Terkini Daerah

Nasib 9 Polisi Lamongan yang Salah Tangkap Warga Bojonegoro, Para Oknum kini Diperiksa Propam

Jumat, 14 Januari 2022 10:58 WIB
Surya

TRIBUN-VIDEO.COM - Beginilah nasib sembilan polisi Polres Lamongan dan jajarannya yang terlibat aksi salah tangkap terhadap Andrianto (63), warga jalan Pattimura, Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan Bojonegoro, Jawa Timur.

Sembilan oknum polisi Polres Lamongan itu kini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polda Jatim.

Hal ini yang mengakibatkan rilis kejadian yang sudah berlangsung pada tanggal 28 Desember 2021 baru dilakukan Polres Lamongan hari ini, Kamis (13/1/2022).

Menurut Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana, selang waktu itu digunakan pihaknya untuk proses pemeriksaan terhadap anggota yang saat kejadian bertugas di lapangan

"Karena selang waktu itu kami memeriksa anggota yang melakukan tugas lapangan kemarin dan kini juga sudah ditangani Propam Polda Jatim," kata Miko.

Baca: Kasus Salah Tangkap saat Antar Jenazah Anak, Kapolres Lamongan Datang ke Rumah dan Minta Maaf

Terkait sanksi yang akan diberikan ke anggotanya, Miko tidak menjelaskan.

Diungkapkan, saat itu anggota sedang melakukan kegiatan kepolisian di daerah wilayah hukum Lamongan.

"Jadi itu adalah kegiatan kepolisian," katanya.

Setelah kasus ini ramai di medsos, akhirnya pihak kepolisian dan keluarga Andrianto bersepakat menyelesaikan secara kekeluargaan.

Saling memaafkan Kapolres, AKBP Miko Indrayana dalam hal ini Polres Lamongan dengan keluarga Andrianto dilakukan Mapolsek Babat, Kamis (13/1/2022)

"Memang benar pada tanggal 28 Desember 2021. Kami Polres Lamongan melaksanakan serangkaian tindakan kepolisian yang menimpa keluarga mas Satria Galih Wismawan (menantu Andrianto) dan pak Andrianto," kata Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana dengan didampingi keluarga asal Bojonegoro.

Dikatakan, waktu itu keluarga Andrianto diaku sedang dalam suasana duka, karena istri Satria, Maria Ulfa Dwi Andreani meninggal dunia dan jenazahnya dalam dibawa menuju ke Bojonegoro.

Namun demikian anggota di lapangan terjadi kesalahpahaman dengan pihak keluarga Satria.

"Setelah mengetahui membawa jenazah kami mempersilahkan pihak keluarga melanjutkan perjalanan di Bojonegoro," katanya.

Baca: Kasus Polisi Salah Tangkap Pria di Bojonegoro Berakhir Damai, Kapolres Lamongan Minta Maaf

Setelah itu, beredar kabar di medsos bahwa yang terjadi kasus penangkapan narkoba dan pelaku terorisme.

"Dan yang beredar di Medsos itu adalah tidak benar. Karena mas Satria dan pak Andrianto bukan pelaku narkoba ataupun pelaku terorisme," tandasnya.

Pihak kepolisian, kata Miko, tidak pernah mengatakan itu. Dan memunculkan itu adalah informasi di medsos.

" Polisi tidak mengatakan apapun, dan hanya melakukan serangkaian tugas kepolisian," kata Miko.

Atas kejadian itu, yakni munculnya video di medsos tersebut, pihak keluarga Satria merasa tidak nyaman. Dan tak lama setelah kejadian tersebut pihaknya bersama sejumlah PJU Polres datang ke rumah keluarga Andrianto.

Miko datang ke rumah duka dan menyampaikan permohonan maaf, apabila ada tindakan yang berlebihan oleh anggota yang dilakukan di lapangan..

"Kami sowan ke pihak keluarga, apabila ada anggota kami yang tidak berkenan atas tindakan kami. Dan sepakat saling memaafkan atas kesalahpahaman ini, " katanya.

Miko mengatakan, saat petugas melakukan tugas kepolisian di lapangan memang ada kesalahpahaman. Dan pihak keluarga telah memaafkan.

"Kami mengakui ada kesalahpahaman dan pihak keluarga memaafkan apa yang kami ," ungkap Miko.

Sementara itu, Satria Galih Wismawan menantu dari Andrianto menyampaikan, kedatangan keluarganya ke Polsek Babat untuk sepakat saling memaafkan.

"Kami sudah bersepakat untuk memaafkan tindakan dari kepolisian yang saat itu terjadi dan kami sudah menyelesaikan secara kekeluargaan kasus ini," katanya.

Dengan apa yang terjadi, pihaknya ingin menyelesaikan dengan cara kekeluargaan. Dan telah menyelesaikan secara kekeluargaan.

"Harapan kami ini bisa menjadi spirit dari pihak kepolisian untuk bisa lebih baik dan semoga tidak terjadi lagi kapanpun di manapun dan kepada siapapun," kata Satria.

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul INI NASIB 9 Polisi Lamongan yang Terlibat Salah Tangkap Warga Bojonegoro, Korban dan Kapolres Islah

# Korban Salah Tangkap # Jawa Timur # Bojonegoro # salah tangkap

Editor: Aditya Wisnu Wardana
Video Production: Okwida Kris Imawan Indra Cahaya
Sumber: Surya

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved