Senin, 20 April 2026

HOT TOPIC

Sosok Pelaku Pengeroyokan Polisi di Jaksel, Ternyata Komplotan Geng Motor yang Sering Balap Liar

Rabu, 8 Desember 2021 17:42 WIB
TribunJakarta

TRIBUN-VIDEO.COM - Sebanyak enam pemuda terlibat pengeroyokan terhadap Brigadir Irwan Lombu di Bundaran Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Selasa (7/12/2021) sekira pukul 03.30 WIB.

Terungkap para pelaku tersebut merupakan komplotan geng motor yang kerap melakukan aksi balap liar di jalanan.

Dikutip dari TribunJakarta.com pada Rabu (8/12/2021), Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan memberikan penjelasan.

Baca: Sosok Pelaku Pengeroyokan Anggota Polisi di Pondok Indah, Ternyata Kakak Adik

Keenam pelaku itu berinisial FP, JW, N, FA, BB, dan A.

Mereka tergabung dalam geng motor yang sering melakukan balap liar.

"Mereka ini adalah satu komplotan dan pelaku balap liar karena upaya yang dilakukan korban untuk hentikan balap liar, para tersangka terganggu sehingga upaya provokasi dengan terkait balap liar," terang Zulpan, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (8/12/2021)..

Zulpan menerangkan, balap liar yang mereka lakukan berpindah-pindah lokasi.

Terungkap jumlah mereka sekira 60 orang.

Terkait pengeroyokan, keenam pelaku tersebut menggunakan pistol korek api.

Baca: Ricuh seusai Bubarkan Balap Liar, 2 Pelaku Pengeroyokan Polisi di Pondok Indah Berhasil Ditangkap

Zulpan mengungkapkan pistol itu untuk mengancam dan memukul korban.

"Itu senjata pistol korek jadi bukan senjata api jadi pistol korek untuk takut-takutin dan digunakan untuk pukul korban," kata Zulpan.

Ia menjelaskan, kasus pengeroyokan ini terungkap setelah polisi mengantongi rekaman CCTV dan video yang viral di media sosial.

Dalam video yang berdurasi 1 menit 24 detik itu yang menampilkan aksi pengeroyokan terhadap Brigadir Irwan.

Sejumlah pemuda menggiring dan memukuli Brigadir Irwan.

Sementara itu, Brigadir Irwan mencoba menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Polri miliknya.

Bahkan Istri korban berinisial S sampai memohon kepada para pelaku agar suaminya tidak dipukuli.

Baca: Ricuh seusai Bubarkan Balap Liar, 2 Pelaku Pengeroyokan Polisi di Pondok Indah Berhasil Ditangkap

"Bang, jangan pukul bang. Tolong, bang. Bukan, bukan (polisi) gadungan," minta istri korban.

Diketahui penyebab pengeroyokan ini saat Brigadir Irwan mengambil kunci motor atu di antara pelaku untuk membubarkan balap liar.

Karena tak terima, pelaku berteriak polisi gadungan dan pelaku lain terporovokasi.

"Korban berinisiatif mengambil salah satu kunci motor untuk membubarkan balap liar," jelasnya.

Hingga akhirnya korban dikeroyok para pelaku.

Pengeroyokan itu dilakukan di depan istri korban dan sejumlah anggota keluarganya.

Bahkan, pelaku merampas ponsel milik seorang saksi yang masih keluarga korban.

Kini, enam pelaku pengeroyokan tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca: Video Pengeroyokan terhadap Brigadir Irwan di Jakarta Viral di Medsos, Diteriaki Polisi Gadungan

Mereka dijerat Pasal 170 KUHP dan Pasal 212 KUHP Jo 214 KUHP dengan ancaman hukuman penjara delapan tahun enam bulan.

"Ancaman hukumannya pidana 8 tahun 6 bulan," tutur Zulpan. (Tribun-Video.com/ TribunJakarta.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Polisi Dihajar Geng Motor di Pondok Indah, Pelaku Beraksi Pakai Pistol Korek Api: Untuk Takut-takuti

# HOT TOPIC # pengeroyokan # polisi # geng motor # balap liar # Kebayoran # Polda Metro Jaya

Editor: Panji Anggoro Putro
Video Production: Ghozi LuthfiRomadhon
Sumber: TribunJakarta

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved