Jumat, 24 April 2026

Terkini Daerah

Anak Usia 14 Tahun di Bandung Diculik dan Dirudapaksa Ramai-ramai hingga Dijual di Media Sosial

Rabu, 29 Desember 2021 11:55 WIB
TribunJakarta

TRIBUN-VIDEO.COM - Jagat media sosial Instagram, dihebohkan dengan kabar yang menyebut remaja berusia 14 tahun diculik dan dirudapaksa beramai-ramai.

Tak cuma itu, remaja tersebut juga dikabarkan dijual oleh pelaku ke puluhan hidung belang.

Informasi penculikan dan rudapaksa itu awalnya diposting pemilik akun @alvianakmal.

Dalam postingannya, Ia menuliskan kronologis singkat peristiwa tersebut.

"Viralkan, anak di bawah umur berumur 14 tahun, diculik dan dirudapaksa ramai-ramai setelah itu dijual dijadikan PSK," tulis pemilik akun, Selasa (28/12/2021).

Baca: Heboh! Viral Video Percobaan Penculikan Anak di Medan Diduga Melibatkan Tentara, Begini Faktanya

Korban diculik sejak 15 Desember 2021 dan baru ditemukan pada 22 Desember 2021.

Korban ditemukan oleh ayahnya sendiri.

Dari informasi yang tertera di media sosial, dituliskan bahwa sejumlah pelaku berinisial S, I, dan L sudah diamankan oleh polisi.

Pantauan TribunJakarta.com, di media sosial juga viral saat video ayah korban mengamuk ke seorang pria, yang diduga sebagai pelaku rudapaksa.

Ayah korban terlihat ingin menghajar pelaku, namun ditahan oleh sejumlah orang.

"Bohong wae mane mah," teriak ayah korban penuh emosi.

Bukan cuma itu, di video viral tersebut juga terdengar suara tangisan perempuan.

Polisi rupanya membenarkan peristiwa tak manusiawi itu.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Rudi Trihandoyo mengatakan, korban dan pelaku awalnya berkenalan lewat facebook.

"Kronologisnya dia (korban) kenalan lewat Facebook sama pelaku. Dia diajak ketemu," ujar Rudi, saat dihubungi, Selasa (28/12/2021).

Keduanya akhirnya janjian untuk bertemu disebuah tempat di Andir, Kota Bandung. Saat itu, pelaku mencekoki korban dengan minuman keras.

Rudi tidak merinci berapa jumlah pelaku saat bertemu korban. Ia hanya memastikan bahwa setelah dicekok minuman keras, korban dirudapaksa pelaku.

Adapun usai dirudapaksa, korban kemudian dijajakan di media sosial melalui aplikasi Michat.

"Dicekoki minuman miras, setelah itu dirudapaksa," katanya.

Saat ini baru tiga orang pelaku yang diamankan polisi dan menjalani pemeriksaan.

Ketiganya terdiri dari dua pria dan seorang wanita.

"Pelakunya kita amankan laki-laki dua orang dan satu perempuan, istri salah satu pelaku karena dia ada situ jadi turut serta," ucapnya.

Baca: Tangkap Pelaku Pembunuhan dan Penculikan Balita di Demak, AKP Agil Teriak: Mbok Apakne Kok Mati!

Pelaku berinisial S, I dan L.

AKBP Rudi Trihandoyo mengatakan, ketiga pelaku memiliki peran masing-masing.

"Pertama inisial I, dia kenalan lewat Facebook dengan korban," ujar Rudi, saat dihubungi, Selasa (28/12/2021).

I kemudian mengajak rekannya yakni S bersama L sepasang suami istri untuk bersama-sama menjual korban melalui aplikasi Michat.

L merupakan istri dari S dan diduga turut terlibat dalam perkara tersebut yakni dengan mengancam dan terlibat menjual korban.

"Muncikarinya I sama S yang menawarkan korban di Michat," katanya.

Saat ini, kata dia, korban masih mengalami trauma akibat diculik dan dirudapaksa oleh pelaku.

"Korban sekarang sudah mendapat pendampingan dari pusat terpadu perempuan dan anak," ucapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Viral Video Ayah di Bandung Ngamuk ke Seorang Pria, Anaknya Berusia 14 Tahun Dirudapaksa Lalu Dijual

Video Production: febrylian vitria cahyani
Sumber: TribunJakarta

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved