HOT TOPIC
Fakta Baru Kasus Tabrak Lari Nagreg: 3 Oknum TNI Sempat Minta Ambulans untuk Handi dan Salsabila
TRIBUN-VIDEO.COM - Tiga oknum anggota TNI AD, Kolonel Inf Priyanto, Kopda Andreas Dwi Atmoko, dan Koptu A Sholeh dihadirkan dalam proses rekonstruksi kasus tabrak lari di Nagreg , Bandung , Jawa Barat yang menewaskan Salsabila (14) dan Handi Hariasaputra (17).
Dalam rekonstruksi terungkap detik-detik tersangka mengevakuasi Handi dan Salsabila sesaat setelah kejadian.
Menurut keterangan saksi, para tersangka bahkan sempat meminta ambulans untuk kedua korban.
Baca: Jembatan Ini Jadi Lokasi Pembuangan Sejoli Korban Kecelakaan Nagreg, Warga Ungkap Fakta Mengejutkan
Saefudin Juhri, saksi di kasus tabrak lari yang melibatkan 3 oknum TNI AD di Nagreg.
"Adegan tadi itu benar, sesuai saat kejadian," ujar Saefudin, setelah mengikuti rekontruksi.
Dari foto tersangka tabrak lari yang beredar, Saefudin tampak membelakangi sedang menatap dua tersangka mengangkut tubuh korban.
Saefudin mengaku, dalam rekontruksi tersebut, ia andil dalam 4 adegan, dari total 5 adegan dalam rekontruksi.
"Saya saat itu ikut membantu mulai menggotong korban dibawa ke pinggir, hingga dimasukkan ke mobil ada 4 adegan," kata Saefudin.
Saefudin merupakan, saksi satu-satunya yang dihadirkan dalam rekontruksi dan ikut dalam adegan rekontruksi.
Pada saat kejadian, Saefudin mengaku, ia mendengar suara benturan cukup keras.
Baca: Diungkap Saksi, Ternyata Begini Omongan Oknum TNI Kasus Tabrak Lari Salsa dan Handi di Nagreg
Setelah kejadian saat korban tergeletak, banyak orang yang melihat dari jauh tapi tak menghampiri.
Kemudian Saefudin akhirnya mendekati tempat kejadian perkara.
"Korban yang satu di kolong yang satu di pinggir jalan," ucapnya.
Lalu, ia dan tersangka mengevakuasi korban ke jalan yang menuju makam.
Bahkan menurut Saefudin, tersangka sempat menanyakan apakah ada ambulan di sini.
"Kan saya tak tahu, saya jawab gak ada di sini, gak ada ambulan," tuturnya.
Saat kejadian, korban tak langsung dibawa oleh para pelaku.
Baca: 3 Oknum TNI Penabrak Sejoli di Nagreg Peragakan 5 Adegan dalam Rekonstruksi, Warga Bersorak Kesal
Mereka sempat menunggu di loasi kejadian sekitar 10 menit.
Saefudin tak menyangka, tersangka bukan membawanya ke rumah sakit melainkan membuang korban di Sungai Serayu, Jawa Tengah.
Bersama suaminya yakni Jajang (47), Suryati (41) menyaksikan rekonstruksi kasus tabrak lari di Nagreg, Bandung, Jawa Barat yang menewaskan putrinya yakni Salsabila (14) dan rekan anaknya yakni Handi Hariasaputra (17).
Suryati mengaku masih merasa sedih kehilangan putrinya secara tak wajar pada 8 Desember 2021 lalu. (Tribun-Video.com/ TribunWow.com/ TribunJabar.id)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Oknum TNI Sempat Minta Ambulans untuk Handi dan Salsabila: Tolonglah Bantuin
# HOT TOPIC # tabrak lari # Nagreg # TNI # ambulans # Bandung
Reporter: Rena Laila Wuri
Video Production: Andy Prasetiyo
Sumber: TribunWow.com
LIVE UPDATE
LIVE UPDATE SIANG: Emak-emak Viral Cekcok Berujung Tersangka, KKB Pembunuh TNI Tewas Ditembak
17 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Sumbang Rp1 Miliar untuk Dukung Persib Bandung, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih ke Ara Sirait
2 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Kapal Perang AS Terdeteksi di Selat Malaka, TNI AL Sebut Keberadaan Kapal USS Miguel Keith Sah
2 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.