TRIBUN SOLO UPDATE

Viral Video Syur Wanita Lakukan Adegan Tak Senonoh di Bandara YIA, Pelaku Kini Diburu Polisi

Jumat, 3 Desember 2021 15:14 WIB
Tribun Jogja

TRIBUN-VIDEO.COM - Sebuah video syur yang memperlihatkan adegan tak senonoh seorang perempuan di area Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) di Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, viral di media sosial Twitter.

Video berdurasi 1 menit 23 detik itu diunggah oleh sebuah akun Twitter satu di antara warganet pada Kamis (23/11/2021) lalu.

Atas viralnya video itu, kini polisi berupaya melakukan pencarian terhadap pelaku dalam video tersebut.

Dikutip dari TribunJogja.com, dalam video, tampak seorang perempuan memakai kacamata hitam dan wajah tertutup masker, serta rambutnya diurai.

Kemudian, ia membuka jas warna abu-abu dan rok gelap hingga nyaris tanpas busana.

Baca: Sederet Fakta Video Syur Wanita Berkacamata Hitam di Bandara YIA, Polisi: Diduga Direkam 2020 Silam

Terlihat, perempuan tersebut melakukan aksi tidak senonoh tersebut seorang diri.

Sementara itu, Kapolres Kulon Progo, AKBP Muharomah Fajarini saat dikonfirmasi pada Kamis (2/12/2021) membenarkan informasi tersebut.

Ia mengatakan, pasca-beredarnya video pornografi tersebut, kini pihaknya menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan .

Dia menjelaskan, pihaknya bekerja sama deng PT Angkasa Pura I Bandara YIA dalam melakukan penyelidikan tersebut.

Pasalnya, ada dugaan sementara bahwa video tersebut di reka di area Bandara YIA.

Kemudian, seusai berkoordinasi dengan pihak bandara dengan mengecek kesesuaian lokasi antara di lokasi kejadian dan di dalam video bahwa benar itu direkam oleh pelaku di lantai dua sebelah barat Bandara YIA.

Sedangkan di lokasi tersebut, pihak bandara memasang sebuah rambu sekitar Oktober 2020 lalu.

Baca: Fakta Video Tak Senonoh Seorang Wanita di Bandara YIA, Diduga Direkam di Gedung Parkir

Menurutnya, untuk pengambilan gambar di lokasi ada sebuah rambu apabila dipasangi kamera, pemain itu seharusnya terlihat.

Namun, adanya rambu tersebut tidak dapat memperlihatkan aksi perempuan dalam video tersebut.

Ada kemungkinan saat video itu diambil sebelum rambu tersebut terpasang.

"Untuk pengambilan gambar di lokasi ada sebuah rambu apabila dipasangi kamera, pemain itu seharusnya terlihat. Tapi saat video itu ada di rambu tidak terlihat. Sehingga apabila video itu tidak terlihat ada kemungkinan video itu direkam sebelum rambu itu dipasang," jelasnya.

Ia mengatakan, polisi juga belum bisa memastikan siapa pemeran wanitanya meski ciri-cirinya terlihat di video tersebut.

Baca: Geger Video Wanita Berpose Pamer Dada di Areal Parkir Bandara YIA, Polisi Lakukan Pelacakan

Terlebih, video itu diunggah bukan dari sebuah akun pribadi hingga menjadi tantangan tersendiri bagi pihak kepolisian termasuk orang yang terlibat di dalam perekaman video tersebut.

"Jadinya kami melakukan penyelidikan melalui akun yang menyebarkan video pornografi itu hingga menjadi viral di jagat maya," kata Fajarini.

Sampai saat ini, polisi masih berupaya melakukan pelacakan yang bekerja sama dengan tim siber di Polda DIY.

Hingga saat ini, barang bukti yang terkumpul belum mencapai 100 persen.

Sebagai informasi, dengan beredarnya video tersebut, pelaku melanggar pasal Undang-Undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) pasal 45 ayat 1 dengan pidana maksimal 6 tahun kurungan penjara atau denda sebesar Rp 1 Miliar.

Serta pelaku juga dijerat UU Pornografi dengan pidana penjara minimal 6 bulan dan maksimal 12 tahun atau denda minimal Rp 250 juta dan maksimal Rp 6 Miliar.

(Tribun-Video.com/TribunJogja.com)

# Viral Video # viral di media sosial # wanita # Bandara YIA # Yogyakarta # video syur # tak senonoh

Baca berita lainnya terkait Bandara YIA

Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul HEBOH Video Pornografi Seorang Perempuan di Area Bandara YIA Yogyakarta, Polisi Cyber Lacak Pelaku

Editor: Purwariyantoro
Reporter: Sandy Yuanita
Video Production: Arief Miftakhul Firdaus
Sumber: Tribun Jogja

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved