Terkini Daerah
Pemkab Pandeglang Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa 14 Hari ke Depan
TRIBUN-VIDEO.COM - Ratusan bangunan di Kabupaten Pandeglang rusak berat dan ringan.
Kerusakan itu setelah gempa bumi bermagnitudo 6,6 di Sumur, Pandeglang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang mencatat ada 738 bangunan yang rusak.
Kepala BPBD Kabupaten Pandeglang, Girgi Jantoro, mengatakan kerusakan bangunan tersebar di 28 kecamatan dan 113 desa.
"Kami masih melakukan monitoring dan pendataan,” katanya saat dihubungi, Sabtu (15/1/2022)
Bangunan yang rusak sebagian besar adalah rumah, fasilitas umum, dan bangunan sekolah.
Baca: Gempa Banten Berdampak 257 Rumah Rusak di Wilayah Pandeglang
Baca: Akibat Gempa Banten 6,7 SR Dilaporkan 94 Rumah di Pandeglang & Lebak Rusak, Sejumlah Orang Terluka
Bangunan sekolah yang rusak parah terjadi di Kecamatan Sumur.
Pemkab Pandeglang terus mengerahkan bantuan dari BPBD dan Dinas Sosial Pandeglang.
Jumlah yang rusak ringan, sedang, dan berat ada 263 rumah, 10 sekolah, satu puskesmas, satu masjid, satu pesantren, dan tiga kantor desa.
Dari data sementara belum ada laporan korban jiwa.
Namun, dua warga terluka akibat runtuhan rumah saat menyelematkan diri.
Keduanya sudah ditangani di puskesmas setempat.
Kecamatan Sumur, Cimanggu, dan Cikeusik adalah daerah paling parah terdampak, karena sangat dekat dengan pusat gempa.
Pemkab Pandeglang menetapkan status tanggap darurat gempa terhitung 14 hari ke depan.
"Status tanggap darurat, ditetapkan untuk penanganan pasca-gempa dan pelayanan bagi korban gempa," ucapnya.
Saat ini tenda pengusaha dan logistik bantuan sudah dikirimkan BPBD Pandeglang pada Jumat (14/1/2022) malam. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunBanten.com dengan judul Pemkab Pandeglang Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa 14 Hari, 738 Bangunan di 28 Kecamatan Rusak
# Pandeglang # status tanggap darurat gempa # status tanggap darurat # Banten # Gempa Besar di Selat Sunda-Banten
Video Production: Putri Anggun Absari
Sumber: Tribun Banten
Local Experience
Dakwah Sunan Gunung Jati Menyatukan Tokoh Sakti dan Menjadikan Keraton sebagai Pusat Budaya Islam
2 hari lalu
Tribunnews Update
Wabup Lebak Marah dan Tinggalkan Lokasi Halalbihalal seusai Bupati Hasbi Singgung Status Napi
Selasa, 31 Maret 2026
Terkini Daerah
Tak Terima Disebut Mantan Napi, Wakil Bupati Lebak Walk Out dari Acara Halalbihalal ASN Pemda
Selasa, 31 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.