Terkini Metropolitan
2 Anggota ormas Tergeletak di Jembatan Alun-alun Karawang, Diduga Dipukuli OTK seusai Salat Jumat
TRIBUN-VIDEO.COM - Foto dan video dua pria tergeletak berlumuran darah di Jembatan Alun-alun Karawang viral di media sosial.
Salah satunya diunggah akun media sosial @infokrw pada Jumat (24/12/2021) kemarin.
Dalam keterangannya dituliskan pria terlihat tak sadarkan diri berlumuran darah di Jembatan Alun-alun arah RSUD.
Menurut laporan warga setempat, pria itu diduga dipukuli oleh beberapa orang tak dikenal, Jumat (24/12) pukul 13.00 WIB.
Dari informasi yang dihimpun kedua korban tersebut masing-masing bernama Rifai dan Kacung. Keduanya merupakan anggota organisasi masyarakat (Ormas) GMPI Karawang.
Saksi mata bernama Endang (43) menyebut bahwa peristiwa tersebut terjadi usai salat Jumat.
Baca: Sosok Teroris Diamankan di Kalsel, Aktif Bermedia Sosial hingga Kerap Buat Konten Video Naik Gunung
Baca: Heboh di Media Sosial Chat WA Genit Sopir Bus BST ke Penumpang Wanita, Begini Respons Gibran
Dia yang sedang berdagang tidak tahu bagaimana persisnya peristiwa tersebut.
Akan tetapi kondisi korban ketika berjalan sempoyongan itu penuh darah dan terdapat luka bacokan senjata tajam.
"Saya melihat korban menyeberang, terus jatuh, langsung banyak orang ramai. (Korban) terkapar sekitar sepuluh menit. Terus langsung dibawa sama warga pakai mobil bak ke RSUD Karawang," terang Endang.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Oliestha Ageng Wicaksana membenarkan peristiwa tersebut.
Akan tetapi belum bisa banyak memberikan keterangan.
"Masih dalam penyelidikan, mohon menunggu," ungkap Oliestha.(*)
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Viral, Dua Orang Pemuda Tergeletak Berlumuran Darah Dekat Alun-alun Karawang
# Karawang # media sosial # orang tak dikenal (OTK) # senjata tajam
Sumber: Warta Kota
Tribunnews Update
Viral Video Ulang Tahun di Paris, Seskab Teddy Klarifikasi, Tegaskan Momen Spontan Tanpa Kemewahan
4 hari lalu
Musik
Lagu Jawa Viral di TikTok, Lirik Titip Kangen - Sun Gondrong: Tak Suwun Slirane Gelem Sabar Ngenteni
Sabtu, 11 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.