Sabtu, 30 Agustus 2025

Terkini Daerah

Kali Remu Kota Sorong Papua Barat Tampak Jorok dan Kotor, Disebut-sebut Tak Lagi Jadi Primadona

Jumat, 14 Januari 2022 10:32 WIB
Tribun papuabarat

TRIBUN-VIDEO.COM - Kesan indah dan menjadi primadona tak selamanya melekat kepada sebuah objek wisata atau tempat rekreasi di sebuah daerah.

Pasalnya, jika tak dirawat dan dijaga kebersihannya, maka akan berubah menjadi kotor dan jorok.

Seperti itulah nasib Kali Remu di Kota Sorong, Papua Barat.

Sungai yang dahulunya digunakan sebagai tempat rekreasi dan memancing kini dipenuhi sampah rumah tangga.

Hal tersebut diungkapkan seorang warga Kota Sorong Eko (32), saat ditemui TribunPapuaBarat.com, di rumahnya.

Kata Eko, pada tahun 1992 hingga 1993, Kali Remu masih dijadikan tempat berenang.

Baca: Wujud Kepedulian ke Masyarakat, IPMPK Sorong Raya Lakukan Aksi Galang Dana untuk Korban Banjir

"Waktu itu ketika pulang sekolah, kami di atas komplek masih bisa lihat segala macam ikan berenang di dasar kali," ujar Eko, kepada TribunPapuaBarat.com, Rabu (12/1/2022).

Bahkan, saat buah mangga jatuh dari pohon ke kali, anak-anak di sekitar kali Remu pun bisa melihatnya di dasar sungai.

Namun, arus urbanisasi yang begitu pesat membuat sejumlah masyarakat terpaksa hidup di sekitar bantaran Kali Remu.

Ditambah lagi angka kelahiran di Sorong yang cukup tinggi, terutama warga di bantaran kali.

"Dulu kita tinggal di bantaran Kali Remu masyarakat masih belum terlalu padat sehingga masih bisa diatur," tuturnya.

Saat ini, hunian yang ada di sekitaran bantaran Kali Remu semakin padat.

"Malahan lebih fatalnya lagi jamban dari rumah warga ada yang terhubung langsung ke sungai," ucap pria asal Trenggalek Jawa Timur itu.

Harusnya, sesuai aturannya ketika ingin tinggal di bantaran kali Remu, rumah warga harus diberikan jarak.

Sehingga, bisa dilalui kendaraan lalu-lalang saat inspeksi dan lainnya.

"Rumah warga juga jangan membelakangi Kali Remu karena untuk menghindari hal-hal yang seperti sekarang," kata Eko.

"Saat ini orang membuang kotoran manusia, limbah pabrik dan lainnya langsung ke kali," ungkapnya.

Eko menilai, saat ini pembangunan di bantaran Kali Remu, sudah tidak sesuai dengan regulasi yang ada.

Baca: Penggunaan PeduliLindungi Belum Efektif, Polres Sorong Kota Gelar Pertemuan dengan Para Pelaku Usaha

Tidak Ada Pengawasan

Selain itu, Eko mengaku, hingga saat ini tidak ada lagi pengawasan dari instansi terkait soal keberlangsungan Kali Remu.

"Masyarakat kita di bantaran Kali Remu tidak diberikan sosialisasi dari pemerintah,dan itu diakui oleh setiap warga," kata pria yang juga menjadi salah satu pemerhati lingkungan di Kota Sorong itu.

Minimnya sosialisasi dan pengawasan membuat warga yang hidup puluhan tahun pun tak lagi memiliki kesadaran untuk menjaga Kali Remu.

Apalagi saat ini di samping kiri dan kanan bantaran Kali Remu telah menghimpit dan terlihat dangkal.

Ia berharap, pemerintah tak menutup mata dengan kondisi Kali Remu saat ini.

Pasalnya, kali yang dulunya indah dan menjadi primadona, telah jadi tempat transit sampah rumah tangga.

"Semoga pemerintah bisa melihat dan mengembalikan fungsi Kali Remu seperti yang dulu, sehingga tidak lagi terlihat jorok," imbuh Eko.

"Ayo kita sama-sama jaga kali Remu, Kota Sorong, untuk anak cucu kedepannya. Jangan sampai mereka hanya mendengar cerita oh pernah ada Kali Remu di Sorong," pungkasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunpapuabarat.com dengan judul Dulu Primadona, Kini Kali Remu Kota Sorong Papua Barat Tampak Jorok dan Kotor

# Kali Remu Sorong # Sorong Papua Barat # Wisata Kali Remu # Primadona Papua Barat

Editor: Aditya Wisnu Wardana
Video Production: Puput Wulansari
Sumber: Tribun papuabarat

Tags
   #Kali Remu   #Sorong   #Papua Barat

Video TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved