Kamis, 23 April 2026

HOT TOPIC

Fakta Baru Kasus Tabrak Lari Nagreg: 3 Oknum TNI Sempat Minta Ambulans untuk Handi dan Salsabila

Selasa, 4 Januari 2022 07:37 WIB
TribunWow.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Tiga oknum anggota TNI AD, Kolonel Inf Priyanto, Kopda Andreas Dwi Atmoko, dan Koptu A Sholeh dihadirkan dalam proses rekonstruksi kasus tabrak lari di Nagreg , Bandung , Jawa Barat yang menewaskan Salsabila (14) dan Handi Hariasaputra (17).

Dalam rekonstruksi terungkap detik-detik tersangka mengevakuasi Handi dan Salsabila sesaat setelah kejadian.

Menurut keterangan saksi, para tersangka bahkan sempat meminta ambulans untuk kedua korban.

Baca: Jembatan Ini Jadi Lokasi Pembuangan Sejoli Korban Kecelakaan Nagreg, Warga Ungkap Fakta Mengejutkan

Saefudin Juhri, saksi di kasus tabrak lari yang melibatkan 3 oknum TNI AD di Nagreg.

"Adegan tadi itu benar, sesuai saat kejadian," ujar Saefudin, setelah mengikuti rekontruksi.

Dari foto tersangka tabrak lari yang beredar, Saefudin tampak membelakangi sedang menatap dua tersangka mengangkut tubuh korban.

Saefudin mengaku, dalam rekontruksi tersebut, ia andil dalam 4 adegan, dari total 5 adegan dalam rekontruksi.

"Saya saat itu ikut membantu mulai menggotong korban dibawa ke pinggir, hingga dimasukkan ke mobil ada 4 adegan," kata Saefudin.

Saefudin merupakan, saksi satu-satunya yang dihadirkan dalam rekontruksi dan ikut dalam adegan rekontruksi.

Pada saat kejadian, Saefudin mengaku, ia mendengar suara benturan cukup keras.

Baca: Diungkap Saksi, Ternyata Begini Omongan Oknum TNI Kasus Tabrak Lari Salsa dan Handi di Nagreg

Setelah kejadian saat korban tergeletak, banyak orang yang melihat dari jauh tapi tak menghampiri.

Kemudian Saefudin akhirnya mendekati tempat kejadian perkara.

"Korban yang satu di kolong yang satu di pinggir jalan," ucapnya.

Lalu, ia dan tersangka mengevakuasi korban ke jalan yang menuju makam.

Bahkan menurut Saefudin, tersangka sempat menanyakan apakah ada ambulan di sini.

"Kan saya tak tahu, saya jawab gak ada di sini, gak ada ambulan," tuturnya.

Saat kejadian, korban tak langsung dibawa oleh para pelaku.

Baca: 3 Oknum TNI Penabrak Sejoli di Nagreg Peragakan 5 Adegan dalam Rekonstruksi, Warga Bersorak Kesal

Mereka sempat menunggu di loasi kejadian sekitar 10 menit.

Saefudin tak menyangka, tersangka bukan membawanya ke rumah sakit melainkan membuang korban di Sungai Serayu, Jawa Tengah.

Bersama suaminya yakni Jajang (47), Suryati (41) menyaksikan rekonstruksi kasus tabrak lari di Nagreg, Bandung, Jawa Barat yang menewaskan putrinya yakni Salsabila (14) dan rekan anaknya yakni Handi Hariasaputra (17).

Suryati mengaku masih merasa sedih kehilangan putrinya secara tak wajar pada 8 Desember 2021 lalu. (Tribun-Video.com/ TribunWow.com/ TribunJabar.id)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Oknum TNI Sempat Minta Ambulans untuk Handi dan Salsabila: Tolonglah Bantuin

# HOT TOPIC # tabrak lari # Nagreg # TNI # ambulans # Bandung

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Rena Laila Wuri
Video Production: Andy Prasetiyo
Sumber: TribunWow.com

Tags
   #HOT TOPIC   #tabrak lari   #Nagreg   #TNI   #ambulans   #Bandung

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved