada Rabu (2/2/2022), Kepala Rutan Kelas II B Raba Bima, Muhammad Saleh memberikan penjelasan.

Aparat Polres Bima bersama Batalyon C Brimob NTB dan Kodim 1608 Bima menjaga ketat kawasan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Raba Bima.

Pengamanan pasca-keributan para tahanan itu dipimpin langsung Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra.

Situasi saat ini di rutan telah kondusif dan ratusan tahanan sudah ditenangkan.

Kendati 13 tahanan masih menjadi buron dan dalam pengejaran aparat.

"Dari 17 yang kabur, sisa 13 orang yang belum kembali. Kita tengah meminta aparat segera membawa warga binaan segera kembali," kata Saleh.

Sebagaimana informasi sebelumnya, kaburnya belasan tahanan dikarenakan ada keributan antara seorang narapaidana berinisial MR dengan petugas lapas pada Selasa (1/2/2022).

Baca: Lima Tahanan Kabur di Polsek Pulau Raja Tertangkap, Empat Orang Ditembak

MR sendiri seorang tahanan titipan Kejaksaan.

Tahanan tersebut meminta izin petugas lapas untuk pergi ke kantor kejaksaan.

Hal ini guna menanyakan agenda persidangannya.

Namun, petugas lapas melarang dan tidak memberikan izin kepada tahanan tersebut.

"Benar, ada tahanan yang kabur, berawal dari keributan yang terjadi di dalam lapas yang diduga dilakukan seorang narapidana titipan Kejaksaan Raba Bima, MR alias Mega, yang minta izin keluar rutan pada petugas jaga atau sipir Rutan Raba Bima yang tengah piket, tapi dilarang," kata Saleh.

Karena ditolak oleh petugas piket rutan itu, MR naik pitam dan memukul jendela dan pintu rutan.

Baca: Tahanan Kabur Polsek Bekasi Kota Sempat Berusaha Kelabui Warga

Aksi protes MR ini membuat puluhan tahanan lain turut terprovokasi.

Mereka justru beramai-ramai keluar dari rutan.

"Karena aksi MR puluhan napi yang berada di rutan terprovokasi dan justru kabur beramai-ramai dari rutan. Sementara MR keluar untuk mengobati lukanya karena pecahan kaca jendela, dan sekarang sudah kembali lagi ke rutan," ujar dia.

Terkait kondisi rutan, Saleh menjelaskan, saat ini rutan memang sudah over kapasitas.

Rutan terisi 247 tahanan dan enam petugas jaga atau sipir.

Padahal daya tampung rutan hanya 135.

Baca: Buntut Kasus 2 Tahanan Kabur seusai Kikis Tembok Gunakan Sendok, Kapolsek Pontianak Utara Dicopot

"Mestinya rutan berisi 135 orang, dan 12 orang yang harus menjadi petugas jaga. Ya masih sangat kurang, tapi kita tetap berupaya bekerja sebaik mungkin di rutan ini," ucapnya. (Tribun-Video.com/ Kompas.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 13 Tahanan Rutan Bima yang Kabur Masih Diburu, Polisi Perketat Pengamanan

# TRIBUNNEWS UPDATE # rutan # tahanan # napi # narapidana # kabur # Bima # buron

Editor: Panji Anggoro Putro
Sumber: Kompas.com

Tags
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #rutan   #tahanan   #napi   #narapidana   #kabur   #Bima   #buron

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved