Minggu, 26 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Ternyata Truk yang Akibatkan Kecelakaan Maut di Balikpapan Bawa 20 Ton Kapur & Sering Langgar Aturan

Jumat, 21 Januari 2022 18:33 WIB
Tribun Kaltim

TRIBUN-VIDEO.COM - Insiden kecelakaan maut terjadi di turunan simpang Muara Rapak, Jalan Soekarno Hatta Balikpapan, Jumat (21/1/2022) sekira pukul 06.20 Wita.

Satu unit truk tronton menghantam sejumlah mobil dan sepeda motor hingga menyebabkan korban tewas dan luka-luka.

Terungkap isi dan berat muatan yang dibawa truk tersebut.

Baca: Pihak Kepolisian Tetapkan Sopir Truk Kecelakaan Maut di Muara Rapak Balikpapan Jadi Tersangka

Truk tersebut mengamalami rem blong dan menabrak enam mobil.

Yaitu dua angkutan kota (angkot), dua mobil pribadi dan dua pikap.

Selain itu, truk tronton tersebut juga menabrak 14 sepeda motor.

Akibatnya 5 orang meninggal dunia dan puluhan orang mengalami luka-luka.

Sopir truk tronton, Muhammad Ali (48), warga Kelurahan Telaga Sari, Kecamatan Balikpapan Kota, sudah diamankan polisi untuk dimintai keterangan.

Baca: Buntut Kecelakaan Maut di Muara Lapak, Kapolda Kaltim Tetapkan Status Sopir Truk Jadi Tersangka

Menurut keterangan sopir truk kepada polisi, truk tronton keluar dari parkiran di Jalan Pulau Balang Km 13, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara sekira pukul 05.00 Wita.

Truk membawa muatan kontainer 20 feet yang berisi kapur pembersih air dengan total berat 20 ton.

Muatan tersebut hendak diantar ke Kampung Baru, Balikpapan Barat.

Tiba di depan Rajawali Foto yang berada tepat di Km 0,5, Jalan Soekarno Hatta Balikpapan, sopir truk sudah mulai mengurangi porsneling dari empat menjadi tiga.

Kemudian saat di depan Bank Mandiri, rem mendadak tidak berfungsi dan truk tronton meluncur laju.

Akhirnya, menabrak kendaraan di depan yang sedang menunggu lampu merah trafic light simpang Muara Rapak.

Eko, warga setempat menyampaikan keluhannya atas peristiwa yang terjadi berulang kali di lokasi yang sama.

Baca: Kepolisian Duga Kecelakaan Maut di Balikpapan Disebabkan Truk Alami Rem Blong Saat Melintasi Turunan

Menurutnya, sebenarnya sudah ada perda yang melarang jam beroperasinya truk-truk besar.

Namun peraturan tersebut sering dilanggar hingga mengakibatkan terjadinya kecelakaan.

"Kejadian terus berulang-ulang. Kami menyebutnya tragedi Rapak. Sekarang korban lebih banyak. Sebenarnya perda yang melarang jam beroperasi truk-truk besar sudah ada. Tapi sering dilanggar," ujar warga Eko. (Tribun-Video.com/TribunKaltim.co)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Terkuak Isi & Berat Muatan Truk hingga Jumlah Korban Tewas, Fakta Kecelakaan di Balikpapan Hari Ini

# TRIBUNNEWS UPDATE # kecelakaan # Balikpapan # truk kontainer # Simpang Rapak

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Tri Suhartini
Sumber: Tribun Kaltim

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved