Terkini Daerah

Kecelakaan Sering Terjadi di Jalan Gabungan Sumberlawang, Begini Penjelasan Dishub Kabupaten Sragen

Sabtu, 15 Januari 2022 12:35 WIB
TribunSolo.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Insiden kecelakaan sering terjadi di Jalan Gabungan-Sumberlawang, Sragen, Jawa Tengah hingga meregang nyawa.

Diketahui, faktor jalan yang sempit dan bergelombang menjadi satu diantara penyebab terjadinya sejumlah kecelakaan di lokasi tersebut.

Atas permasalahan ini, Dishub Kabupaten Sragen angkat bicara saat dikonfirmasi pada Jumat (14/1/2022) lalu.

DIkutip dari TribunSolo.com pada Sabtu (15/1/2022), Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sragen, Catur Sarjanto menanggapi hal tersebut.

Ia mengatakan, kecelakaan truk terguling juga sering terjadi di jalan Gemolong-Sragen.

Diungkapkan olehnya, bahwa jalan tersebut sebenarnya merupakan jalan kelas tiga.

Baca: Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Manggarai Barat Tutup Jalan-jalan Berlubang di Labuan Bajo

Berdasarkan hasil patroli yang dilakukan pihaknya secara rutin, sering sekali kendaraan yang lewat tidak sesuai dengan kelasnya.

Sedangkan seharusnya, untuk kelas tiga truk tronton tidak diperbolehkan masuk.

"Kita sering patroli, sering sekali kendaraan yang lewat tidak sesuai dengan kelasnya, seharusnya untuk kelas 3, truk tronton itu nggak boleh," katanya.

Dikabarkan, jenis kendaraan kelas tiga sendiri memiliki ciri lebar 2,1 meter.

Kemudian, dengan panjang sembilan meter, dan tinggi 3,5 meter dengan muatan paling berat delapan ton.

Padahal, untuk tipikal kendaraan kelas tiga seperti mobil pribadi, truk boks, pikap, minibus, dan bus berukuran kecil.

Oleh karena itu, sebenarnya kendaraan kelas satu seperti tronton tidak diizinkan melalui jalan tersebut.

"Maka dari itu, sebenarnya kendaraan kelas 1 seperti tronton itu, nggak boleh lewat," jelasnya.

Upaya yang dilakukan dinas perhubungan adalah rutin melakukan patroli, untuk menghalau kendaraan berat melewati jalan tersebut.

Namun, kebanyakan kendaraan kelas 1 yang lewat jalan Gabugan-Sumberlawang seringnya terjadi pada sore hingga malam hari.

"Sehingga kecelakaan paling banyak terjadi saat malam hari, karena kendaraan yang lewat bukan kelasnya," ujarnya.

Sementara itu, untuk pemasangan portal, tidak diperkenankan oleh Kementerian Perhubungan RI.

Selain itu, jalan Gabugan-Sumberlawang dan Jalan Gemolong-Sragen sendiri termasuk jalan provinsi.

Oleh karena itu, Dinas Perhubungan mencoba mendorong untuk segera dilakukan penyesuaian dan perbaikan.

Baca: 4 Tewas dalam Kecelakaan Innova vs Kereta Api di Probolinggo, Lokomotif Sampai Harus Ganti

Catur menuturkan, pihaknya sudah melaporkan kendala tersebut ke Dinas Perhubungan Jawa Tengah.

"Sudah dilaporkan ke Dinas Perhubungan Jawa Tengah, setiap kejadian sudah dilaporkan, nanti barangkali dari mereka melakukan kajian secara mendalam," jelasnya.

Dikatakan olehnya, untuk mengurangi potensi kecelakaan mungkin bisa melakukan pelebaran jalan, atau kenaikan kelas jalan.

Namun, itu tetap akan menjadi kewenangan dari provinsi.

"Untuk mengurangi potensi kecelakaan mungkin bisa melakukan pelebaran jalan, atau kenaikan kelas jalan, namun itu menjadi kewenangan dari provinsi," katanya.

Sebagai informasi, anggaran perbaikan jalan telah dimasukan ke dalam tahun 2022.

(Tribun-Video.com/TribunSolo.com)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Akhirnya Terjawab Sudah Inilah Penyebab Truk Sering Celaka do Jalan Gabungan-Sumberlawang Sragen?

#Kecelakaan Truk #Sumberlawang #Gemolong #Kecelakaan 

Editor: bagus gema praditiya sukirman
Reporter: Sandy Yuanita
Video Production: Tegar Melani
Sumber: TribunSolo.com

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved