Minggu, 12 April 2026

Terkini Daerah

Terungkap Alasan Emak-emak Tebang Pohon dan Blokade Jalan di Kabupaten Muna

Selasa, 23 November 2021 20:56 WIB
Tribun Jateng

TRIBUN-VIDEO.COM - Jika Emak-emak telah beraksi, tak ada yang bisa mengatasi.

Gambaran itu terlihat di Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) saat Emak-emak menenteng gergaji mesin dan memblokade jalan.

Aksi itu merupakan wujud dari protes jalan rusak.

Emak-emak tersebut turun tangan menebang pohon di pinggir jalan menggunakan mesin senso dan kapak.

Batang pohon tersebut sengaja ditumbangkan ke tengah jalan untuk memblokade akses antar kabupaten.

Blokade jalan ini dilakukan di Desa Wakumoro, Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna, Provinsi Sultra, pada Kamis (18/11/2021).

Blokade jalan ini dilakukan sebagai bentuk kekesalan masyarakat kepada pemerintah yang tak kunjung memperbaiki jalan tersebut.

Diketahui, jalan sepanjang tiga kilometer di tiga desa tersebut rusak parah sejak puluhan tahun, aksi pun dilakukan mulai 2017.

Jalur ini merupakan jalan provinsi akses utama menuju Kabupaten Muna Barat, Buton Tengah, dan Kota Baubau.

Jalan ini juga kerap dilalui warga untuk mengakses rumah sakit kabupaten, pasar, pelabuhan, perkantoran, dan sejumlah sekolah di pusat kota Muna.

Baca: Fakta Viral Kakak Beradik di Baubau Bergantian Pakai Sepatu untuk Sekolah, Makan Sepiring Berdua

Baca: Viral Mobil Angkut Siswa di Kebumen Terjang Arus Sungai agar Bisa Menyeberang: Tak Ada Jembatan

Bahkan, warga Kabupaten Buteng kadang kala menggunakan jalur menuju ke Rumah Sakit Kabupaten Muna.

Salah seorang emak-emak, Wa Ode Nuriati mengaku kecewa kepada pemerintah yang tak menepati janjinya.

Baginya, kondisi jalan itu sangat memprihatinkan, sebab, beberapa pengendara pernah mengalami kecelakaan.

"Kita capek dijanji, tiap hari makan debu, tidur di debu, pemerintah enak duduk di kursi goyang, uang masuk terus," katanya.

Ia dan emak-emak yang lain pun mewanti-wanti akan terus menutup total jalan ini jika tak kunjung diaspal.

Warga lain La Ode Kaslim menyebut, aksi ini merupakan kali ketiga di mana sebelumnya pemerintah berjanji akan mengaspal jalan pada Agustus 2021.

Tak hanya itu, warga sayup-sayup mendengar kabar bahwa anggaran perbaikan jalan provinsi ini sudah dianggarkan.

"Bahkan sudah ada pemenang tendernya, tapi belum dikerja juga. Informasi yang beredar kontraknya batal. Itu yang memicu rekasi keras kami," ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Emak-emak Tenteng Gergaji Mesin, Tebang Pohon, dan Blokade Jalan, Terungkap Alasannya

Editor: Dimas HayyuAsa
Sumber: Tribun Jateng

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved