Kasus Sate Sianida

Terdakwa Kasus Sate Sianida di Bantul Memohon Keringanan Hukuman: Saya Ingin Berkeluarga

Senin, 29 November 2021 20:40 WIB
Tribun Jogja

TRIBUN-VIDEO.COM, BANTUL - Pengadilan Negeri (PN) Bantul kembali menggelar sidang kasus satai sianida dengan terdakwa NA (25).

Sidang Senin (29/11/2021) adalah membacakan nota pembelaan atau pledoi dari penasihat hukum terdakwa.

Dalam kesempatan itu, Hakim Ketua Aminuddin juga memberikan kesempatan NA untuk mengungkapkan pembelaannya.

Sama seperti sidang sebelumnya, terdakwa NA menjalani sidang secara daring dari Lapas Perempuan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul.

Baca: Kisah Persahabatan Buaya Riska dan Papi Ambo Selama 24 Tahun, Papi Ambo: Dia Menjaga Lingkungan Sini

Dalam kesempatan itu, NA memohon maaf kepada keluarga terutama orang tua, setelah apa yang ia diperbuat.

Menurutnya, apa yang NA perbuat telah membuat sorang tua menanggung rasa malu dan kecewa.

"Demikian juga untuk keluarga korban, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya berdasarkan hati saya yang paling dalam atas kelalaian dan kebodohan saya yang mengakibatkan meninggalnya adik NFP yang jelas-jelas tidak menjadi tujuan dan harapan saya," katanya

NA menyatakan bahwa dirinya tak mengenali korban dan kematian NFP adalah murni karena kelalaiannya. Ia menekankan bahwa sasarannya adalah Tomi, kekasihnya.

"Yang saya tuju, yang saya harapkan hanyalah Tomi, hanya Tomi. Sekali lagi saya sampaikan permohonan maaf. Yang saya tuju tidak adik NFP. Yang tidak saya kenal akan tetapi untuk Tomi, hanya untuk Tomi karena saya merasa sangat tertekan depresi, benar-benar tertekan oleh Saudara Tomi," katanya.

Karena hal itu pula ia memohon keringanan vonis kepada Majelis Hakim.

Baca: Kasus Dugaan Bisnis PCR, Menko Marves Luhut & Menteri Erick Thohir Bisa Terancam 12 Tahun Penjara

Selain karena bukan NFP yang ia tuju, namun ia juga menyatakan bahwa dirinya adalah tulang punggung keluarga.

Dia juga mengaku masih bertanggung jawab melunasi hutang-hutang keluarga.

"Keluarga saya orang yang tidak mampu dan tidak memiliki pekerjaan tetap. Dari sayalah keluarga saya bergantung, untuk biaya sekolah adik-adik saya. Saya mohon Keringanan hukuman saya. Karena saya tidak pernah menikah. Juga ingin berkeluarga. Saya masih punya cita-cita membahagiakan keluarga saya," tandasnya.

Atas perbuatan yang dia lakukan, NA mengaku menyesal dan berjanji tidak akan mengulanginya kembali.

Dia pun memohon kepada hakim untuk memvonis dirinya dengan seringan-ringannya.

"Mohon dengan segala kerendahan hati bapak hakim yang mulia meringankan vonis kepada saya," tutupnya. (nto)

Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Terdakwa Kasus Sate Sianida di Bantul Memohon Keringanan Hukuman kepada Hakim

# Kasus Sate Beracun # sate sianida # Bantul # Keringanan # hukuman # terdakwa

Editor: Khaira Nova Hanugrahayu
Video Production: Nabila Afsya Nur Fadhila
Sumber: Tribun Jogja

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved