Terkini Nasional

Anggiat Cium Tangan hingga Bersimpuh di Depan Ibunda Arteria Dahlan sambil Menangis

Kamis, 25 November 2021 20:47 WIB
TribunJakarta

TRIBUN-VIDEO.COM - Anggiat Pasaribu bersimpuh di hadapan ibunda Arteria Dahlan, Wasniar Wahab.

Peristiwa tersebut terjadi di Kantor Fraksi PDIP, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis (25/11/2021).

Mulanya Anggiat Pasaribu tiba di ruang rapat di Kantor Fraksi PDIP DPR sekitar pukul 13.05 WIB.

Setelah menunggu sekitar 25 menit, Arteria Dahlan bersama ibunda dan politikus PPP Hasan Husaeri Lubis tiba dan menemui Anggiat.

Setelah bertemu, mereka pun langsung menggelar konferensi pers.

Saat diberikan kesempatan bicara, Anggiat Pasaribu hanya menyampaikan permintaan maaf kepada Arteria Dahlan dan ibundanya sambil menangis.

"Saya minta maaf, kurang ajar," kata Anggiat Pasaribu ke Arteria Dahlan dan Wasniar Wahab dengan suara bergetar.

Sementara itu, pantauan Tribun di lokasi, sepanjang pertemuan, Rindu, sapaan akrab Anggiat Pasaribu, terlihat lebih sering menunduk.

Dalam kesempata itu, Anggiat Pasaribu mengakui perbuatannya salah dan telah membuat kegaduhan.

"Saya ke sini minta tolong sama abang Rindu dan semua, terima kasih Bang Arteria dan Ibu mau nerima Rindu di sini," katanya.

Kemudian, Anggiat Pasaribu mengutarakan bahwa perbuatannya memaki Arteria Dahlan dan ibunda tak dapat dibenarkan.

Baca: Anggiat Cium Tangan hingga Bersimpuh di Depan Ibunda Arteria Dahlan sambil Menangis

Dia meminta maaf bahwa perbuatannya itu juga telah membuat gaduh publik.

"Rindu di sini enggak mau cari pembenaran, Rindu khilaf, Rindu salah, salah banget, nggak ada pembenaran dari perbuatan itu," katanya.

"Semua jadi gaduh. Untuk semua, Rindu minta maaf, khususnya ke Abang dan Ibu. Rindu minta maaf sudah sekurang ajar itu. Sudah itu saja, terima kasih," katanya.

Setelah meminta maaf, Anggiat Pasaribu lalu bersalaman dengan Arteria Dahlan.

Tak cuma itu, Anggiat Pasaribu juga memeluk erat Wasniar Wahab sambil menangis.

Yang mengejutkan, tiba-tiba ia bersimpuh di depan ibunda Arteria Dahlan.

Melihat sikap Anggiat Pasaribu, Wasniar Wahab sontak meminta wanita tersebut untuk segera berdiri.

Hal serupa juga tampak dilakukan oleh Arteria Dahlan, ia menarik pelan tangan Anggiat Pasaribu.

Seketika suasana berubah menjadi begitu haru.

Anggiat Pingsan

Anggiat Pasaribu atau Rindu, menyampaikan permohonan maaf tersebut di Mapolresta Soekarno Hatta, pada Rabu (24/11/2021).

“Mohon maaf atas kekhilafan saya dan kegaduhan yang ada gitu," ucap Anggiat Pasaribu dikutip TribunJakarta dari Wartakota.

"Saya minta maaf terutama ke keluarganya Pak Arteria Dahlan, ibunya, ibu gitu ya, saya minta maaf sekali atas kekhilafan saya,” tambahnya.

Tak cuma kepada Arteria Dahlan dan keluarga, Anggiat Pasaribu juga meminta maaf kepada TNI AD.

“Saya minta maaf juga ke TNI Angkatan Darat yang sudah ramai dan gaduh, polisi, rekan-rekan, masyarakat atas kegaduhan ini, saya minta maaf,” kata Anggiat Pasaribu.

Setelah memberikan pernyataannya, Anggiat Pasaribu tiba-tiba pingsan.

Ia lalu langsung dilarikan keluarganya ke rumah sakit.

Ternyata Derita Penyakit Serius

Politikus PPP Hasan Husaeri menceritakan kronologi adu mulut antara Anggiat Pasaribu denganArteria Dahlan di Bandara Soekarno-Hatta yang terjadi beberapa waktu lalu.

Awalnya, Hasan menceritakan bahwa Anggiat bersama sang suami Lettu Bayu dan kakak sepupunya Brigjen Zamroni, pulang dari kunjungannya ke Bali karena urusan berobat.

Hasan menyatakan bahwa Lettu Bayu menjalani pengobatan di Bali karena mengalami patah tulang di bagian tangan akibat kecelakaan.

"Jadi si Bayu ini suaminya, Lettu Bayu kecelakaan jatuh dari sepeda motor patahlah tanggannya. Kemudian abang sepupunya itu Brigjen Zamroni saya pun belum pernah jumpanya berobat alternatif mereka ke Nali bertiga, pulang satu pesawat dengan Arteri (Arteria Dahlan)," katanya saat dikonfirmasi Tribun, Rabu (24/11/2021).

Hasan mengatakan, ketika pulang menuju Jakarta, Anggiat satu pesawat dengan Arteria Dahlan yang saat itu membawa ibu beserta rombongan.

Ketika hendak mendarat di Bandara Soetta, Rindu (panggilan akrab Anggiat) terburu-buru ingin turun dari pesawat karena kebelet pipis.

Sehingga Rindu pun berjalan cepat ke depan dan menabrak ibunda Arteria Dahlan.

Dari situlah bermula adu mulut terjadi antara Rindu dengan Arteria dan ibunya hingga berlanjut saat pengambilan barang.

Baca: Detik-detik Anggiat Pasaribu Bersimpuh saat Menemui Ibunda Arteria Dahlan, Wasniar Wahab

"Ketika landing si Rindu, panggilannya Anggiat Pasaribu. Jadi si Rindu ini kebelet pipis, diteroboslah jalan didepan ada emaknya Arteri," ucapnya.

"Namanya emaknya udah tua pun sakit-sakit kesenggol. Entah apa mungkin di situ ada pertengkaran kecil," lanjutnya.

Adu mulut pun berlanjut hingga kedua kubu berada di tempat penjemputan Bandara Soetta.

"Turun pesawat ngambil barang mungkin di situ, berlanjutlah mungkin namanya orang tua marah, (tapi) dilawan sama si Rindu," ujarnya.

Hasan mengungkapkan, Rindu pun kondisinya sedang sakit.

Bahkan, Hasan menyebut Rindu mengidap penyakit leukimia.

Baca juga: Ribut Sama Ibu Arteria Dahlan, Wanita yang Ngaku Anak Jendral Merasa Superior Pakai Fasilitas TNI

Oleh karena itu, menurutnya pernyataan bahwa polisi mengutamakan laporan yang dibuat Rindu karena istri Lettu Bayu itu sedang sakit.

"Mungkin ada yang barangkali ngomporin rame buat laporan lah ke Polres Cengkareng," ucapnya.

"Sampai Polres Cengkareng si Anggi ini kebelet pipis lagi, dia minum obat 'aku lagi sakit bang'. Si Anggi ini rupanya ada penyakit juga, ada penyakit asam lambung, dan juga ada leukimia lagi dikemo. Kamar mandi di luar. Nah mungkin itulah ada statement si Arteri kayaknya dia diabaikan oleh Polisi itulah ceritanyakan kok dia (Anggiat) diterima," pungkasnya.

Cabut Laporan

Kuasa hukum Anggiat, Clanse Pakpahan menambahkan pihaknya telah mencabut laporan kejadian itu, karena menilai peristiwa itu hanyalah perselisihan biasa.

Menurutnya, perselisihan adu mulut itu hanyalah senggolan biasa yang tidak dilakukan dengan sengaja.

"Kami telah mencabut laporan ke pihak kepolisian Porlesta Bandara Soetta," tambah Clanse.

Sebuah unggahan video seorang wanita memaki-maki ibu dari anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP, Arteria Dahlan di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu (21/11/2021). (ist/YouTube Metro TV News)

"Agar masyarakat semua juga tau, hal-hal seperti ini kan tidak perlu dibawa ke ranah hukum, karena tidak ada yang krusial ya, biasalah senggolan biasa," imbuhnya.

Kemudian Clanse juga menyatakan, telah menginformasikan kepada pihak Arteria Dahlan terkait pencabutan laporan tersebut, melalui rekannya, yakni Hasan Lubis.

"Kita sudah menginformasikan dengan dibantu oleh rekan kerjanya beliau yang sama-sama berada di komisi III DPR RI," tuturnya.

"Mudah-mudahan di hari besok, kita bisa ketemu dam berkomunikasi dengan ibunda dari Arteria Dahlan," sambungya.

Ketika ditanya tentang hal serupa yang dilakukan oleh pihak Arteria Dahlan, Clanse menilai, perselisihan yang terjadi pada klien dan orangtua Arteria Dahlan tersebut merupakan hal sepele.

Ia pun mengaku, telah mendapat informasi bahwasanya pihak Arteria Dahlan juga akan melakukan pencabutan laporan serupa.

"Saya dengar juga informasinya beliau juga sudah ada rencana mencabuy laporan dari sini," ucapnya.

"Saya kira ini hal biasalah, karena tidak elok kalau perkara seperti ini harus ditarik ataupun digiring-giring, karena masih ada yang harus lebih kita perhatikan," tutup Clanse Pakpahan. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Bersimpuh di Depan Ibu Arteria Dahlan, Suara Anggiat Pasaribu Bergetar: Rindu Gak Cari Pembenaran

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Jastika
Sumber: TribunJakarta

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved