TRIBUNNEWS UPDATE

Nasib 6 Oknum Polresta Balikpapan yang Terbukti Aniaya Tahanan hingga Tewas, Ini Tuntutannya

Kamis, 2 Desember 2021 17:46 WIB
Tribun Kaltim

TRIBUN-VIDEO.COM - Perkara penganiayaan terhadap seorang tahanan bernama Herman (39) di Polresta Balikpapan hingga tewas memasuki babak baru.

Enam oknum Polresta Balikpapan yang sudah dipecat kini dinyatakan terbukti bersalah.

Mereka terbukti dengan sengaja melakukan penganiayaan hingga Herman meninggal dunia di tahanan.

Hal ini dibeberkan Humas PN Balikpapan, Arif Wisaksono saat ditemui, Kamis (2/12/2021).

Baca: Tangis Istri Sopir Taksi Online Korban Pembunuhan Begal di Medan, Histeris Disamping Jenazah Suami

Keenam eks anggota Polresta Balikpapan masing-masing berinisial AG, ASR, RSS, GR, RH dan KKA.

Dilansir TribunKaltim.co, Arif mengatakan bahwa kasus yang menyeret enam eks anggota Polresta Balikpapan itu telah memasuki proses sidang lanjutan.

Sidang berlansung di Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan pada Senin (29/11/2021) lalu beragendakan pembacaan tuntutan oleh JPU.

Arif menjelaskan, AG, ASR, RSS, GR, RH dan KKA terbukti menyuruh-nyuruh tahanan dan dengan sengaja melakukan penganiayaan berat hingga korban tewas.

"6 terdakwa itu terbukti melakukan tindak pidana. Mereka dianggap memenuhi unsur pidana berupa melakukan, menyuruh melakukan dan turut serta melakukan dengan sengaja melakukan penganiayaan berat yang mengakibatkan hilangnya nyawa," ulas Arif.

Namun keenamnya dituntut JPU dengan hukuman yang berbeda.

Baca: Mimin dan Arigi Diperiksa Penyidik, Dimana Anak Tiri Yosef saat Pembunuhan Terjadi?

Terdakwa AG, ASR, RSS, GR, dan RH. Mereka berlima, oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), dituntut 4 tahun penjara.

Sementara untuk terdakwa KKA, dituntut 2 tahun pidana penjara.

"Itu sesuai Pasal 351 ayat (3) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP," cetusnya.

Terkait sidang lanjutan, direncanakan digelar pada Senin (6/12/2021) mendatang. Arif mengatakan, agendanya pembelaan dari masing-masing penasehat hukum terdakwa.

“Setelah itu nanti baru kita lanjutkan ke sidang putusan. Kemungkinan akan dilakukan secara daring,” pungkas Arif.

Diketahui, kasus Herman bermula saat korban dijemput paksa oleh tiga orang tak dikenal ke Polresta Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 2 Desember 2020.

Kemudian pada 3 Desember 2020, keluarga mendapatkan kabar bahwa Herman meninggal dunia.

Pada 4 Desember 2020, jenazah Herman diantar ke rumah keluarga oleh polisi.

Saat bungkusan plastik dan kain kafan jenazah dibuka, Keluarga menemukan kondisi Herman dalam keadaan mengenaskan dan penuh luka patah di sekujur tubuhnya.(Tribun-video.com/TribunKaltim.co)

Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul 6 Eks Anggota Polresta Balikpapan Terbukti Hilangkan Nyawa Tahanan, Dituntut Kurang dari Lima Tahun

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Dea Mita
Video Production: Benedikta SwastiRenaningtyas
Sumber: Tribun Kaltim

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved