Sabtu, 11 April 2026

Kabar Viral

Viral di Media Sosial Perawat yang Diduga Dirudapaksa Driver Ojol, Polisi Langsung Buru Pelaku

Minggu, 19 Desember 2021 13:49 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang perawat dari penyedia jasa layanan kesehatan Ammarai Healthcare Assistance diduga dirudapaksa seorang sopir taksi GoCar, salah satu layanan dari perusahaan GoJek. Kasus rudapaksa tersebut hingga Sabtu (18/12/2021) belum dilaporkan ke kepolisian.

Di satu sisi, pihak GoJek Indonesia telah menonaktifkan sopir yang diduga memerkosa seorang perawat tersebut. Berikut merupakan rangkuman fakta soal kasus itu:

Mencuat dari Twitter Pihak Ammarai Healthcare Assistance menulis cuitan soal peristiwa yang dialami salah satu perawatnya melalui akun Twitter @ammarai_hc pada Sabtu kemarin.

"Perawat kami mengalami pemerkosaan oleh mitra gocar," demikian twit dikutip dari Twitter @ammarai_hc, Sabtu (18/12/2021).

Pihak Ammarai Healthcare Assistance mengaku sudah melaporkan dugaan kasus pemerkosaan oleh driver Gocar itu ke perusahaan Gojek.

Pihak Ammarai Healthcare Assistance berharap laporan tersebut ditindaklanjuti dan pelaku segera ditangkap.

"Kami sudah lapor dgn No pelaporan: 92760963 tapi belum direspon selayaknya.

Baca: Viral Driver GoCar Diduga Rudapaksa Perawat di Jakarta, Gojek Nonaktifkan Akun, Polisi Langsung Usut

Mohon diproses segera untuk dicari pelaku, agar segera ditangkap dan tidak menimbulkan korban lainnya," tulis Ammarai.

Polisi mulai bergerak Mengetahui hal itu, Polres Metro Jakarta Selatan langsung menjemput bola.

"Kami akan melakukan pengusutan tuntas dan jemput bola terkait kasus tersebut," ujar Kasatreskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Ridwan R Soplanit saat dikonfirmasi, Sabtu.

Menurut Ridwan, penyidik tengah menelusuri informasi dugaan pemerkosaan oleh sopir taksi online yang viral di media sosial tersebut.

Berdasarkan informasi yang didapatkan penyidik, katanya, korban merupakan seorang perawat di salah satu klinik. "Kami dapat informasi dia (korban) ada di satu klinik atau rumah sakit.

Kami lagi cek dahulu ya," kata Ridwan. Korban juga diketahui belum membuat laporan resmi ke kepolisian terkait peristiwa yang dialaminya.

"Dari hasil penelusuran kami, sejauh ini korban belum melakukan pelaporan ke polisi," pungkasnya.

Respons Gojek Indonesia Senior Vice President Corporate Affairs Gojek Indonesia Rubi Purnomo mengatakan, perusahaan telah menonaktifkan driver yang tidak diungkap identitasnya itu untuk keperluan penyelidikan.

Menurut Rubi, Gojek Indonesia tengah berkoordinasi dengan kepolisian dan perwakilan pihak korban untuk mengusut tuntas dugaan pemerkosaan itu.

Baca: Viral Video Puluhan Driver Ojek Online Bawa Hadiah & Buat Warganet Penasaran: Siapakah Pengirimnya?

"Saat ini kami sedang berkoordinasi intensif dengan pihak berwajib, serta perwakilan korban untuk segera mengusut kasus ini," ujar Rubi.

Gojek Indonesia, kata Rubi, mengutuk keras dugaan pemerkosaan oleh driver Gocar yang terjadi pada 16 Desember 2021 tersebut.

Cemarkan nama baik mitra Rubi menyatakan, kasus tersebut telah mencemarkan nama baik para mitra pengemudi.

"Hal ini dapat mencemarkan nama baik para mitra driver kami yang telah bekerja keras untuk keluarga mereka dan melayani pelanggan kami," ujar Rubi.

Dia menambahkan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan pihak perwakilan korban untuk menawarkan pendampingan psikis.

"Kami telah menghubungi pihak korban serta menawarkan pendampingan dan bantuan mulai dari perawatan hingga pemulihan secara fisik maupun psikis," ujar Rubi.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kasus Perawat Diperkosa Driver GoCar: Polisi Langsung Usut, Gojek Nonaktifkan Pelaku

# perawat # Driver Gojek # dirudapaksa # media sosial

Sumber: Kompas.com

Tags
   #perawat   #driver Gojek   #dirudapaksa   #media sosial

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved