HOT TOPIC

Seorang Tukang Ojek Online jadi Korban Mutilasi di Bekasi, Sempat Pamit Ibunya sebelum Pergi

Minggu, 28 November 2021 14:03 WIB
Tribun Jabar

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang pria berinisial RS warga Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi menjadi korban mutilasi.

Kasus ini terungkap setelah penemuan dua potongan tubuh di depan sebuah bengkel tambal ban di Jalan Raya Pantura, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (27/11/2021) pagi.

Terungkap bahwa RS telah pergi dari rumah sejak dua pekan lalu.

Tak butuh waktu lama, tiga terduga pelaku kasus mutilasi di Bekasi telah diamankan pihak kepolisian, Sabtu (27/11/2021) sore.

Hal tersebut dibenarkan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat.

"Sudah diamankan, diduga ada tiga orang. Tapi masih kami dalami," ucap Tubagus Ade Hidayat saat dikonfirmasi, Sabtu.

Sebelumnya, sepuluh potongan bagian tubuh manusia ditemukan warga di Jalan Raya Pantura, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu pagi.

Dikutip dari TribunJabar.id, identitas korban terungkap setelah pihak kepolisian mendapatkan laporan dari warga.

Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, mengungkap pihaknya sudah memanggil keluarga korban untuk dimintai keterangan.

Menurut Endra, keluarga mengakui, RS tidak berada di kediamannya sudah dua minggu.

Saat ditunjukkan, pihak keluarga juga mengenali potongan tubuh yang ditemukan di depan bengkel tambal ban di Jalan Raya Pantura tersebut.

Baca: Terduga Pelaku Mutilasi di Bekasi Ditangkap, 3 Orang Diduga Kuat Pelaku namun Belum Jadi Tersangka

Baca: Sosok korban Mutilasi di Bekasi adalah Sopir Ojol, Pamit Ngekos ke Orangtua untuk Kerja

"Saat ini sedang dalam proses mencocokkan DNA, dan kami juga sudah memanggil keluarga RS," ujar Endra saat dihubungi di program Kompas Petang KOMPAS TV, Sabtu (27/11/2021).

Sedangkan Zarul Aulia (53), paman RS menjelaskan pertemuan terakhir kali pihak keluarga bersama korban terjadi pada dua pekan lalu.

Kala itu, Zarul mendengar cerita dari ibu kandung RS bahwa ia pamit ngekos dikarenakan mengaku telah mendapatkan pekerjaan.

"Almarhum ini kan belum nikah dan masih tinggal sama orang tuanya. Terus 2 minggu lalu, pamit ke ibunya, mau ngekos katanya karena sudah dapat kerja," tutur Zarul saat ditemui di rumah duka, Kampung Buwek, Desa Sumber Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Sabtu (27/11/2021).

Namun sayangnya, RS tak memberitahu pihak keluarga terkait pekerjaan barunya beserta lokasi dimana ia tinggal.

Setelah pamit, RS hanya membawa tas ransel dan motor yang biasa ia gunakan mengantar penumpang.

"Tapi ya komunikasi lancar, masih nanya-nanya hampir setiap hari," ucapnya.

Setelah itu, keluarga tak bisa menghubungi nomor telpon RS pada Jumat (26/11/2021) kemarin, lantaran dalam kondisi nonaktif.

Aplikasi percakapan singkat RS tertera bahwa ia terakhir kali membuka aplikasi itu, pada Kamis (25/11/2021) lalu.

"Terakhir online kelihatan di WA itu hari Kamis, dua hari. Sehari setelah itu, HP-nya sudah enggak bisa dihubungi," katanya. (Tribun-Video.com/ TribunJabar.id)

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Korban Mutilasi di Bekasi Ternyata Seorang Ojol, 2 Minggu Lalu Pamit ke Ibunda

# Tambun Selatan # korban mutilasi # Polda Metro Jaya # Kombes Pol Endra Zulpan

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Rena Laila Wuri
Video Production: Tia Kristiena
Sumber: Tribun Jabar

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved