Sabtu, 16 Mei 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Video Ucapan Habib Bahar Smith yang Singgung Jenderal Dudung, Dianggap Memelintir Pernyataan KSAD

Selasa, 21 Desember 2021 13:41 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Habib Bahar bin Smith harus kembali berurusan dengan polisi seusai pernyataan kontroversinya yang menyinggung KSAD Jenderal Dudung Abdurachman.

Ia pun dilaporkan ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik.

Video Bahar Bin Smith yang menyinggung nama KSAD Jenderal Dudung tersebut juga viral di media sosial.

Dalam video yang viral itu, tampak Habib Bahar mempertanyakan dedikasi orang nomor satu di TNI Angkatan Darat itu sewaktu terjadi erupsi Gunung Semeru.

Bahar Smith menganggap bahwa Jenderal Dudung tidak banyak membantu masyarakat yang terdampak erupsi.

"Mana yang kemarin nurunin balihonya Habib Rizieq? Mana Jenderal baliho mana yang kemarin nurunin baliho Habib Rizieq? Yang kemarin ngomong bubarkan saja FPI, mana kok nggak keliatan di Semeru? Mana!!! Dudung, Dudung…," ujar Habib Bahar dalam sebuah video.

Ia menyebut bahwa Jenderal Dudung tak berpihak pada ormas islam dan justru ingin menjadikan saudara Organisasi Papua Merdeka (OPM).

"Giliran sama ormas Islam galak. Sama OPM yang jelas-jelas teroris, separatis ‘itu saudara kita’, ‘mereka saudara kita, harus kita rangkul’. Eh kemarin Mahfud MD langsung ngomong depan dia, ‘OPM bukan saudara kita," kata Habib Bahar.

Diketahui, Bahar bin Smith dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dua laporan.

Ia dilaporkan pada 7 Desember bersama Eggi Sudjana, kemudian dilaporkan kembali pada 17 Desember atas pernyataannya yang diduga mengandung ujaran kebencian.

Habib Husin Shahab, satu dari pelapor mengungkapan bahwa dirinya melaporkan Bahar bin Smith karena menyinggung pernyataan Jenderal Dudung.

Menurutnya, Bahar dan Eggi dinilai memelintir omongan Dudung: "Dirinya terbiasa berdoa dengan bahasa Indonesia karena Tuhan bukan orang Arab".

“Yang jadi masalah itu ketika Eggi dan Bahar memelintir bahasanya Pak Dudung. Seolah-olah Pak Dudung itu menyetarakan antara manusia dan Tuhan. Ini yang jadi masalah,” ucap Husin usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Senin (20/12/2021).

Husin menganggap bahwa tak ada yang salah dari ucapan Jenderal Dudung.

Karena menurutnya, siapapun bisa berdoa dengan bahasa apapun.

“Kan jelas bahasanya bahwa Pak Dudung cuma bilang saya berdoa pakai bahasa Indonesia saja, yang simpel saja dan apa salahnya kalau kita berdoa pakai bahasa Ibrani gitu, emang Tuhan enggak bisa mendengar? Pakai bahasa Indonesia memang Tuhan enggak bisa mendengar?” imbuhnya.

Terkait pelaporan ini, Kepela Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan membenarkannya.

Ia menjelaskan bahwa sata ini, pihaknya tengah menindaklanjuti dua laporan yang dilayangkan kepada Bahar bin Smith.

"Ini masih dipelajari, didalami dulu, nanti baru ditindaklanjuti, yang jelas semua laporan akan ditindaklanjuti kepolisian," ucap Zulpan kepada wartawan, Senin (20/12/2021).

(Tribun-Video.com/Tribunnews)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polisi Jelaskan Laporan Dugaan Ujaran Kebencian yang Menjerat Habib Bahar bin Smith dan Eggi Sudjana

# Polda Metro Jaya # Habib Bahar bin Smith # KSAD Jenderal Dudung Abdurachman

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Reporter: Nila
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved