Terkini Daerah

8 Orang Pengibar Bintang Kejora Ditetapkan sebagai Tersangka oleh Polda Papua

Kamis, 2 Desember 2021 23:28 WIB
Tribun Papua

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Setelah menjalani pemeriksaan, 8 orang pengibar bintang kejora ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Direktorak Kriminal Umum Polda Papua, Kamis (2/12/2021).

Para pria tersebut ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan LP/ A / 182 / XII / 2021 /SPKT.Ditreskrimum/Polda Papua, tanggal, 01-12-2021.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ahmad Musthofa Kamal mengatakan para tersangka di jerat pasal terkait keamanan negara.

Di mana masing-masing tersangka dikenakan pasal 106 KUHP Jo Pasal 110 KUHP Jo Pasal 87 KUHP.

“Penetapan ini berdasarkan keterangan saksi, petunjuk dan barang bukti,” jelasnya.

Ia pun menerangkan, pengibaran bendera bintan kejora di Gor Cenderawasih itu telah direncanakan oleh para tersangka.

“Merak sudah rencanakan dan pembahasan itu dilakukan di Asrama Maro sehari sebelum aksi,” jelasnya.

Para pengibar bendera bintang kejora itu diketahui berinisial MSY, YM, MY, MK, BM, FK, MP, dan MW, kini telah menjalani proses penahanan di Mapolda Papua.

Baca: Polda Papua Barat Beri Penjelasan terkait Aksi Pembakaran di Maybrat

Baca: Bentrok Aliansi Mahasiswa Papua & PGN di Renon Denpasar, Belasan Orang Dikabarkan Terluka

Dari tangan para tersangka polisi berhasil mengamankan 2 buah Bendera Bintang Kejora, 1 buah spanduk bertulisakan “Self Ditermination For West Papua Stop Melitarisme In West Papua”;1 buah Spanduk bertuliskan “Indonesia Segera Membuka Akses Bagi Tim Investigasi Komisi Tinggi HAM PBB Ke West Papua”.

berdasarkan hasil pemeriksaan MY alias M berperan sebagai pemimpin aksi dan pengibar bendera BK di GOR Cenderawasih, membuat bendera BK dan Spanduk serta pemimpin rapat tanggal 30 November 2021 di sekitar Asrama Maro,

Sedangkan untuk ketujuh tersangka lainnya ikut dalam pengibaran bendera BK serta longmarch dari GOR Cenderawasih menuju kantor DPRP Papua.

Untuk diketahui bahwa kejadian tersebut berawal Pada hari Selasa, 30 November 2021 sekitar pukul 17.00 WIT, bertempat disekitar Asrama Maro Padang Bulan yang dihadiri kurang lebih 20 orang pemuda/pemudi telah dilakukan pertemuan untuk merencanakan pelaksanaan kegiatan memperingati HUT West Papua ke-60 pada tanggal 1 Desember yang akan dilaksanakan dihalaman Gor Cenderawasih Jayapura dengan cara menaikan bendera Bintang Kejora.

Kemudian pada hari Rabu tanggal 1 Desember 2021, sekitar pukul 13.00 WIT, 8 orang pemuda melakukan mengibarkan bendera Bintang Kejora di GOR Cenderawasih Kota Jayapura.

Dilanjutkan longmarc menuju Kantor DPRP Papua, namun saat melintasi depan Polda Papua, para pemuda tersebut diamankan dengan membawa bendera Bintang Kejora dan spanduk yang bertuliskan Indonesia segera membuka akses bagi tim investigasi komisi tinggi HAM PBB ke West Papua serta menyanyikan lagu kami bukan merah putih, kami bukan merah putih, kami Bintang Kejora. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Polisi Tetapkan 8 Orang Pengibar Bintang Kejora Sebagai Tersangka

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Muhammad Taufiqurrohman
Sumber: Tribun Papua

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved