PANGGUNG DEMOKRASI
PANGGUNG DEMOKRASI: Dampak Penghapusan Premium dan Pertalite
TRIBUN-VIDEO.COM - Pemerintah semakin serius mewujudkan rencana penghapusan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium dan Pertalite.
Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Soerjaningsih mengatakan, kebijakan itu diambil untuk menekan emisi karbon yang disebabkan oleh bahan bakar beroktan rendah.
BBM jenis Premium beroktan 88 dan Pertalite 90, sementara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan ketentuan untuk menjual bahan bakar beroktan minimal 91.
Mau tidak mau, masyarakat harus beralih ke BBM jenis Pertamax beroktan 92, tentu saja dengan harga yang lebih mahal.
Bagaimana dampak peralihan penggunaan jenis bahan bakar ini bagi masyarakat dan perekonomian?
Kita akan membahasnya dalam Panggung Demokrasi bersama Pengamat Ekonomi FEB UNS, Ibu Retno Tanding Suryandari. (*)
Baca: PANGGUNG DEMOKRASI: Fenomena Sewa iPhone, Gejala Post Modernisme?
Baca: PANGGUNG DEMOKRASI: Jaga Aset dari Ancaman Mafia Tanah
Sumber: Tribunnews.com
Terkini Nasional
Menteri Pertanian Amran Sulaiman: Pemerintah Siapkan Bensin E20 dari Campuran Jagung dan Tebu
7 hari lalu
Terkini Nasional
Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik 1 April! Pertalite & Solar Tetap, Ini Batas Pembeliannya
7 hari lalu
Terkini Nasional
Harga BBM per 1 April di Indonesia Tak Ada Kenaikan Sesuai Arahan Pemerintah, Ini Daftar Lengkapnya
7 hari lalu
Nasional
Ini Kata Bahlil soal Isu Harga BBM Naik Tajam Mulai 1 April 2026: Presiden Punya Hati untuk Rakyat
Selasa, 31 Maret 2026
Mancanegara
Bahlil Pastikan Solar dan Pertalite Tidak akan Naik Hingga Lebaran di Tengah Perang AS-Iran
Kamis, 5 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.