Minggu, 12 April 2026

TRIBUN TRAVEL UPDATE

Akibat Badai Besar, Kawanan Kalajengking di Mesir Keluar ke Permukaan & Melukai Lebih dari 500 Orang

Kamis, 18 November 2021 16:07 WIB
TribunTravel.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Seusai badai besar melanda Mesir bagian selatan pada akhir pekan ini, kawanan kalajengking keluar dari persembunyiannya.

Hewan penyengat tersebut dengan cepat menyebar ke jalanan hingga rumah penduduk sekitar.

Akibat kejadian tersebut, ratusan warga dilaporkan terluka lantaran tersengat hewan tersebut.

Dikutip TribunTravel.com melalui laman People, pada hari Jumat dan Sabtu tanggal 16-17 November 2021 lalu, badai dahsyat melanda Kota Aswan.

Baca: Fenomena Gerhana Bulan Sebagian Terjadi di Indonesia, Berikut Daftar Wilayah yang Dapat Menyaksikan

Badai yang disertai es tersebut membuat kawanan kalajengking muncul ke permukaan dan dengan cepat menyebar ke permukiman warga yang berada tak jauh dari Sungai Nil.

Selama invasi berlangsung, terdapat lebih dari 500 orang yang tersengat kalajengking.

Sebagai upaya penanganan, pemerintah mengirim dosis antivenom atau anti bisa tambahan ke pusat-pusat medis yang berada di pegunungan dan gurun terpencil.

Bahkan dokter yang bertugas pun di tambah untuk membantu penanganan orang-orang yang tersengat kalajengking.

Warga yang dirawat di rumah sakit dapat kembali ke tempat tinggal masing-masing usai diberi antivenom oleh dokter yang menangani.

Dari kejadian tersebut, ada pula yang mengaitkan tiga kematian yang terjadi selama badai dengan sengatan kalajengking.

Namun Menteri Kesehatan Khalid Abdel-Ghafar membantah klaim tersebut.

Ehab Hanafy, Wakil Menteri Kesehatan, menegaskan bahwa kematian yang terjadi sebelumnya akibat dari kecelakaan terkait badai.

"karena kecelakaan terkait badai dan sama sekali bukan karena sengatan kalajengking." ujar Ehab Hanafy.

Selama hujan dan badai mengguyur Mesir, banyak pula sambaran petir di daerah tersebut.

Tak hanya kalajengking, pasalnya ular pun juga menyebar ke kota akibat badai yang terjadi.

Hingga saat ini, belum diketahui termasuk dalam spesies apa kawanan kalajengking yang melukai warga tersebut.

Meski begitu, Mesir menjadi rumah bagi kalajengking ekor gemuk yang dianggap sebagai salah satu spesis paling mematikan di dunia.

Baca: Buntut Siswa Keluyuran di Mal Kota Solo, Gibran Keluarkan Aturan Baru Guna Tekan Penerapan PPKM

Pasalnya kalajengking tersebut aktif dimalam hari dan biasanya menggunakan racun neurotoksik yang bertindak cepat dan dapat diserap dengan sangat cepet.

Kalajengking jenis ini menangkap dan menghancurkan mangsanya dengan menggunakan capitnya.

Sedangkan untuk melumpuhkan mangsanya, kalajengking menggunkan stinger atau alat penyengat guna menyuntikkan racunnya.

Racun tersebut mampu membuat mangsa terganggu pergerakannya dan mempermudah kalajengking gemuk untuk mengonsumsinya dengan mudah.

(Tribun-Video.com/Tribun Travel.com)

Artikel ini telah tayang di TribunTravel.com dengan judul Kawanan Kalajengking Serbu Permukiman Warga di Mesir, Lebih dari 500 Orang Terluka

# Badai # kalajengking # Mesir # Sungai Nil # sengatan

Baca berita terkait di sini

Reporter: Ariska Nur Choirina
Sumber: TribunTravel.com

Tags
   #Badai   #kalajengking   #Mesir   #Sungai Nil   #sengatan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved