Viral Video

Viral Viedo Penumpang Ribut setelah Pesawat Gagal Mendarat di Bali karena Cuaca Buruk

Selasa, 7 Desember 2021 18:12 WIB
Tribun papuabarat

TRIBUN-VIDEO.COM - Viral di media sosial video yang memperlihatkan keributan penumpang di sebuah pesawat udara tujuan Jakarta-Bali karena pesawat gagal mendarat.

Video tersebut diunggah oleh akun Tiktok @princess_mikhayla-kyle.

Dalam video tersebut dijelaskan bahwa pesawat kembali ke Bandara Soekarno Hatta Jakarta "Return to Base" dikarenakan cuaca buruk di Bandara Ngurah Rai Bali hingga memancing keributan penumpang di dalam kabin.

Diketahui pesawat gagal mendarat ke Bali karena cuaca ekstrem dan harus putar balik ke Jakarta, Senin (6/12/2021).

"Ribut di pesawat. lah emang cuacanya jelek mau gimana coba. Petugas udarakan cuman menjalankan tugas sesuai aturan, gw mah yang penting selamat, meskipun kerjaan berantakan anggap aja bukan rezeki," tulis akun @princess_mikhayla-kyle dalam videonya itu.

Sebelumnya dalam aplikasi flightradar24 diketahui pesawat Super Air Jet No IU 754 berputar-putar di atas perairan Pulau Bali sampai akhirnya melakukan aksi Return to Base atau kembali ke pusat keberangkatan.

Ternyata pengalaman di pesawat udara tujuan Jakarta-Bali yang terjadi gangguan akibat cuaca ekstrem hari ini tidak hanya dialami oleh penumpang pesawat yang ditumpangi akun tiktok/Mikhayla saja, melainkan juga dialami oleh Dokter Spesialis Kecantikan dr Richard Lee MARS PhD.

Baca: Novel Baswedan Pastikan Terima Tawaran Jadi ASN Polri, Ungkap Terus Upayakan Pemberantasan Korupsi

Baca: Musim Penghujan, Waspada Demam Berdarah, Simak Cara Pencegahannya

Dalam video yang berbeda tentang cuaca buruk yang membuat penerbangan terganggu di sekitar Bandara Ngurah Rai, Bali, sehingga menyebabkan pesawat gagal landing atau mendarat juga diunggah oleh Richard dalam akun tiktoknya @drrichardlee.

Sepanjang penerbangan penumpang di pesawat yang ia tumpangi dari Jakarta ke Bali itu banyak yang berteriak dan menangis.

Ketika mendarat pun, salah satu temannya di dalam video itu pun bercerita dengan hebohnya, terutama mengenai perasaan mereka yang khawatir saat petir terjadi ketika pesawat mereka masih terbang di udara.

"Banyak penerbangan cancel, puter balik ke Jakarta. Tapi saya mendarat dengan selamat di Bali," tulisnya.

Dalam video tersebut Richard juga mengatakan bahwa itu adalah penerbangan paling mengerikan yang pernah dialaminya, dengan 4 kali periode seolah pesawat mau jatuh seperti roller coaster.

Sementara itu, Corporate Communication Super Air Jet, Carolina Lestari juga membenarkan adanya pesawat Super Air Jet harus melakukan Return to Base (RTB) karena cuaca buruk, yang kemudian menyebabkan pesawat harus putar balik kembali ke Jakarta karena gagal mendarat di Bandara Ngurah Rai Bali.

"Flight IU 754 rute CGK (Bandara Soekarno-Hatta)- DPS (Bandara Ngurah Rai) harus return ke CGK dikarenakan weather," kata Carolina dikutip dari Tribunnews, Senin (6/12/2021).

Ia memastikan kembali, kondisi cuaca jadi alasan pesawat harus kembali, karena cuaca buruk membuat pandangan pilot pesawat menjadi terbatas.

"Tidak ada faktor lain, hanya memang karena bad weather mengakibatkan visibility terbatas," jelasnya.

Cuaca di Bali saat Pesawat Gagal Mendarat

Berdasarkan keterangan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa kondisi cuaca umum harian di wilayah Bali saat ini memang berpotensi terjadi hujan intensitas ringan hingga lebat di sebagian besar wilayah provinsi tersebut pada siang hingga malam hari.

Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah III Denpasar, Agus Wahyu Raharjo SP mengatakan, suhu udara di Bali berkisar antara 22-31 derajat Celsius, dengan kelembapan udara berkisar antara 70-97 persen.

"Angin umumnya bertiup dari arah barat Daya-Barat dengan kecepatan berkisar antara 6-32 km per jam," jelasnya.

Baca: Cerita Sedih Paini Korban Erupsi Gunung Semeru: Bingung Pulang ke Mana, Habis Rumah Saya

Baca: Wagub DKI Klaim Sumur Resapan Efektif Atasi Genangan meski Kerap Ambles hingga Picu Kecelakaan

Sementara itu, gelombang laut di Perairan Utara Bali berkisar antara 0.5-2 meter, di Perairan Selatan bali berkisar antara 1,0-3,5 meter, di Selat Bali antara 0.5-3 meter dan di Selat Lombok berkisar antara 0.75- 3 meter.

Dengan kondisi itu, Agus mengingatkan agar masyarakat tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang dapat ditimbulkan dari cuara ekstrem seperti banjir, genangan air, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang dan kilat atau petir.

"Waspada potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang berdurasi singkat di sebagain besar wilayah Bali," ujarnya.

Sebelumnya, beredar video viral yang menunjukkan keributan penumpang pesawat Super Air Jet No IU 754 rute Jakarta-Bali yang gagal mendarat karena cuaca ekstrem. Alhasil, pesawat putar balik atau Retur to Base, kembali ke Jakarta setelah berputar-putar di atas langit Bali karena tak bisa mendarat. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunpapuabarat.com dengan judul Viral Video Keributan Penumpang setelah Pesawat Gagal Mendarat di Bali karena Cuaca Buruk

# Viral Video # penumpang pesawat # video viral di medsos # gagal mendarat

Editor: Ramadhan Aji Prakoso
Video Production: Puput Wulansari
Sumber: Tribun papuabarat

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved