TRIBUN TRAVEL UPDATE
Akibat Badai Besar, Kawanan Kalajengking di Mesir Keluar ke Permukaan & Melukai Lebih dari 500 Orang
TRIBUN-VIDEO.COM - Seusai badai besar melanda Mesir bagian selatan pada akhir pekan ini, kawanan kalajengking keluar dari persembunyiannya.
Hewan penyengat tersebut dengan cepat menyebar ke jalanan hingga rumah penduduk sekitar.
Akibat kejadian tersebut, ratusan warga dilaporkan terluka lantaran tersengat hewan tersebut.
Dikutip TribunTravel.com melalui laman People, pada hari Jumat dan Sabtu tanggal 16-17 November 2021 lalu, badai dahsyat melanda Kota Aswan.
Baca: Fenomena Gerhana Bulan Sebagian Terjadi di Indonesia, Berikut Daftar Wilayah yang Dapat Menyaksikan
Badai yang disertai es tersebut membuat kawanan kalajengking muncul ke permukaan dan dengan cepat menyebar ke permukiman warga yang berada tak jauh dari Sungai Nil.
Selama invasi berlangsung, terdapat lebih dari 500 orang yang tersengat kalajengking.
Sebagai upaya penanganan, pemerintah mengirim dosis antivenom atau anti bisa tambahan ke pusat-pusat medis yang berada di pegunungan dan gurun terpencil.
Bahkan dokter yang bertugas pun di tambah untuk membantu penanganan orang-orang yang tersengat kalajengking.
Warga yang dirawat di rumah sakit dapat kembali ke tempat tinggal masing-masing usai diberi antivenom oleh dokter yang menangani.
Dari kejadian tersebut, ada pula yang mengaitkan tiga kematian yang terjadi selama badai dengan sengatan kalajengking.
Namun Menteri Kesehatan Khalid Abdel-Ghafar membantah klaim tersebut.
Ehab Hanafy, Wakil Menteri Kesehatan, menegaskan bahwa kematian yang terjadi sebelumnya akibat dari kecelakaan terkait badai.
"karena kecelakaan terkait badai dan sama sekali bukan karena sengatan kalajengking." ujar Ehab Hanafy.
Selama hujan dan badai mengguyur Mesir, banyak pula sambaran petir di daerah tersebut.
Tak hanya kalajengking, pasalnya ular pun juga menyebar ke kota akibat badai yang terjadi.
Hingga saat ini, belum diketahui termasuk dalam spesies apa kawanan kalajengking yang melukai warga tersebut.
Meski begitu, Mesir menjadi rumah bagi kalajengking ekor gemuk yang dianggap sebagai salah satu spesis paling mematikan di dunia.
Baca: Buntut Siswa Keluyuran di Mal Kota Solo, Gibran Keluarkan Aturan Baru Guna Tekan Penerapan PPKM
Pasalnya kalajengking tersebut aktif dimalam hari dan biasanya menggunakan racun neurotoksik yang bertindak cepat dan dapat diserap dengan sangat cepet.
Kalajengking jenis ini menangkap dan menghancurkan mangsanya dengan menggunakan capitnya.
Sedangkan untuk melumpuhkan mangsanya, kalajengking menggunkan stinger atau alat penyengat guna menyuntikkan racunnya.
Racun tersebut mampu membuat mangsa terganggu pergerakannya dan mempermudah kalajengking gemuk untuk mengonsumsinya dengan mudah.
(Tribun-Video.com/Tribun Travel.com)
Artikel ini telah tayang di TribunTravel.com dengan judul Kawanan Kalajengking Serbu Permukiman Warga di Mesir, Lebih dari 500 Orang Terluka
# Badai # kalajengking # Mesir # Sungai Nil # sengatan
Sumber: TribunTravel.com
Sinopsis dan Jadwal Film
BOCORAN Rangkuman Sinopsis One Piece Season 2 Netflix: Badai Pasir di Arabasta!
Kamis, 2 April 2026
Olahraga
Suporter Spanyol Hina Islam saat Laga Kontra Mesir, Federasi Kini Terancam Dihukum
Kamis, 2 April 2026
Tribun Video Update
Prabowo Telepon Presiden Palestina, Mesir, Uni Emirat Arab & PM Malaysia, Memiliki Makna Strategis
Selasa, 24 Maret 2026
Sinopsis dan Jadwal Film
Trailer Resmi Thrash - Film Hiu Netflix yang Lebih Ngeri dan Brutal dari Sharknado
Sabtu, 14 Maret 2026
Sinopsis dan Jadwal Film
Survival Thriller Paling Dinanti 2026: Badai dan Hiu Mengancam di Film Netflix Thrash Tayang April
Jumat, 13 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.