Mancanegara

Kalajengking Paling Berbahaya Serang Warga seusai Badai di Mesir, 500 Orang Lebih Disengat

Rabu, 17 November 2021 11:40 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Lebih dari 500 orang dirawat di rumah sakit karena sengatan kalajengking di Mesir selatan, setelah badai memaksa makhluk-makhluk itu keluar dari tempat persembunyiannya dan masuk ke dalam rumah.

Selama akhir pekan, provinsi Aswan dilanda cuaca ektrem dengan hujan yang jarang terjadi. Hujan es dan guntur juga menewaskan tiga orang, kata gubernur Ashraf Attia melansir Guardian pada Selasa (16/11/2021).

Namun, mereka yang disengat kalajengking diberi dosis anti bisa dan kemudian dipulangkan.

Penjabat menteri kesehatan Mesir Khalid Abdel-Ghafar mengonfirmasi dalam sebuah pernyataan bahwa tidak ada kematian yang dilaporkan akibat sengatan kalajengking.

Foto dan rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan jalan-jalan yang terendam banjir dan rumah, kendaraan, dan pertanian pertanian yang rusak.

Kelas-kelas sekolah ditangguhkan dan pemadaman listrik dilaporkan di seluruh wilayah.

Baca: Lebih dari 500 Orang di Mesir Disengat Kalajengking Pasca-badai, 3000 Dosis Anti Bisa Disiapkan

Baca: Mitos atau Fakta Racun Kalajengking dapat Cegah Varian Covid-19? Simak Ulasan Profesor Abdel Rahman

Lalu lintas laut di Sungai Nil juga dihentikan sementara, dan jalan ditutup selama badai pada Jumat (12/11/2021) sebelum dilanjutkan kembali pada Sabtu (13/11/2021).

Dokter ditarik dari cuti tahunan dan rumah sakit pada level siaga tinggi, kata Ehab Hanafy, Wakil Menteri Kesehatan di Aswan menurut laporan harian Al-Ahram.

Kementerian Kesehatan Mesir meyakinkan publik bahwa pihaknya memiliki dosis anti-bisa yang cukup, dengan lebih dari 3.000 dosis tersedia di Aswan.

Dosis tambahan dikirim di dekat daerah pegunungan dan gurun, kata Hanafy.

Mereka yang disengat kalajengking mengatakan mengalami gejala termasuk sakit parah, demam, berkeringat, muntah, diare, tremor otot, dan kepala berkedut.

Al Jazeera melaporkan Pegunungan Aswan adalah rumah bagi kalajengking ekor gemuk Arab, atau Androctonus crassicauda, yang diterjemahkan dari bahasa Yunani menjadi "pembunuh manusia".

Hewan ini dianggap sebagai kalajengking paling berbahaya di dunia, dengan racun yang sangat beracun, tetapi hanya menyebabkan beberapa kematian manusia dalam setahun.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "500 Orang Lebih Disengat Kalajengking Setelah Badai Melanda Mesir

# kalajengking # Mesir # Badai

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Zainal Praditya
Sumber: Kompas.com

Tags
   #kalajengking   #Mesir   #Badai
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved