Kamis, 9 April 2026

LIPUTAN KHUSUS

Jejak dan Bukti Samudera dalam Situs Sangiran Masih Ditemukan, Begini Sejarahnya

Selasa, 16 November 2021 13:49 WIB
TribunSolo.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Situs Sangiran di Kabupaten Sragen menyimpan perjalanan panjang bagaimana bumi ini terbentuk.

Tak hanya tentang penemuan fosil manusia purba.

Ternyata, jauh dari kehidupan manusia, jutaan tahun yang lalu, masih ada peninggalan kehidupan lainnya.

Yakni, kehidupan samudera atau laut dalam yang kini masih bisa ditemukan sisa-sisanya di situs Sangiran.

Masih banyak ditemukan fosil kerang, kepiting, bahkan fosil hewan purba berukuran besar, yang kini masih terkandung di dalam tanah Sangiran.

Bahkan, lapisan tanah bekas samudera masih bisa ditemukan, tepatnya di Desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen.

Pelestari Situs Sangiran, Subur membenarkan dulunya Sangiran merupakan lautan dalam dengan dibuktikan adanya tanah Kalibeng.

Penelitian tentang laut di Sangiran dimulai ketika tahun 1936.

Baca: Dirintis 2 Tahun Lalu, Sangiran Sragen Masuk 50 Desa Wisata Terbaik Indonesia Menurut Kemenparekraf

Baca: Objek Wisata Museum Sangiran Sragen Masih Ditutup, Pedagang Suvenir Tetap Buka Lapak Meski Sepi

Ketika itu, peneliti dari Belanda, Von Koenigswald menemukan adanya fosil manusia purba.

Kemudian, penelitian terus dilanjutkan hingga menemukan lapisan tanah kalibeng.

Sangiran berbentuk lembah yang dalam, sehingga menjadi tempat yang paling tepat untuk melakukan penelitian kepurbakalaan.

Tanah Kalibeng merupakan lapisan tanah berusia 3 juta tahun dan diyakini sebagai lapisan tanah tertua yang ada di sekitar Sangiran.

Menurut Subur, lapisan tanah kalibeng berwarna hijau kebiru-biruan, yang membuktikan dulunya merupakan dasar lautan dalam. (*)

Baca berita terkait lainnya di sini

# Kabupaten Sragen # sejarah # Desa Wisata Sangiran # Museum Sangiran # Situs Sangiran # Samudera

Editor: Danang Risdinato
Sumber: TribunSolo.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved