Terkini Daerah
Kasus Gugatan Rp 501 Miliar ke Prabowo, Kubu Setiyadji Siap Hormati Proses Hukum
TRIBUN-VIDEO.COM, BLORA – Kasus gugatan mantan Ketua DPC Gerindra Blora, Setiyadji Setyawidjaja kepada Ketum DPP Gerindra Prabowo Subianto senilai Rp 501 miliar menemui babak baru.
DPD Gerindra Jawa Tengah (Jateng) yang melaporkan balik Setiyadji terkait pelanggaran kekarantinaan ke polisi (Polda Jateng).
Menanggapi hal itu Kubu Setiyaji siap hormati proses hokum dan tidak akan mangkir.
Kuasa Hukum Setiyadji, Farid Rudiantoro mengatakan, dalam gugatan yang dilakukan DPD Gerindra Jawa Tengah (Jateng) yang melaporkan kliennya terkait pelanggaran kekarantinaan, pihaknya siap kooperatif menjalani proses hukum
“Klien kita akan tetap menghormati proses hukum dan tidak akan mangkir,” ucapnya saat ditemui tribunjateng.com di Blora, Rabu (08/12/2021).
Baca: Awalnya Meremehkan, Polisi Baru Tangani Kasus Perampokan di Jaktim seusai Unggahan Korban Viral
Sebelumnya, pihaknya sudah melakukan upaya hukum dalam gugatan perdata khusus tentang partai politik (parpol) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Farid mengatakan, soal gugatan DPD Gerindra Jateng, pihak kliennya belum ada panggilan resmi tentang laporan atas dugaan pelanggaran Undang-undang Kekarantinaan Kesehatan.
“Jika nanti dari pengadilan nanti ada tindak lanjut yang dilaporkan oleh DPD jateng, maka kami akan patuh dan menghormati proses hukum yang berlaku,” ujarnya.
Baca: Misteri Isi Kertas yang Dilempar Seorang Kakek saat Kunjungan Presiden Jokowi ke Lumajang
Disinggung soal masalah betul tidaknya tuduhan tersebut, dirinya mengatakan belum tahu dan menyerahkan pada proses hukum yang berlaku.
“Kan tidak tahu, setiap warga Negara berhak melakukan uopay ahukum. Nanti terserah dia bukti laporannya seperti apa ? Nanti kita akan adu bukti,” tegasnya.
Ketika ditanya adanya laporan dari DPD Gerindra Jawa Tengah terhadap kliennya soal kekarantinaan, Farid menyatakan, sebetulnya soal gugatannya ke DPP Gerindra tidak ada hubungannya dengan pelaporan terhadap kliennya ke Polda Jateng oleh DPD Gerindra Jawa Tengah.
‘’Ini sama sekali tidak ada kaitannya. Kalau yang pertama perdata yang kedua ini pidana, untuk masalah buntut gugatan yang awal, ini saya gak tau,” tandasnya.
Sementara itu, Eks Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Blora, Setiyadji Setyawidjaja merasa sakit hati atas pemecatan yang menimpa dirinya.
Hal itu pula yang menjadi salah satu dasar Setiyadji menggugat Prabowo senilai Rp 501 miliar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
"Itu risiko politik, jadi namanya sakit hati yo biasalah, wong politik kok. Itulah risiko politik," ucap Setiyadji.
Setiyadji mengungkapkan perjalanan partai Gerindra dari awal munculnya di Blora.
Dirinya pernah menjabat sampai 2 periode sebagi Ketua Gerindra Blora.
Setiyadji mengaku mempunyai peran penting dalam terbentuknya Pimpinan Anak Cabang (PAC) di Kabupaten Blora pada waktu itu.
"Pada saat itu baru berjalan Gerindra itu ya ranting aja tidak ada, sampai saya besarkan seluruh 295 desa saya ciptakan ranting PAC semuanya berdiri sehingga kita bisa mengikuti pemilu, sehingga bisa lolos pemilu," terangnya.
Namun, setelah tidak memegang kendali di partai berlambang burung Garuda tersebut, Setiyadji hanya bisa berlapang dada digantikan oleh ketua DPC Gerindra Blora yang baru.
"Intinya saya itu legowo diganti karena itu mungkin pertimbangannya macam-macam, jadi kita profesional aja," pungkasnya. (kim)
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penggugat Prabowo Rp 501 Miliar, Dilaporkan DPP Gerindra Jateng Dugaan Pelanggaran Kekarantinaan
# Prabowo Subianto # Setiyadji Setyawidjaja # Setiyadji Setyawidjaja # Blora # dpd gerindra
Sumber: Tribun Jateng
Terkini Nasional
Momen RI-1 Pidato di Depan Uang Rp11,4 Triliun, Hasil Sitaan Satgas PKH Sikat Mafia Hutan
1 hari lalu
Terkini Nasional
Momen Pria Terobos Pengamanan & Adang Mobil Prabowo di Magelang demi Serahkan Berkas Aduan ke RI 1
1 hari lalu
Tribunnews Update
Prabowo Blak-blakan Klaim Ada Oknum Pejabat Jadi Beking Pencuri Uang Negara, Soroti Pengkhianatan
1 hari lalu
Terkini Nasional
Respons Gibran soal Usul JK Naikkan BBM: Mohon Maaf Tidak Sejalan dengan Arahan Presiden Prabowo
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.