Minggu, 17 Mei 2026

HOT TOPIC

Polisi Bantah Bentrok yang Akibatkan 1 Tewas di Kembangan Adalah Ulah Ormas: Itu Masalah Individu

Rabu, 17 November 2021 15:29 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Polres Jakarta Barat kini masih menyelidiki aksi bentrokan yang menewaskan satu orang di Kembangan pada Minggu (14/11/2021) lalu.

Polisi membantah bahwa bentrokan itu adalah perseteruan antara Forum Betawi Rempug (FBR) dengan Pemuda Pancasila (PP).

Pihaknya menyebut kejadian itu murni tindakan individu dan tidak terkait dengan ormas.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo menegaskan, aksi bentrokan yang mengakibatkan hilangnya satu nyawa itu bukan bentrok antar ormas.

Ady menyebut kejadian itu murni tindakan individu dan tidak hubungannya dengan ormas FBR serta Pemuda Pancasila.

"Tidak ada bentrok ormas. Saya pastikan itu bukan organisasi. Rentetan kejadian itu murni pidana seperti biasa, tapi bukan melibatkan FBR dan PP karena tidak ada atribut yang mereka gunakan," tegas Ady.

Pernyataan Ady berdasarkan hasil pengecekan langsung di lapangan.

Baca: Bentrokan antar Ormas Terjadi di Kembangan Jakarta Barat, 1 Meninggal dan 1 Terluka

Baca: Bentrokan Ormas VS Debt Collector, Polisi Amankan 13 Orang yang Lakukan Penyerangan Pakai Sajam

Pihaknya langsung berinisiatif untuk melakukan kroscek kepada pimpinan masing-masing pemimpin ormas tersebut.

Kedua pimpinan ormas terkait pun menyatakan aksi bentrok itu bukan bagian dari anggotanya.

"Kenapa bukan bentrokan ormas? Karena kita tanya langsung kedua pimpinan pihak dan tidak ada bentrok ormas. Jadi person per person, bukan organisasi, tapi individu," lanjutnya.

Menurut Ady, pembakaran posko yang menjadi simbol ormas yang diduga bertikai itu hanyalah dampak keributan antar-individu.

"Bisa jadi itu dampak, tapi kasus sebenarnya kita nggak melihat itu antarormas, tapi antarindividu. Kalau terkait perusakan posko ormas, itu dampak tambahan yang kebetulan korbannya ini dari salah satu ormas tertentu," imbuhnya.

Meski demikian, pihaknya akan mengusut tuntas dua kejadian itu.

"Itu sudah pasti akan kami usut sampai tuntas. Kami sudah bentuk tim untuk mengusut tuntas pelakunya," imbuh Ady.

Polisi masih mencari aktor di balik kejadian pengeroyokan dan pembakaran posko PP di kawasan Meruya dan Joglo.

Pihaknya sudah mengantongi dan menganalisis rekaman CCTV di sejumlah titik di sekitar lokasi bentrok.

"Kami masih cek CCTV di sekitar lokasi, doakan saja supaya cepat terungkap," katanya.

Dikutip dari Tribunnews.com, sebelumnya aksi bentrok yang diduga melibatkan dua ormas pecah di kawasan TPU Joglo Kembangan pada Minggu (14/11/2021) lalu.

Dalam bentrok tersebut satu anggota ormas yang berinisial DA (27) tewas di lokasi kejadian.

Sementara satu korban lain berinisial PA (37) mengalami luka parah di bagian kepala.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bantah Tewasnya Anggota FBR di Joglo Akibat Bentrokan Ormas, Polisi: Masalah Individu

# Pemuda Pancasila # Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo # Polres Jakarta Barat # bentrokan

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Andy Prasetiyo
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved