Terkini Nasional

Pengacara HRS Tanggapi Seruan 'Banjiri Reuni 212': Respons Positif dan Bentuk Penghormatan ke HRS

Senin, 29 November 2021 19:39 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

TRIBUN-VIDEO.COM, JAKARTA - Beredarnya poster berisi seruan untuk menghadiri acara Reuni 212 viral di media sosial.

Aksi damai yang akan digelar kurang dari tiga hari itu memuat foto eks Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab disertai tulisan yang mengajak umat Islam menghadiri Reuni 212.

Poster yang juga memuat logo simpatisan HRS itu juga mengajak agar seruan itu dimuat ulang di berbagai media informasi.

"Sebanyak-banyaknya untuk dipasang dan disebarluaskan atas nama masjid, madrasah, pesantren, majelis, lembaga, perusahaan, komunitas dengan lambang dan logo masing-masing," tulis seruan seperti dilihat Tribunnews.com, Senin (29/11/2021).

Pesan itu juga berisikan agar masyarakat menghadiri acara Reuni 212 yang rencananya dipusatkan di Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

"Ayo Reuni 212!... Ayo Hadiri & Banjiri...!! 2 Desember 2021. Awas Penggembosan, Awas Penghadangan," lanjut seruan itu.

Menanggapi hal itu, pengacara Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar, tak berkomentar banyak.

Baca: Beredar Poster Seruan Habib Rizieq untuk Banjiri Reuni 212, Polda Metro Jaya Berikan Tanggapan

Ia hanya menyebut bahwa seruan Habib Rizieq itu adalah bentuk penghormatan kepada HRS dan animo masyarakat yang antusias pada Reuni 212.

"Tanggapan dari kami secara resmi belum tahu ya seruan ini berasal. Jadi belum bisa banyak komentar tentang hal itu, yang ini murni animo masyarakat terkait respons positif Reuni 212," kata Aziz kepada Tribunnews.com, Senin (29/11/2021).

Menurut Aziz, apa yang disampaikan dalam seruan HRS itu merupakan manifestasi dari revolusi akhlak yang digaungkan sejak setahun lalu.

Untuk itu, Aziz menganggap bahwa seruan HRS terkait ajakan menghadiri Reuni 212 merupakan kontribusi positif untuk menyampaikan aspirasi dengan cara yang konstitusional dan beradab.

Baca: Polisi Tak Juga Beri Izin untuk Reuni Akbar PA 212, Panitia Bakal Gelar Aksi Super Damai

"Saya kira ini bagus, ya. Jadi untuk menyampaikan aspirasinya secara damai dan konstitusional di Reuni 212 adalah pesan dari HRS terkait Revolusi Akhlak. Yang jelas, lanjutkan revolusi akhlak dengan cara-cara berakhlak, termasuk juga dalam penyampaian aspirasinya," imbuhnya.

Sebelumnya, Reuni 212 yang akan digelar 2 Desember 2021 itu masih terganjal masalah perizinan dari pihak kepolisian dan beberapa rekomendasi dari pihak berwenang.

Polisi beralasan, belum keluarnya izin Reuni 212 karena acara itu berpotensi menimbulkan kerumunan massa dalam jumlah banyak.

Selain itu, aksi itu digelar di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM di DKI Jakarta.

Hal itu pun berdampak pada perizinan Reuni 212 yang memerlukan izin dari Polda Metro Jaya, pengelola lokasi acara, Pemprov DKI Jakarta hingga Satgas Penanganan Covid-19. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Aziz Yanuar Pengacara HRS Mengaku Tak Tahu dari Mana Seruan 'Banjiri Reuni 212' Berasal

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: Tribunnews.com

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved