Senin, 4 Mei 2026

Wiki Update

Bahasanya Dinilai Ceplas-ceplos Pengamat Politik Sarankan PDI Perjuangan Tegur Arteria Dahlan

Kamis, 20 Januari 2022 15:49 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Anggota DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan diminta oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk meminta maaf kepada masyarakat sunda terkait pernyataannya yang kontroversial.

Pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menyarankan agar PDI Perjuangan segera menegur politisi itu agar tidak kembali mengulangi kesalahannya di kemudian hari.

Sebelumnya Arteria Dahlan menyatakan agar Jaksa Agung (JA) ST Burhanuddin mengganti Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) yang menggunakan bahasa Sunda dalam rapat.

Pernyataan itu pun menuai protes, utamanya di kalangan masyarakat Sunda.

Mulai dari tokoh masyarakat hingga warganet beramai-ramai membicarakan anggota Komisi III DPR RI itu.

Hendri Satrio menilai, seharusnya Arteria meladeni pernyataan Ridwan Kamil agar meminta maaf ke masyarakat Sunda akibat ucapannya.

Menurut Hendri, permohonan maaf juga menjadi cerminan dari budaya bangsa Indonesia terkait musyawarah dan mufakat.

Baca: PDIP Beri Teguran Keras, Arteria Dahlan Dinilai Bersikap Tak Pantas soal Ucapan Bahasa Sunda

Baca: Arteria Dahlan Minta Maaf kepada Masyarakat Jawa Barat Buntut Minta Kajati Berbahasa Sunda Dipecat

Di sisi lain, Hendri meyakini bahwa polemik ini juga tidak akan mengubah elektabilitas PDI-P selaku partai yang menaungi Arteria.

Pasalnya, menurut focus group discussion (FGD) lembaga survei Kedai Kopi milik Hendri, kasus korupsi yang menimpa kader pun tidak begitu mempengaruhi elektabilitas partai politik.

Kendati demikian, Hensat tetap menyarankan agar PDI Perjuangan segera menegur politisi itu agar tidak kembali mengulangi kesalahannya di kemudian hari.

"Saya sarankan kepada PDI Perjuangan juga sebaiknya menegur Arteria. Bang Arteria yang saya kenal baik. Tapi mungkin memang bahasanya selalu ceplas-ceplos. Dan ini mungkin salah satu bentuk ceplas-ceplosnya dia. Terdengar arogan, tapi mungkin ada maksud-maksudnya," kata dia.

Di jagat dunia maya, Arteria Dahlan selama dua hari masuk dalam jajaran trending topic.

Beberapa masyarakat Sunda bahkan mulai menyuarakan untuk memboikot PDI-P karena ulah Arteria ini.

Kritik mengalir deras dari berbagai kalangan baik pejabat di Jawa Barat hingga kelompok seniman atau budayawan Sunda. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Permohonan Maaf yang Ditunggu Masyarakat Sunda dari Arteria Dahlan...."

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved