Terkini Daerah

KNPB Klaim Bakar Perusahaan Milik Anggota TNI, Polda Papua Barat: Tidak Benar

Kamis, 2 Desember 2021 20:14 WIB
Tribun Papua

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNVIDEO.COM - Komendan Operasi Kodap VI Sorong Raya Arnoldus Kocu mengklaim telah membakar Perusahan PT Bangun Kayu Irian di Distrik Kamundan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat.

Dalam video yang tersebar di khalayak umum, terlihat Arnoldus Kocu memberikan penjelasan terkait pembakaran tempat tersebut.

Selain Arnoldus Kocu, tampak lima orang yang diduga merupakan bagian dari geriliyawan militan KNPB wilayah Maybrat.

Geriliyawan tersebut tampak membawa sejumlah senjata rakitan dan golok (parang).

"Perusahan yang selama ini beroperasi di Sungai Kamundang PT Bangun Kayu Irian, kami TPNPB melakukan pembakaran," ujar Arnoldus Kocu Pimpinan TPNPB Wilayah VI Sorong Raya, melalui video rilis yang dikirim Jubir Seby Sambom Kamis (2/12/2021).

Pembakaran terhadap Kantor Perusahan, Gudang dan 1 unit kendaraan Hartop, 1 buah Exavator, 1 unit Dozer dan 1 buah mesin serta Genset Persuahan.

"Aksi kami ini salah satu bentuk penolakan pembangunan maupun perusahaan apapun yang beroperasi di Tanah Papua," ucapnya.

Baca: Beredar Kabar Militan KNPB Kembali Berulah di Maybrat Papua Barat, Perusahaan Kayu Dibakar

Berdasarkan informasi yang diperoleh, pemilik Perusahan adalah anggota TNI.

"Kami bakar perusahaan ini karena pemilik perusahaan adalah seorang TNI," tuturnya.

"Kami terima laporan dari PIS TPNPB yang kerja di peruhaan ini dan kami menolak 100 persen tidak boleh masuk lagi," ungkapnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi membenarkan, kejadian pembakaran perusahaan PT Bangun Kayu Irian, yang berlokasi di Distrik Kamundan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat.

Kata Erwindi, informasi kejadian tersebut diperoleh dari Kapolres Sorong Selatan.

Pihaknya telah mengirimkan tim turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Di sana petugas melakukan konfirmasi kepada pemilik perusahaan, dan benar ada satu kem dan mobil yang dibakar," ujar Erwindi, kepada sejumlah awak media, Kamis (2/12/2021).

Baca: Terungkap Detik-detik Penyerangan Posramil Kisor Maybrat yang Gugurkan 4 TNI, Begini Rekonstruksinya

Dijelaskan Erwindi, kejadian tersebut terjadi pada 1 Desember, sekira pukul 17.00 WIT.

"Pelaku yang membakar perusahaan itu adalah karyawannya sendiri. Karena sakit hati lantaran ingin dikeluarkan," tuturnya.

Jadi, ada video yang tersebar bahwa pelakunya dari militan KNPB itu tidak benar.

"Dia datang, setelah pembakaran itu sudah terjadi. Jadi dia hanya mengklaim dan diviralkan," ucapnya.

Sehingga, seolah-olah yang mengakibatkan kebakaran adalah para militan KNPB itu.

Saat ini, pihaknya sedang melakukan pencarian para pelaku yang membakar perusahaan tersebut.

"Termasuk yang ada dalam video dan membawa senjata rakitan itu akan kita cari," tegas Erwindi.

"Kita sudah tau nama-nama mereka yang ada di dalam videonya," pungkasnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Klaim Bakar Perusahaan Milik Anggota TNI, Polda Papua Barat: Tidak Benar

# maybrat # KNPB # Polda Papua Barat

Editor: Danang Risdinato
Video Production: Cesar Aini Soekendro
Sumber: Tribun Papua

Tags
   #Polda Papua Barat   #maybrat   #KNPB
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved