HEALTHY EVERY DAY
Waspadai Kerap Alami Nyeri Sendi akibat Virus Hepatitis, Begini Penjelasan Dokter
TRIBUN-VIDEO.COM - Hati atau liver adalah salah satu organ yang berperan penting untuk mencerna makanan hingga membersihkan tubuh dari zat racun.
Meskipun bentuknya kecil, jika fungsi hati ini rusak akan gangguan organ tubuh yang lainnya.
Bahkan bisa menyebabkan penyakit liver hingga mengancam nyawa.
Dikutip dari Tribun Health, Hati merupakan organ yang dapat melakukan regenerasi dengan cepat untuk mengganti sel-sel yang rusak.
Baca: Waspadai! Perlemakan Liver Dapat Memicu Tumor pada Organ Tubuh, Simak Ulasan dr Mustopa, Sp PD
Fungsi liver akan mulai mengalami penurunan ketika kerusakan sel-sel hati mencapai 75 persen.
Penyakit liver bisa dialami oleh siapa saja, dari anak-anak hingga dewasa.
Penurunan fungsi hati terjadi secara bertahap dan mengikuti perkembangan penyakit yang mendasarinya.
Gejala dari penyakit liver umumnya muncul beberapa tanda, seperti:
- Mual dan muntah
- Nafsu makan menurun
- Gairah seksual menurun
- Rasa lelah
- Feses pucat atau kehitaman
- Nyeri sendi
Baca: Penderita Obesitas Rentan Terkena Penyakit Liver, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya
Bila penyakit liver ini disebabkan dari infeski akan muncul gejala seperti demam atau nyeri perut kanan atas.
Penyebab penyakit liver umumnya terjadi karena infeksi dan hepatitis.
Penularan infeksi virus hepatitis bisa melalui darah.
Adapun risiko seseorang terkena penyakit liver, di antaranya melakukan hubungan seksual, menggunakan jarum suntik narkoba atau obat-obatan.
(Tribun-Video/ Tribunhealth.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunhealth.com dengan judul Kenali Kebiasaan yang Bisa Sebabkan Penyakit Liver, Simak Ulasan dari dr. Mustopa, Sp.PD
Sumber: Tribunnews.com
HEALTHY TALK
HEALTHY TALK: Cowok Wajib Dengar: Kanker Prostat Bisa Datang Diam-Diam
Senin, 30 Maret 2026
HEALTHY TALK
HEALTHY TALK: Puasa Ramadhan bagi Pasien Penyakit Kronis: Apa yang Perlu Dipersiapkan?
Senin, 30 Maret 2026
Selebritis
Singgung Penyakit, Respons Pihak Keenan Nasution seusai Dikritik Imbas Lanjutkan Gugatan ke Vidi
Jumat, 20 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.