TRIBUNNEWS UPDATE

Sosok Bupati HSU Abdul Wahid, Mantan Wartawan yang Terjun ke Politik Kini Malah Jadi Tersangka Suap

Jumat, 19 November 2021 11:13 WIB
Banjarmasin Post

TRIBUN-VIDEO.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Abdul Wahid sebagai tersangka suap dan gratifikasi.

Abdul terjerat kasus pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan pada tahun 2021-2022.

Sebelum terjun ke dunia politik sebagai kader Partai Golkar, sosok Wahid ternyata lebih dulu berprofesi sebagai jurnalis.

Abdul Wahid ternyata merupakan mantan jurnalis di surat kabar harian Banjarmasin Post dari tahun 1982 sampai tahun 1999.

Baca: 2 Bulan seusai OTT, Bupati HSU Abdul Wahid Ditetapkan Jadi Tersangka, Terima Fee Rp 18,9 Miliar

Dikutip dari BanjarmasinPost.co.id, Abdul Wahid merupakan lulusan S2 Universitas Narotama Surabaya dan S2 Universitas Brawijaya Malang.

Ia kemudian mengawali karir politiknya menjadi anggota DPRD HSU dan tercatat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar di periode 1999 - 2004.

Karier politik dari suami Anisah Rasyidah ini terus berlanjut hingga menduduki posisi Ketua DPRD HSU untuk periode 2004- 2009.

Pria kelahiran Amuntai tahun 1960 ini mengembangkan karir politiknya hingga menjadi Bupati Hulu Sungai Utara dari tahun 2012 hingga sekarang.

Saat terjerat kasus koropsi, Abdul Wahid menduduki jabatan Bupati HSU periode kedua dengan masa jabatan dari tahun 2018 hingga 2022.

Baca: Detik-detik Bupati HSU Abdul Wahid Digiring KPK Menuju Rutan, Kepala Menunduk dan Tangan Terborgol

Diberitakan sebelumnya, KPK resmi menetapkan Bupati HSU, Abdul Wahid sebagai tersangka kasus suap serta gratifikasi pada Kamis (18/11).

Penetapan tersangka ini merupakan pengembangan dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK di HSU pada 15 November 2021.

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, Abdul Wahid saat itu diduga mendapatkan sejumlah uang dari Maliki untuk bisa menjabat sebagai Plt Kepala Dinas PUPRP Kabupaten HSU.

Tampil mengenakan rompi oranye, Abdul Wahid langsung ditahan KPK selama 20 hari kedepan.

Firli Bahuri menjelaskan, Abdul Wahid baru ditahan sekarang karena saat itu buktinya belum mencukupi.

"Kita menghormati prinsip-prinsip hukum acara pidana," kata KFirli Bahuri di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (17/11/2021).

(Tribun-video.com/BanjarmasinPost.co.id/Tribunnews)

Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Kalselpedia: Profil Singkat Bupati HSU H Abdul Wahid HK

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Dea Mita
Video Production: Muhammad Eka Putra
Sumber: Banjarmasin Post

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved