HOT TOPIC

Karyawati 17 Tahun Diberi Miras lalu Dirudapaksa Bos Kuliner Solo, Pelaku Beraksi di Mobil BMW-nya

Kamis, 25 November 2021 14:03 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang pengusaha kuliner berinisial HDC di Solo , Jawa Tengah, memperkosa karyawannya yang masih duduk di bangku sekolah.

Diketahui, modus tersangka mengambil hati korban dengan cara memberikan janji dan masukan terhadap permasalahan sekolah dan keuangan korban.

Kemudian, pelaku mengajak korban ke sebuah kafe untuk minum minuman keras (miras) pada Sabtu (18/9/2021) sekira pukul 22.30 WIB.

Baca: Seorang Pengusaha Kuliner di Solo Merudapaksa Karyawannya, Dirayu dengan Iming-iming Naik Gaji

DIkutip dari Tribunnews.com, aksi bejat pelaku itu dilakukan di dalam mobil BMW-nya.

Perbuatan bejat itu dilakukan pelaku kepada korban yang saat itu masih berusia 17 tahun.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (18/9/2021) sekitar pukul 22.30 WIB.

Awalnya, korban diterima sebagai karyawan di tempat usaha makanan milik pelaku pada Juni 2021.

Baca: Tampang Pelaku Rudapaksa & Penganiayaan Siswi SD di Malang, Kini Sudah Diringkus Bersama Istrinya

Kemudian, pada Juli 2021, korban dengan pelaku berkomunikasi secara intens.

Dari situ, pelaku mengetahui permasalahan yang dialami korban.

Pelaku pun memberikan masukan kepada korban.

Ia juga menjanjikan untuk membantu mengatasi permasalahan yang sedang dihadapi oleh korban.

Selanjutnya, pada Sabtu (18/9/2021) sekitar pukul 22.30 WIB sampai Minggu (19/9/2021) pukul 00.30 WIB, pelaku mengajak korban ke sebuah kafe atau resto di Solo.

Pelaku berdalih pertemuan itu untuk membahas permasalahan korban.

Namun, di kafe tersebut pelaku mengajak korban untuk minum minuman keras (miras).

Pelaku lalu merudapaksa korban di dalam mobilnya yang diparkir di Jalan Pleret Utama Banyuanyar, Banjarsari pada Minggu (19/9).

Baca: Tampang Pelaku Rudapaksa & Penganiayaan Siswi SD di Malang, Kini Sudah Diringkus Bersama Istrinya

Kapolresta Solo , Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan, janji tersangka membuat korban enggan menolak apa yang diinginkan tersangka.

"Janji tersangka membuat korban enggan menolak apa yang diinginkan tersangka."

"Perbuatan persetubuhan dilakukan tersangka dalam mobilnya," kata Ade.

Selain melakukan tindak asusila, polisi juga akan mencari dugaan pelanggaran lain yang dilakukan tersangka.

"Kita akan menyasar pada dugaan pelanggaran lainnya, terkait mempekerjakan anak di bawah umur," ujar Ade,

Menurutnya, dalam UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Pasal 68 menegaskan, bahwa anak di bawah umur dilarang untuk dipekerjakan.

Baca: Terungkap Fakta Nasib Bocah Remaja di Malang, Dirudapaksa dan Dianiaya Temannya Sendiri

"Bila tersangka terbukti mempekerjakan anak di bawah umur, maka sanksi lain akan menjeratnya," terangnya.

Dalam kasus ini, tersangka dijerat Pasal dan Undang-undang No 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No 23 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar.

Tersangka juga berpotensi melanggar Pasal 68 dan Pasal 69 Ayat (2) UU Ketenagakerjaan, dikenakan sanksi pidana penjara paling singkat 1 tahun.

Dengan ancaman penjara paling lama 4 tahun dan denda paling sedikit Rp 100 juta hingga Rp 400 juta. (Tribun-Video.lcom/Tribunnews.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bos Kuliner di Solo Rudapaksa Karyawati Usia 17 Tahun, Beri Korban Miras, Beraksi di Mobil BMW-nya

# HOT TOPIC # pengusaha # kuliner # Solo # minuman keras # karyawan

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Wahyu Yudhanti
Video Production: Benedikta SwastiRenaningtyas
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #HOT TOPIC   #pengusaha   #kuliner   #Solo   #minuman keras   #karyawan
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved