Terkini Daerah
Valencya Mengaku Diancam Pengusaha Taiwan seusai Didakwa Bersalah karena Marahi Suaminya yang Mabuk
TRIBUN-VIDEO.COM - Baru-baru ini terdakwa kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Karawang yang bernama Valencya memberikan pengakuan kepada publik.
Ia menyebut jika dirinya diancam pengusaha Taiwan yang memiliki jejaring dengan pengusaha Taiwan di Indonesia.
Pengusaha tersebut meminta Valencya untuk tak lagi membuat heboh dan berbicara kepada media.
Sebelumnya Valencya didakwa bersalah lantaran memarahi suaminya yang mabuk-mabukan.
Valencya dituntut satu tahun penjara karena dugaan KDRT psikis pada suaminya, Chan Yung Ching.
Tuntutan tersebut kemudian menimbulkan polemik hingga jaksa Kejari Karawang yang mengurusi kasus tersebut dicopot dari jabatannya.
Baca: Hampir Tabrak Pohon Mahoni, Begini Akhir Pelarian WNA yang Siram Air Keras ke Istrinya di Cianjur
Baca: Fakta Baru Tewasnya Istri yang Disiram Air Keras Suami, Sarah Sempat Bilang ke Warga Dianiaya Pelaku
Setelah kasus tersebut bergulir, Valencya mengaku diintimidasi oleh seseorang melalui sambungan telepon.
Orang yang tak dikenalnya tersebut memintanya untuk tidak berbicara kepada media dan membuat kehebohan.
Valencya menceritakan peristiwa itu terjadi pada Jumat (19/11/2021) lalu.
Apabila ia kembali membuat heboh dan berbicara kepada media, kelompok pengusaha akan melakukan perlawanan.
Pengusaha Taiwan ini disebut-sebut teman dari mantan suaminya, Chan Yun Ching, warga negara asal Taiwan yang memiliki jejaring dengan pengusaha Taiwan di Indonesia.
Valencya menyebutkan, selama terjerat perkara tersebut, ia mengaku sudah beberapa kali mendapatkan intimidasi.
Namun ia mengatakan, kali ini dirinya mengaku lebih siap untuk menghadapi kasusnya.
Ia sudah memasrahkan segala keputusannya kepada hakim di Pengadilan Negeri. (*)
#Valencya #Istri Dituntut karena Marahi Suami Mabuk #Istri Dituntut Suami #Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) #diintimidasi
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Aditya Wisnu Wardana
Sumber: Tribun Video
Tribunnews Update
Klaim Punya Banyak Mata-Telinga, Prabowo: Ada Anggota Satgas PKH Diancam & Diintimidasi Mafia
Jumat, 10 April 2026
Nasional
Diintimidasi & Diancam! Salat Id Sukoharjo Dibatalkan Mendadak, Panitia Klaim Ditekan Oknum Keamanan
Sabtu, 21 Maret 2026
Nasional
DIDUGA DIINTIMIDASI! Keluarga Kiper Muda Korban TPPO di Kamboja Curiga Soal Video Klarifikasi
Kamis, 20 November 2025
Tribunnews Update
Filipina Geram Diintimidasi China, Sebut Beijing Sengaja Tabrak Kapal Manila di Laut China Selatan
Minggu, 12 Oktober 2025
Live Update
Protes Pembelian LKS, Orangtua Murid di Samarinda Ngaku Diintimidasi Pihak Sekolah
Sabtu, 27 September 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.