Rabu, 29 April 2026

Terkini Daerah

Berawal Adu Mulut soal Lahan, Oknum Brimob di Maluku Tembak Penambang Emas hingga Tewas

Senin, 31 Januari 2022 17:16 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Bripka AB, oknum Brimob Polda Maluku melakukan aksi penembakan terhadap warga di kawasan tambang emas Gunung Botak, Kabupaten Buru, Sabtu (29/1/2022) sekira pukul 15.00 WIB

Pelaku diketahui sebagai anggota Kompi 3 Yon A Pelopor Namlea.

Wider Nurlatu, seorang saksi mata, menuturkan penembakan terjadi setelah penambang dan pelaku terlibat adu mulut.

Lantas, ditengah perdebatan, AB langsung mengeluarkan senjata laras panjang dari tas dan langsung mengeluarkan tembakan.

Disebutkan, satu tembakan pertama langsung mengenai warga.

Baca: Polda Maluku Tangkap Oknum Brimob yang Tembak Penambang hingga Tewas, Langsung Dibawa ke Ambon

Namun, tidak berhenti, AB kembali menembak dengan cara memberondong.

"Awal kejadiannya begini, terkait dengan paritan milik Toni Batuwael, yang dibeking oleh oknum brimob dari Kompi 3 Yon A Pelopor Namlea, bernama Bripka Andreas Batuwael, masalah dengan Andi Latbual, terkait dengan aktivitas kodok-kodok, lalu oknum brimob itu bilang, memangnya orang Buru sapa yang bisa larang, saya langsung tembak di sini," kata Nurlatu saat diwawancarai TribunAmbon.com di lokasi, Sabtu sore.

"Sementara tokoh adat bernama Mede Nurlatu itu sedang membersihkan talang atau dompeng, langsung ditembak oleh oknum Brimob tersebut," imbuhnya.

Mendengar bunyi tembakan, para penambang langsung berlarian meninggalkan lokasi penambangan.

Baca: Tak Terima, Keluarga Mede Nurlatu yang Tewas Ditembak Oknum Brimob Minta Kapolda Maluku Pecat Pelaku

Menurut Wider, pelaku memberondong hingga hampir separoh dari isi magazen senjata laras panjang habis.

Namun, satu tembakan pertama yang menurutnya menewaskan salah seorang penambang.

“Ambil senjata langsung direntet, ibu-ibu lari tutup kepala. Dari magazen setengah bisa habis itu,” kata Nurlatu.

Setelah melakukan aksi penembakan, pelaku langsung kabur.

Kemudian, tidak berselang lama, korban dievakuasi keluarga yang berada di lokasi.

Keluarga korban yang marah, kemudian membakar rumah milik keluarga dari oknum polisi pelaku penembakan.

Pelaku ditangkap saat hendak kabur

Kepolisian pun bergerak cepat menangkap Bripka AB.

Ia ditangkap ketika hendak melarikan diri di Pelabuhan Kecil, Desa Namlea, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Sabtu (29/1/2022) sore.

Setelah ditangkap, Brigpol AB langsung dibawa ke Kota Ambon untuk menjalani pemeriksaan di Markas Polda Maluku.

"Pelaku sudah diamankan, dan sedang dibawa ke Ambon untuk diproses hukum. Polda tidak akan melindungi anggota yang melanggar hukum," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M Roem Ohoirat, saat dikonfirmasi TribunAmbon.com, Sabtu.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polisi Tembak Penambang di Gunung Botak Maluku, Berawal dari Adu Mulut, Sang Oknum Sudah Ditangkap

# Oknum Brimob Tembak Penambang Emas # Penambang emas # ditembak # Polda Maluku # oknum brimob # Lahan # Adu Mulut

Editor: Khaira Nova Hanugrahayu
Video Production: Fitriana SekarAyu
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved