Rabu, 8 April 2026

Terkini Daerah

Relawan dan Warga Lumajang Berlarian saat Gunung Semeru Keluarkan Awan Panas Guguran

Kamis, 16 Desember 2021 17:30 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Sejumlah relawan berlarian turun dari lokasi bencana letusan Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur menyusul terjangan awan panas guguran (APG), Kamis (16/12/2021).

Sejumlah relawan berlarian turun dari lokasi bencana letusan Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur. Mereka berupaya menyelamatkan diri dari awan panas Gunung Semeru.

Peristiwa relawan dan warga yang berlarian tersebut terekam dalam sebuah video amatir.

Dalam video terlihat sejumlah relawan dan warga panik. Tampak pula sejumlah kendaraan berat menjauh dari lokasi guguran awan panas.

“Tadi sekitar pukul 09.30 WIB terjadi awan panas guguran (APG) lagi,” kata Ketua Badan Rescue Nasdem Jember David Handoko Seto yang berada di lokasi bencana Semeru kepada Kompas.com via telepon.

Sudah diprediksi

Menurut dia, munculnya awan panas guguran sudah diprediksi karena pada malam harinya di kawasan tersebut hujan.

“Ketika teman-teman tadi ada di lokasi pencarian, semua kru ditarik kembali,” ucap dia.

Dia menilai APG tersebut sangat berbahaya bila relawan tidak ditarik. Sebab, kecepatan APG tersebut bisa mencapai 10 kilometer per detik.

Baca: Suasana Wilayah Gunung Semeru seusai Erupsi Susulan, Diguyur Hujan hingga Banjir Material Batu

David menambahkan, tak hanya relawan yang turun, warga yang berada di lokasi rumah mereka juga berlarian.

Warga berada di lokasi bencana karena sedang membersihkan rumahnya dan mengemas sisa-sisa barang yang ditinggal.

Basarnas dan BPBD menginstruksikan agar warga meninggalkan lokasi.

“Tidak ada satu pun warga yang boleh ada di lokasi,” tambah dia.

Sekarang, kata dia, kondisi sudah mulai kondusif, meski ancaman awan panas guguran masih ada.

Warga dan relawan masih berada di posko pengungsian.

Wapres Ma'ruf Amin Batal Berkunjung ke Lumajang

Wapres Maruf Amin Kamis (16/12/2021) pagi, batal berkunjung ke Kabupaten Lumajang, Jawa Timur untukpengungsi korban erupsi Gunung Semeru.

Paspampres mengambil keputusan tersebut karena mempertimbangkan keselamatan Wapres.

Pasalnya, baru saja Gunung Semeru kembali meluncurkan Awan Panas Guguran (APG).

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lumajang, Yoga Pratomo mengatakan, pertemuan tersebut kini diganti dengan secara daring.

Baca: Viral Video Awan Panas Gunung Semeru Turun Lagi, Relawan Panik Berlarian Menyelamatkan Diri

Sedangkan, pihak pejabat Pemkab Lumajang menyapa Wapres K. H. Ma'ruf Amin di Kecamatan Pasirian.

"Batal karena sekitar jam 09.00 karena ada APG di Semeru," katanya.

Sementara itu, menurut data Pos Pantau Gunung Sawur, erupsi susulan terjadi sebanyak dua kali.

Guguran pertama terjadi sekira pukul 09.01 WIB. Tercatat dalam seismograf, amplitudo maksimum (amak) 25 mm.

Lama gempa 912 detik. Sementara jarak luncur dari puncak arah Curah Kobokan sepanjang 4,5 kilometer.

Sedangkan, guguran kedua terjadi pada pukul 09:30 WIB. Tercatat di seismogram, amak 17 mm dengan lama gempa 395 detik.

Jarak luncur tidak diketahui. Sebab gunung tertutup kabut ke arah Besuk Kobokan.

(Tony Hermawan)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Relawan dan Warga Berlarian Saat Gunung Semeru Keluarkan Awan Panas Guguran

# relawan # Gunung Semeru # awan panas # Lumajang

Video Production: Okwida Kris Imawan Indra Cahaya
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #relawan   #Gunung Semeru   #awan panas   #Lumajang

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved