Mancanegara

NASA Luncurkan Roket SpaceX Falcon 9 untuk Menguji Teknologi Pembelokkan Asteroid

Kamis, 25 November 2021 10:58 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Misi pesawat luar angkasa NASA untuk melindungi bumi dari asteroid, diluncurkan di California pada Selasa (23/11/2021) malam.

Itu menjadi yang pertama di dunia untuk menguji teknologi pembelokkan asteroid.

Melansir NDTV, pesawat luar angkasa akan menabrak asteroid untuk mengubah kecepatan dan arahnya.

"Asteroid Dimorphos: kami datang untukmu!" cuit badan antariksa Amerika Serikat itu di Twitter.

Mereka juga mengunggah video saat terjadinya peluncuran.

Baca: Momen Haru Ayah Ikut Wisuda Gantikan Anak yang Meninggal Seusai Ujian Skripsi, Pakai Toga ke Podium

Roket SpaceX Falcon 9 yang membawa eksperimen DART (Double Asteroid Redirection Test) lepas landas pada Selasa pukul 22.21 Waktu Pasifik dari Vandenberg Space Force Base dekat California, Amerika Serikat.

Tujuannya adalah untuk sedikit mengubah lintasan Dimorphos, sebuah "bulan kecil" dengan lebar sekitar 525 kaki yang mengelilingi asteroid yang jauh lebih besar yang disebut Didymos, berdiameter 2.500 kaki.

Baca: Update Covid 19 Dunia per 25 November: Total 259,6 Juta Terinfeksi, 240 Juta Kasus Ditutup

Pasangan ini mengorbit Matahari bersama-sama.

Dampaknya diperkirakan akan terjadi pada musim gugur 2022, ketika sistem asteroid biner berjarak 6,8 juta mil dari Bumi, hampir merupakan titik terdekat yang pernah mereka dapatkan.

Tes ini untuk mengetahui apakah teknologi tersebut cukup jika ancaman dampak asteroid yang sebenarnya terdeteksi di masa depan.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul NASA Luncurkan Pesawat Luar Angkasa untuk Menabrak Asteroid yang Mendekati Bumi

# NASA # Roket SpaceX Falcon 9 # Uji Coba # teknologi # Asteroid

Editor: Khaira Nova Hanugrahayu
Video Production: Raka Aditya Putra Tama
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #NASA   #Roket SpaceX Falcon 9   #Uji Coba   #teknologi   #Asteroid
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved