Terkini Daerah
Letkol Arm Yudhi Ari Irawan Telah Siaga 3 Pos yang Berada di Perbatasan Indonesia-Malaysia
TRIBUN-VIDEO.COM,TANJUNG SELOR - Komandan Yonarmed 18/Komposit Buritkang, Letkol Arm Yudhi Ari Irawan bersama pasukan Batalyon Armed 18/Komposit Buritkang mengungkapkan sudah membuat 3 pos jaga perbatasan Indonesia - Malaysia.
"Kami bertugas di sekitar wilayah Lumbis Pansiangan selama 9 bulan, sudah ada 3 pos perbatasan Indonesia Malaysia siap siaga yaitu di Desa Sumantipal, Labang, Lumbis," ungkapnya.
Ia mengatakan patok perbatasan di setiap Desa bervariasi jumlahnya.
"Desa Sumantipal ada 400 patok, Labang 400 patok, Desa Lumbis ada 800 patok, nantinya kami akan mengecek perbatasan kurang lebih 20-30 hari melewati hutan," ujarnya.
Ia juga menjelaskan paving patok yang sudah tergelar di perbatasan Indonesia tidak ada terjadi permasalahan.
"Pasang paving patok perbatasan dengan Malaysia tidak ada masalah, karena sudah sesuai koordinat kami tentukan masuk wilayah Indonesia itu resmi dan punya kode Outstanding Boundary Problem (OBP) yang dimana kedua negara sepakat tidak boleh menyentuh koordinat masing-masing garis kekuasaan tersebut," ucapnya.
Komandan Yonarmed 18/Komposit Buritkang, Letkol Arm Yudhi Ari Irawan meyakinkan titik patok perbatasan tidak bakal rusak maupun pindah tempat oleh oknum tak bertanggungjawab.
"Kami dan prajurit Malaysia sudah sepakat bahwa jalur-jalur perbatasan tidak boleh disentuh, digeser, bahkan men-duplikat palsu, paving untuk mengelabuhi kedua belah pihak negara, karena prajurit telah siap siaga disana, dan ini adalah perintah Mabesad TNI-AD," ucapnya.
Komandan Yonarmed 18/Komposit Buritkang, Letkol Arm Yudhi Ari Irawan berharap Kerja sama dengan Polis Diraja Malaysia (PDRM) bisa terus menjaga perbatasan masing-masing dengan tanggung jawab.
"Kami disini tugas 9 bulan dan siap siaga menjaga keutuhan NKRI di perbatasan, dan sudah bekerja sama dengan Polis Diraja Malaysia (PDRM) untuk sering komunikasi evaluasi setiap bulan bersama-sama," ungkapnya.
Baca: Gubernur Kaltara dan Bupati Nunukan Ikut Resmikan Paket Wisata Gerbang Satria di Lumbis Pansiangan
Baca: Kaltara Targetkan 30 Ribu Dosis Vaksin, Kelurahan Karang Anyar Prioritas karena Pernah Zona Merah
Yudhi sapaannya juga mengakui sudah lakukan rapat virtual online dengan Brigade Malaysia.
"Kemarin tanggal 12 November kami, sudah lakukan rapat zoom meeting dengan Brigade Malaysia, 3 Batalyon Pamtas Malaysia, dan rencana Januari tahun depan akan lakukan patroli bersama," ujarnya.
Bahkan Yudhi sebut bahkan sudah siapkan Gapma pos patroli bersama Polis Diraja Malaysia (PDRM).
"Kami juga sudah siapkan rencana pos penjagaan bernama Gapma bersama Polis Diraja Malaysia (PDRM), Gapma Seimenggaris, Gapma Seliku, Gapma Pagalalang dan Gapma Long Midang," ujarnya.
Sebelumnya TNI patroli bersama dengan Polis Diraja Malaysia (PDRM) di perbatasan Lumbis Pansiangan sudah tertunda selama 2 tahun sejak 2019.
"Sudah 2 tahun TNI yang bertugas di Lumbis Pansiangan tidak pernah patroli bersama Polis Diraja Malaysia (PDRM) karena pandemi Covid-19, semoga Januari 2022 kami bisa lakukan kegiatan tersebut," ujarnya. (*)
Sumber: Tribun Kaltara
Terkini Nasional
Andi Amran Sulaiman Sebut Ada Pihak Tak Bahagia jika RI Swasembada meski Dipimpin Presiden Visioner
Minggu, 5 April 2026
Local Experience
Asal usul Nama Rambut Monte Makna Filosofis dari Kata Rambut dan Monte sebagai Tempat Suci
Minggu, 5 April 2026
Local Experience
Suku Bajo Tersebar di Indonesia hingga Asia Tenggara dari Kalimantan dan Sulawesi hingga Malaysia
Minggu, 5 April 2026
Local Experience
Kerja Sama Strategis Indonesia UEA Hadirkan RS KEI di Solo Techno Park
Minggu, 5 April 2026
Terkini Nasional
9 Ketua Umum Ormas Temui Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Solo! Bahas Konsolidasi Masyarakat
Minggu, 5 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.