LIVE UPDATE TOP 10

Dianggap Cari Panggung oleh Massa Kamisan di Semarang, Moeldoko Beberkan Klarifikasi

Sabtu, 20 November 2021 07:18 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kehadiran Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko ditolak dalam Aksi Kamisan di Semarang, pada Kamis (18/11/21).

Video yang memperlihatkan Moeldoko dan sejumlah pejabat diusir massa Aksi Kamisan di Semarang kini juga beredar luas di media sosial.

Video itu pertama kali diunggah oleh akun Twitter @cornelgea pada Kamis (18/11/2021) pagi.

Dalam unggahan itu, pemilik akun yang merupakan Anggota Serikat Tani Kota Semarang, menceritakan kronologi kejadian.

Peristiwa itu terjadi saat tengah berlangsungnya Aksi Kamisan digelar di Taman Signature, Semarang.

Dikutip Tribun-video.com dari keterangan unggahan akun @cornelgea, kemudian sekira pukul 11.00 WIB KSP Moeldoko mendatangi massa aksi.

Ia didampingi sejumlah pejabat di antaranya Ketua Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara dan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

Para pejabat itu kemudian meminta mikrofon untuk berbicara. Namun, saat Moeldoko mulai berbicara para peserta aksi tak menggubrisnya.

Massa aksi bahkan melontarkan kata skakmat menyebut para pejabat itu tidak memiliki hak bicara karena aksi itu merupakan panggung rakyat.

Baca: Ucapan Kepala Staf Presiden Moeldoko Tak Digubris saat Temui Massa Aksi Kamisan di Semarang

Baca: Moeldoko Diusir Massa Aksi Kamisan di Semarang, Korlap Ungkap Sengaja Tak Berikan Ruang untuk Bicara

Tindakan Moeldoko yang meminta mic dan berbicara saat aksi kamisan ini dianggap mencuri panggung rakyat .

Para peserta aksi meminta Moeldoko dan pejabat lainnya untuk meninggalkan lokasi dan mengerjakan tugas mereka.

Sementara itu, Korlap Aksi Kamisan, Azis Rahmad memberikan klarifikasi.

Ia menjelaskan bahwa kasus pengusiran tersebut disebabkan karena kasus pelanggaran HAM di Indonesia belum tuntas.

Aktivis meminta pemerintah merealisasikan menghentikan perampasan ruang hidup warga dan kerusakan lingkungan.

Sementara itu, Kepala Staf Presiden, Moeldoko buka suara soal dirinya yang diusir saat menghampiri peserta demo di Festival HAM, Semarang Kamis (18/11/2021).

Moeldoko secara tegas membantah bahwa dirinya telah diusir.

Ia hanya tidak diberi kesempatan untuk berbicara di depan massa aksi.

Dalam video yang diterima TribunVideo.com, Moeldoko mengungkapkan bahwa saat kejadian, ia baru saja mendapatkan laporan bahwa sedang ada demo dari sejumlah orang terkait persoalan HAM di Indonesia.

Akhirnya, Moeldoko memutuskan untuk mendatangi massa aksi bersama Komnas HAM.

Moeldoko mengungkapkan, ia bermaksud untuk mendengarkan apa yang disuarakan massa pada pemerintah.

Namun saat itu, Moeldoko mengaku tak diberikan kesempatan.

Ia akhirnya memutuskan untuk meninggalkan lokasi. (*)

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Muhamad RisqiMei
Sumber: Tribunnews.com

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved