TRIBUNNEWS UPDATE

Arab Saudi Mengonfirmasi Adanya Varian Omicron di Negaranya, Jemaah Umrah Indonesia Dibolehkan Masuk

Jumat, 3 Desember 2021 09:59 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Arab Saudi sudah mengonfirmasi kasus Covid-19 varian omicron untuk pertama kalinya.

Namun, pemerintah tidak melakukan penutupan bagi negara yang tiidak terpapar Omicron.

Jemaah umrah asal Indonesia hingga saat ini juga masih diperbolehkan masuk ke negara tersebut.

Dikabarkan, Arab Saudi telah mengumumkan satu orang terpapar Varian Omicron.

Dikutip dari Tribunnews.com, hal itu diungkapkan Ketua Umum Serikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (Sapahi), Syam Resfiadi pada Kamis (2/12/2021).

Meski demikian jemaah Indonesia masih boleh masuk dengan menggunakan vaksin WHO maupun vaksin yang disetujui Arab Saudi.

Nantinya masyarakat menggunakan vaksin yang disetujui WHO, jemaah wajib menjalani karantina terlebih dahulu.

Tetapi jika memakai vaksin yang disetujui Arab Saudi maka tak perlu melakukan karantina selama tiga hari.

Baca: Asrama Haji Pondok Gede Disiapkan Jadi Lokasi Karantina Jamaah Umrah

"Jemaah Indonesia masih boleh masuk. Sesuai pengumuman sebelumnya, boleh menggunakan vaksin WHO maupun vaksin yang disetujui Arab Saudi. Kalau disetujui WHO harus karantina kalau disetujui Arab Saudi tanpa karantina tiga hari," kata Syam saat dihubungi, Kamis (2/12/2021).

Menurutnya, persoalan yang dihadapi jemaah umrah asal Indonesia yaitu karantina di dalam negeri yang masih terlalu lama yakni tujuh sampai 10 hari.

"Kami berharap tiga hari saja, kami pasti mau karantina. Kalau lama memberatkan juga, jadi tidak nyaman," paparnya.

Ia pun meminta agar pemerintah melonggarkan karantina menjadi tiga hari.

"Kenapa kami minta tiga hari? Karena dari Arab Saudi harus di-PCR, datang ke Indonesia di-PCR lagi. Kalau masih negatif, masa dikarantina, isolasi mandiri saja di rumah, kami juga kan ketahuan berangkatnya dari Indonesia dan hanya di Arab Saudi juga," sambung Syam.

Pemerintah Arab Saudi mengumumkan telah menangguhkan penerbangan dari beberapa negara terkait dengan antisipasi menyebarnya varian baru Covid-19 Omicron, pada Minggu (28/11/2021).

Sejumlah negara yang dibatasi masuk ke Arab Saudi yakni Malawi, Zambia, Madagaskar, Angola, Seychelles, Mauritius, Komoro.

Arab Saudi juga akan menangguhkan masuknya orang non Arab Saudi yang datang langsung maupun transit dari tujuh negara tersebut.

Sementara Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, aplikasi PeduliLindungi akan terintegrasi dengan aplikasi Tawakkalna yang merupakan milik Pemerintah Arab Saudi.

"Insya Allah dalam waktu dekat Tawakkalna dan PeduliLindungi akan terintegrasi sehingga kita akan lebih mudah," kata Yaqut.

Ia berharap, integrasi dua aplikasi tersebut dapat memudahkan masyarakat Indonesia yang melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Varian Omicron Ditemukan di Arab Saudi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tetap Bisa Berangkat

# TRIBUNNEWS UPDATE # Arab Saudi # Omicron # Jemaah Umrah # Covid-19

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: Ghozi LuthfiRomadhon
Sumber: Tribunnews.com

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved