Sabtu, 18 April 2026

Viral di Medsos

Viral Kisah Kades Pilih Mantu daripada Peserta Ranking 1 saat Tes Perangkat Desa, Ini Alasannya

Minggu, 19 Desember 2021 09:49 WIB
TribunSolo.com

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUN-VIDEO.COM - Sebuah tes pemilihan perangkat desa di Karanganyar viral di media sosial.

Dalam informasi yang dibagikan, disebutkan kepala desa lebih memilih menantunya lolos jadi perangkat desa dibanding peserta peringkat pertama dalam tes seleksi perangkat desa.

Sontak hal ini jadi sorotan publik hingga viral.

Peristwa tersebut terjadi di Desa Plumbon, Tawangmangu, Karanganyar.

Dilansir dari TribunSolo.com, kisah tersebut menjadi sorotan setelah Eka Widyayu Wardani, salah satu peserta dalam seleksi tes tersebut menceritakannya di media sosial.

Baca: Viral Video Ribuan Laron Beterbangan di Dalam Gerbong KRL Jakarta-Bogor, Buat Penumpang Panik

Widya mengaku kecewa dengan Kades yang lebih memilih menantunya sendiri menjadi perangkat desa.

Terlebih, nilai dari menantunya itu dibawah rata-rata passing grade yang ditetapkan.

Postingan tersebut berisikan foto surat dari panitia seleksi perangkat Desa Plumbon.

"Kemudian hasilnya dibagikan kepada semua peserta satu per satu," kata Eka pada Jumat (17/12/2021), dikutip dari Tribun Solo.

Isinya, pengumuman hasil seleksi pengisian perangkat desa dengan nomor 017/F.09/FISIP-UNSA/XII/ 2021 tertanggal 7 Desember 2021.

Dalam surat terlihat, ada sembilan daftar nama peserta seleksi.

Dari 9 nama itu, ada 7 yang lolos passing grade.

Kemudian, dari 7 nama yang terpilih akan dikonsultasikan dengan camat sebanyak 2 calon.

Widya diketahui mendapatkan nilai akhir tes sebesar 73,92.

Sementara, peserta terpilih adalah menantu Kades bernama Joko Sujiyanto dengan nilai 60,55.

Saat dikonfirmasi, Widya membenarkan postingannya.

Kemudian, dia mengaku kaget tiba-tiba beredar undangan tamu untuk pelantikan pada Senin (13/12/2021) lalu.

Sedangkan semua peserta yang dinyatakan lulus dalam proses ini tidak diberikan informasi atau pengumuman yang resmi.

"Tidak ada informasi siapa yang akan dilantik dan atas dasar apa kenapa bisa terpilih untuk dilantik," tutur Eka.

Buntut dari viralnya cerita tersebut, Inspektorat Kabupaten Karanganyar memanggil pejabat di Desa Plumbon dan Camat Tawangmangu.

Plt Kepala Inspektorat Kabupaten Karanganyar, Suprapto mengatakan, pemanggilan ditujukan kepada Kepala Desa Plumbon, panitia seleksi perangkat desa, serta Camat Tawangmangu.

Suprapto mengatakan, pihaknya masih melakukan pengumpulan data-data dari berbagai pihak.

Kades Plumbon Bantah Langgar Aturan

Kepala Desa Plumbon, Suwaji membantah dirinya telah melanggar aturan yang berlaku.

Suwaji mengklaim proses seleksi perangkat desa tersebut sesuai dengan Perbup Bupati Karanganyar yang belaku.

"Saya tidak melanggar aturan," aku dia.

Sementara, Camat Tawangmangu Agus Dwitanto mengaku proses seleksi perangkat desa di Desa Plumbon sesuai dengan Perbup Karanganyar nomor 35 tahun 2020 tentang perubahan atas Perbup Karanganyar nomor 77 tahun 2019 tentang Perangkat Desa.

Baca: Viral Hadiah Bupati Cup Pandeglang 2021 Hanya Rp 95 Ribu, Dispora Sebut Sudah Dipotong Pajak

"Proses seleksi sudah sesuai dengan Perbup yang belaku, dari pihak Desa yang mengajukan," ucap Agus.

Agus mengatakan, syarat terpilihnya perangkat desa atas dasar syarat nilainya di atas passing grade.

Meskipun begitu, ia menyebut peserta yang terpilih menjadi merupakan wewenang kepala desa setempat selaku pembuat seleksi.

"Sehingga yang punya kewenangan memilih perangkat desa yaitu kepala Desa itu sendiri," tandasnya.

Beberapa alasan Kades memilih pria tersebut yaitu mempunyai pengalaman kerja di luar negeri dan berperilaku baik serta positif kepada masyarakat.(*)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Alasan Kades Plumbon Tawangmangu Pilih Anak Mantu Lolos Jadi Perangkat : Pernah Kerja di Luar Negeri

# perangkat desa # viral di media sosial # kades # Karanganyar

Video Production: Fitriana SekarAyu
Sumber: TribunSolo.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved