Senin, 13 April 2026

Terkini Daerah

Pemerintah Dituding Lakukan Pembiaran Bentrok Antarwarga di Wamena Papua

Selasa, 11 Januari 2022 16:41 WIB
Tribun Papua

TRIBUN-VIDEO.COM - Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menuding pemerintah serta aparat keamanan melakukan pembiaran atas bentrok antarwarga di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

Tudingan ini disampaikan Juru Bicara KNPB Ones Suhuniap, lewat akun KNPB News, Selasa (11/1/2022).

"Pihak pemerintah, TNI dan Polri membiarkan, mengizinkan bahkan mengawal perang di Lapangan Wouma, ini seperti negara justru ingin orang Papua baku bunuh," kata Ones.

Diketahui, bentrok antarwarga Lanny Jaya dan Nduga terjadi di Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya, Papua, sejak Sabtu (8/1/2022) hingga Minggu (9/1/2022).

Sementara 24 orang luka-luka akibat benda tajam dan panah serta 40 honai (rumah adat masyarakat pegunungan) terbakar.

Akibat kejadian tersebut, dua warga tewas yakni Sibelu Gwijangge dan Luok Heluka.

Baca: Jenderal Andika Perkasa Tegaskan Tindak Anggotanya yang Terlibat Bentrok dengan Brimob di Timika

Menyikapi ini, KNPB mendesak agar pihak yang bertikai menyelesaikan persoalan secara damai.

Ones berujar, TNI dan Polri hanya berani turun dengan kekuatan perang lengkap untuk membubarkan aksi demo damai biasa.

"Tapi aksi kriminal seperti ini justru dilindungi. Inilah wajah penjajah yang kita orang Papua harus pahami," ujarnya.

"Mari desak pihak TNI Polri agar menghentikan pembiaran kasus kriminal ini."

Ones juga mengimbau KNPB Wilayah Wamena, Baliem Barat, dan Nduga agar memediasi rakyat untuk menahan diri.

"Perselisihan antar keluarga ini tidak boleh berimbas kepada perang suku hingga di luar Wamena. Semua tidak terprovokasi dengan adu domba ini," pesannya.

Antisipasi Aksi Susulan

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, pihaknya telah melakukan penjagaan pada kedua kelompok massa, untuk mengantisipasi aksi susulan.

"Korban yang meninggal dunia dan luka-luka sudah dievakuasi ke RSUD Wamena untuk dilakukan pemeriksaan medis," jelasnya.

Baca: Harus Dikirim dari Jayapura, Harga Pinang di Wamena Papua Tembus Rp 5 Ribu Per Buah

Mediasi

Menyikapi bentrokan, Bupati Lanny Jaya Befa Jigibalom bersama Forkopimda Jayawiya melakukan pertemuan dengan masyarakat Kabupaten Lanny Jaya untuk menyelesaikan konflik antarsuku tersebut.

"Kami pemerintah tidak berpihak kepada siapapun dan berada di tengah-tengah, kita akan payungi seluruh masyarakat agar masalah ini dapat segera diselesaikan dengan baik."

"Kita berdoa agar permasalahan ini dapat segera diselesaikan, sehingga tidak meluas menjadi permasalahan baru," ujar Befa.

Sementara itu Bupati Jayawijaya John Richard Banua meminta agar semua yang terlibat dalam pertikaian tersebut bisa menahan diri agar jumlah korban dan kerugian materil tidak bertambah.

Selain itu, ia bersama unsur Forkompinda dari Lanny Jaya maupun Nduga, berusaha menyelesaikan permasalahan yang terjadi.

"Permasalahan yang terjadi kemarin bagaimana agar kita dapat selesaikan dengan baik dan saya harap agar kita bisa menahan diri. Saya senang karena tokoh-tokoh dapat mengendalikan masyarakat di sini dengan baik," kata dia.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Pemerintah Dituding Lakukan Pembiaran Bentrok Antarwarga di Wamena Papua

# Komite Nasional Papua Barat (KNPB) # Papua # Wamena # korban kerusuhan Wamena bertambah # bentrokan

Editor: Danang Risdinato
Sumber: Tribun Papua

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved