Kamis, 16 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Pekerja SPBU Sindir Karyawan Pertamina: Aneh, Gaji Sampai Rp70 Juta tapi Masih Mau Mogok Kerja

Rabu, 29 Desember 2021 19:05 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pekerja SPBU yang tergabung dalam Aliansi Pekerja SPBU mengkritik rencana aksi mogok kerja yang akan dilakukan oleh Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB).

Aksi rencana mogok kerja itu sendiri rencananya  akan dilakukan pada 29 Desember 2021 hingga 7 Januari 2022.

Diketahui, alasan rencana mogok kerja ini lantaran soal pemangkasan gaji yang dilakukan manajemen pertamina.

Dikutip dari Kompas.com, Ketua Aliansi Pekerja SPBU, Dadan Suryana menilai tuntutan aksi mogok yang dilakukan FSPPB sangat janggal.

Sebab kata dia, gaji pekerja Pertamina tersebut sangat tinggi dibandingkan gaji para petugas SPBU.

Dadan menuturkan, gaji para pekerja pertamina mencapai Rp70 juta rupiah.

"Aneh saja saya kira, gaji mereka ada yang sampai Rp 70 juta sebulan, lalu (mau) bikin aksi mogok seperti itu, saya pikir janggal saja," kata Dadan.

Dadan juga menilai tuntutan FSPPB yang meminta agar Menteri BUMN Erick Thohir mencopot Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dari jabatannya merupakan tuntutan yang sangat politis.

Baca: Seusai FSPPB Ancam Mogok Kerja, Ahok Langsung Pastikan Rencana Pertamina Potong Gaji Karyawan Batal

Padahal, menurut Dadan, kinerja Nicke sejauh ini tidak ada masalah.

Sehingga akan aneh jika tiba-tiba dicopot tanpa ada alasan yang jelas.

"Emang kasusnya apa sih sampai harus dicopot? Sejauh ini saya pikir enggak ada masalah kok. Jangan sampai deh, aksi ini karena ada yang pengin jabatan Dirut di Pertamina, ya jangan begitulah," kata dia.

Dadan menilai, seharusnya para pegawai Pertamina yang berencananya mogok kerja bersyukur karena sudah mendapatkan gaji yang sangat besar.

Sebab para gaji para pekerja di SPBU banyak yang masih d ibawah upah minimum regional (UMR).

Oleh karena itu, Dadan meminta menyarankan agar FSPPB berpikir ulang untuk melaksanakan mogok kerja tersebut.

Apalagi, akibat dari aksi mogok akan berdampak pada menurunnya kinerja perusahaan.

Sementara itu, Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemenaker, Indah Anggoro Putri buka suara.

Ia menyebut, aksi mogok kerja nasional yang rencananya dilaksanakan oleh seluruh pekerja Pertamina pada Rabu (29/12/2021) pun dibatalkan.

Pihak direksi disebutnya akan membuka seluas-luasnya komunikasi dengan para pekerja Pertamina yang diwakili oleh pengurus FSPPB.

(Tribun-Video.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Aliansi Pekerja SPBU: Aneh, Gaji Karyawan Pertamina Sampai Rp 70 Juta tapi Masih Mogok Kerja

# TRIBUNNEWS UPDATE # Aliansi Pekerja SPBU # Pertamina # mogok kerja

Editor: fajri digit sholikhawan
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved