Terkini Daerah

Warga Muara Angke yang Terdampak Banjir Rob akan Direlokasi ke Rusun karena Keterbatasan Kapasitas

Kamis, 25 November 2021 21:42 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUN-VIDEO.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta akan merelokasi warga Muara Angke Jakarta Utara terdampak banjir rob, ke rumah susun (rusun) yang sudah ada.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, tidak seluruh warga Muara Angke yang terdampak banjir rob akan dipindahkan ke rusun karena keterbatasan kapasitas.

"Bila dimungkinkan (korban banjir rob) bisa direlokasi ke rusun yang sudah ada, yang sudah terbangun. Tapi, tentu karena keterbatasan, tidak bisa semua (direlokasi)," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (25/11/2021).

Wagub asal Partai Gerindra itu belum bisa memastikan jumlah kepala keluarga maupun waktu dimulainya relokasi tersebut.

Saat ini, jajaran Pemprov DKI melalui Pemkot Jakarta Utara masih berkoordinasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.

"Sedang dikaji berapa yang memang kondisinya memungkinkan untuk diterima, ditampung (di rusun)," terangnya.

Selain merelokasi warga, upaya lain juga dilakukan Pemprov DKI Jakarta guna meminimalisir banjir rob yakni membuat tanggul laut.

Pembuatan tanggul laut ini pun dikerjakan Pemprov DKI bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Mohon semuanya bersabar, seluruh warga khususnya yang berada di kawasan utara yang di musim hujan ini mendapatkan kiriman banjir rob," kata Ariza.

Baca: Ibunya Bekerja sebagai ART dan Tidak Tinggal Di Rumah, DRS Jual Perabotan Rumah secara Diam-diam

"Ini memang upaya kita bersama, karena memang Jakarta ini datarannya rendah, terlebih di wilayah Jakarta Utara," sambungnya.

Dilansir dari Wartakotalive.com, banjir rob kembali merendam kawasan Muara Angke, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (21/11/2021).

Kondisi ini ternyata sudah terjadi selama sepekan atau satu minggu terakhir.

Pantauan Wartakotalive.com, di lokasi, Minggu, ketinggian banjir rob mencapai sebetis orang dewasa atau sekitar 30 centimeter.

Aktivitas warga pun menjadi terganggu karena pemotor ndan pejalan kaki harus menerobos banjir untuk bisa melintas.

Sejumlah warga juga sibuk menguras air yang masuk ke dalam rumah.

Baca: Ibu Pemuda Jual Perabotan Rumah dan Genteng Enggan Cabut Laporan: Kelakuan di Luar Batas Wajar

Sementara itu sejumlah anak-anak di lokasi terlihat asyik bermain air yang merendam kawasan tersebut.

Seorang tukang becak motor, Iwan mengatakan banjir rob merendam kawasan Muara Angke sejak satu minggu terakhir.

Ketinggian air mulai terjadi sejak pagi menjelang siang.

“Jam setengah 10 mulai banjir. Ini udah lima hari begini (banjir rob),” ucap Iwan, di lokasi.

Selain itu akibat banjir rob juga membuat warga yang menggunakan jasa becak motor jadi jauh berkurang. Mereka lebih memilih naik gerobak motor yang lebih aman menerjang banjir.

“Ya berpengaruh, jadinya berkurang orang yang mau naik (becak motor),” ungkapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Warga Muara Angke Terdampak Rob akan Direlokasi ke Rusun, Wagub: Mohon Bersabar

Editor: Dimas HayyuAsa
Video Production: Andheka Malestha
Sumber: TribunJakarta

Tags
   #Muara Angke   #banjir rob   #rusun   #Jakarta Utara
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved